MaiA ai-icon

Informasi

Kenduri Sko

Kenduri Sko adalah salah satu tradisi adat paling sakral dari Provinsi Jambi, khususnya masyarakat Kabupaten Kerinci dan sebagian wilayah Merangin. 

Upacara adat ini sudah diwariskan turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan simbol kesatuan masyarakat. Kenduri Sko bukan hanya ritual budaya, tetapi juga identitas penting masyarakat adat Kerinci yang masih terus dijaga hingga kini.

Makna dan Latar Belakang Budaya

Bagi masyarakat Kerinci, Kenduri Sko memiliki kedudukan istimewa karena berkaitan dengan:

  • Pengukuhan gelar adat

  • Peresmian pemimpin adat

  • Pembaruan perangkat adat

  • Ungkapan rasa syukur atas keselamatan kampung

Dalam adat Kerinci, “sko” berarti gelar kehormatan atau pusaka budaya, sehingga Kenduri Sko juga menjadi momen sakral untuk menjaga keberlanjutan nilai adat yang diwariskan leluhur.

Prosesi dan Perlengkapan Adat

Upacara Kenduri Sko berlangsung melalui beberapa tahapan penting, di antaranya:

  • Musyawarah adat antara ninik mamak dan pemangku adat

  • Pembacaan doa dan petuah adat

  • Pengukuhan gelar bagi tokoh atau pemimpin adat

  • Penyajian sesaji dan perlengkapan adat seperti tando, pakaian adat, dan pusaka

Seluruh prosesi dilaksanakan penuh kehati-hatian karena dipercaya mampu menjaga keseimbangan sosial dan spiritual dalam komunitas adat.

Peran Masyarakat dalam Upacara

Kenduri Sko menjadi simbol gotong royong masyarakat Kerinci.

  • Kaum perempuan menyiapkan hidangan tradisional

  • Kaum laki-laki bertugas mengatur rangkaian ritual

  • Pemuda dan anak-anak ikut meramaikan suasana dengan kesenian adat

Tradisi ini memperlihatkan bahwa setiap elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga harmoni dan kebersamaan.

Kenduri Sko di Era Modern

Saat ini, Kenduri Sko tidak hanya difungsikan sebagai tradisi adat, tetapi juga menjadi daya tarik budaya bagi wisatawan yang ingin mengenal warisan budaya Kerinci. Keaslian ritual, kelengkapan adat, dan nilai historis menjadikannya salah satu tradisi paling unik di Jambi.

Kenduri Sko menjadi bukti kuat bahwa masyarakat Jambi mampu menjaga warisan leluhur sekaligus menyesuaikannya dengan perkembangan zaman.