Apa Itu Museum Waja Sampai Kaputing?
Museum Waja Sampai Kaputing adalah salah satu museum yang terdaftar dalam Pendaftaran Museum Nasional, bagian dari jaringan Museum Indonesia, dan berlokasi di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Museum ini menyimpan berbagai artefak bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan rakyat Banjar melawan penjajahan dari masa Perang Banjar, masa Kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga masa Revolusi Fisik Indonesia tahun 1945–1949.
Jenis & Tipe Museum
Menurut data resmi permuseuman, Museum Waja Sampai Kaputing termasuk:
- Jenis Museum: Museum Khusus — fokus pada tema sejarah perjuangan rakyat di Kalimantan Selatan.
- Tipe Museum: Tipe C — peran museum dalam pendidikan budaya dan sejarah di tingkat regional.
Museum ini berfungsi sebagai wadah untuk menyimpan, merawat, dan memamerkan benda-benda bersejarah yang menjadi saksi perjalanan rakyat lokal dalam mempertahankan kemerdekaan dan identitas budaya mereka.
Pengelola & Kepemilikan
Museum Waja Sampai Kaputing dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Pengelola bertanggung jawab atas perawatan koleksi, penyusunan pameran, pendidikan publik, dan pengembangan program yang berkaitan dengan sejarah perjuangan lokal, serta memberikan layanan informasi sejarah kepada pengunjung dari berbagai kalangan.
Sejarah Museum
Gagasan pendirian Museum Waja Sampai Kaputing diprakarsai oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Provinsi Kalimantan Selatan, Ir. H. M. Said, dengan dukungan pejuang, budayawan, seniman, sejarawan, dan masyarakat umum setempat. Pada tahun 1989, dibentuk tim untuk mengumpulkan benda-benda bersejarah yang digunakan oleh para pejuang Kalimantan Selatan.
Museum ini secara resmi diresmikan pada 10 November 1991, bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, menegaskan tujuan awalnya sebagai museum perjuangan rakyat Banjar.
Bangunan museum sendiri merupakan rumah tradisional Banjar khas Bubungan Tinggi, dahulu berfungsi sebagai rumah bangsawan dan kini dijadikan ruang pamer yang menggambarkan sejarah dan semangat perjuangan lokal.
Koleksi Museum
Museum Waja Sampai Kaputing memiliki koleksi museum yang berjumlah ratusan artefak sejarah, antara lain:
- Senjata tradisional maupun modern yang digunakan dalam peperangan.
- Foto-foto dokumentasi perjuangan rakyat Banjar.
- Pakaian dan alat perang para pejuang.
- Benda-benda pribadi dan artefak pendukung lain yang mencatat peristiwa penting sejarah lokal.
Koleksi-koleksi ini memberikan wawasan nyata tentang peran penting masyarakat Kalimantan Selatan dalam konteks perjuangan nasional Indonesia.
Visi Museum
Visi museum ini difokuskan pada menumbuhkan dan mengembangkan jiwa serta semangat patriotisme pada generasi penerus bangsa, dengan menampilkan dan menginterpretasikan bukti sejarah perjuangan secara edukatif.
Misi Museum
Misi dari Museum Waja Sampai Kaputing meliputi:
- Melestarikan benda-benda peninggalan sejarah perjuangan bangsa.
- Meneliti dan menginformasikan tentang benda-benda sejarah perjuangan tersebut kepada publik.
- Menanamkan nilai-nilai luhur sejarah perjuangan bangsa kepada generasi muda dan masyarakat umum.
Misi ini menjadi dasar museum dalam membangun program edukasi dan kegiatan interpretasi sejarah yang relevan.