MaiA ai-icon

Informasi

Museum Daerah Deli Serdang

Museum Daerah Deli Serdang: Pusat Warisan Sejarah & Budaya di Sumatera Utara

Museum Daerah Deli Serdang adalah museum sejarah dan budaya yang terletak di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Museum ini terdaftar dalam sistem Pendaftaran Museum Nasional dan menjadi bagian dari jaringan Museum Indonesia yang bertujuan melestarikan dan menyajikan koleksi budaya serta sejarah lokal kepada publik. 

Museum Deli Serdang dikelola oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Deli Serdangdan dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sebagai wadah edukasi serta pelestarian warisan budaya dan sejarah masyarakat di kawasan ini. 

Jenis & Tipe Museum

Museum Daerah Deli Serdang diklasifikasikan sebagai Museum Umum dengan Tipe C, yang berarti berfungsi sebagai museum yang menangani koleksi beragam yang berkaitan dengan sejarah umum, budaya lokal, serta artefak penting untuk edukasi masyarakat. Museum tipe ini biasanya menyediakan narasi lintas periode sejarah dan budaya yang luas bagi pengunjung. 

Sejarah Museum Daerah Deli Serdang

Pembangunan Museum Daerah Deli Serdang dimulai pada tahun 2001 melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deli Serdang. Museum ini pertama kali diresmikan pada 12 Agustus 2003, menandai berdirinya lembaga yang secara resmi merangkum sejarah dan budaya lokal. 

Kemudian, melalui program bantuan Dana Tugas Pembantuan dari Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, pembangunan gedung museum yang baru di Kawasan Pusat Olahraga Seni dan Budaya Lubuk Pakam selesai dan diresmikan kembali pada 8 September 2018oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bersama Gubernur Sumatera Utara. 

Bangunan museum dirancang dengan konsep arsitektur khas filosofi masyarakat Melayu bernama "Itik Pulang Petang", yang melambangkan kepatuhan, keteraturan, dan keharmonisan — mencerminkan nilai budaya yang ingin disampaikan oleh museum kepada pengunjungnya. 

Koleksi Museum

Museum Daerah Deli Serdang memiliki lebih dari 300 koleksi artefak sejarah dan budaya yang dipamerkan dalam tiga lantai bangunan museum. Koleksi ini menggambarkan rentang sejarah masyarakat Deli Serdang dari zaman prasejarah hingga pascakemerdekaan. 

Lantai 1 memuat narasi awal sejarah daerah, termasuk zaman pra-sejarah, cerita Kesultanan Melayu Deli dan Kesultanan Serdang, serta kisah perjuangan lokal.
Lantai 2 memamerkan koleksi artefak Kesultanan Serdang seperti pakaian adat, alat musik, perlengkapan rumah tangga, dan prasasti kuno dari masa Sultan.
Lantai 3 menghadirkan koleksi yang berkaitan dengan periode pascakemerdekaan, termasuk foto tokoh daerah, sejarah pemerintahan, dan artefak modern. 

Selain artefak sejarah tersebut, museum juga menampilkan koleksi etnografika, numismatika (misalnya mata uang historis), filateli, seni rupa, dan benda lain yang merepresentasikan perkembangan budaya dan sosial masyarakat. 

Visi & Misi Museum

Visi Museum Daerah Deli Serdang adalah menjadi pusat kebudayaan dan tujuan wisata yang maju dan berdaya saing, yang mampu menjaga serta menyebarkan pengetahuan sejarah dan budaya kepada masyarakat luas. 

Adapun misi museum mencakup:

  1. Melestarikan sejarah dan kebudayaan lokal.
  2. Menjadi wadah edukasi, rekreasi, dan kreativitas.
  3. Mewujudkan tata kelola museum yang baik dengan keterlibatan publik. 

Melalui visi dan misi ini, museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan artefak, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran sejarah dan sumber inspirasi generasi muda dalam memahami akar budaya serta perkembangan daerah mereka. 

Peran Museum dalam Museum Nasional & Museum Indonesia

Sebagai bagian dari Museum Indonesia, Museum Daerah Deli Serdang memiliki peran penting dalam menjaga kekayaan warisan budaya Nusantara di tingkat lokal sebagai bagian dari jaringan museum nasional. Dengan statusnya tercatat dalam sistem Pendaftaran Museum Nasional, museum ini berperan dalam melestarikan artefak dan narasi sejarah yang mendukung identitas budaya bangsa. 

Museum ini juga menjadi sarana edukasi sejarah untuk pelajar, peneliti, wisatawan domestik, hingga pengunjung mancanegara yang ingin memahami perkembangan budaya Melayu dan sejarah daerah lainnya di Sumatera Utara.

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Catat 6 Hal ini Sebelum Ke Danau Toba

Catat 6 Hal ini Sebelum Ke Danau Toba

5 Museum Batak di Sekitar Danau Toba yang Unik

5 Museum Batak di Sekitar Danau Toba yang Unik

7 Aktivitas Seru Nikmati Keindahan Alam Danau Toba

7 Aktivitas Seru Nikmati Keindahan Alam Danau Toba