Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin merupakan museum umum pertama yang berdiri di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kehadirannya menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian sejarah, budaya, dan identitas masyarakat Banjar. Museum ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang penyimpanan artefak, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan refleksi perjalanan panjang peradaban di kota seribu sungai.
Dengan mengusung semangat “Kayuh Baimbai” yang berarti bekerja bersama-sama, Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin diharapkan menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda dalam merawat memori kolektif daerah.
Sejarah Berdirinya Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin
Sejarah Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin tidak dapat dilepaskan dari perjalanan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Kalimantan, khususnya Haji Basirudin, seorang pengusaha dan pejuang yang memiliki koleksi pusaka bersejarah berupa senjata tradisional seperti parang, mandau, keris, badik, dan tombak yang jumlahnya mencapai ratusan.
Benda-benda pusaka tersebut diwariskan secara turun-temurun dan disimpan dalam bangunan lawas berarsitektur khas Banjar di kawasan Teluk Kelayan. Bangunan tersebut kemudian dibeli oleh Pemerintah Kota Banjarmasin pada tahun 2017 dengan tujuan menjadikannya museum. Setelah melalui kajian teknis, bangunan lama dibongkar dan dibangun kembali pada tahun 2022 demi keamanan dan kelayakan fungsi sebagai destinasi wisata sejarah. Pada awal tahun 2024, museum ini resmi dibuka untuk umum dengan nama Museum Kayuh Baimbai, sekaligus menjadi museum pertama di Kota Banjarmasin.
Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin adalah museum umum yang didirikan untuk mendokumentasikan, melestarikan, dan menyajikan sejarah serta budaya Kota Banjarmasin. Museum ini memuat narasi perjuangan, peradaban, dan kehidupan sosial masyarakat Banjar yang berkembang dari masa ke masa.
Museum ini berada di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin dan tercatat resmi dengan Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM) 63.71.U.05.0329.
Jenis dan Tipe Museum
Berdasarkan klasifikasinya, Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin termasuk dalam Museum Umum, karena memuat berbagai tema sejarah dan budaya daerah. Untuk tipe museum, hingga saat ini belum ditetapkan secara resmi dalam klasifikasi tipe A, B, atau C.
Pemilik dan Pengelola
Museum ini dimiliki sekaligus dikelola oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin. Peran pemerintah daerah sangat penting dalam memastikan museum ini berfungsi optimal sebagai pusat edukasi dan pelestarian budaya lokal.
Koleksi Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin
Hingga saat ini, Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin belum memiliki catatan resmi dan terdokumentasi secara nasional mengenai jumlah koleksi museum. Namun, museum ini menyimpan berbagai benda bersejarah, pusaka, dan artefak yang merepresentasikan perjalanan sejarah dan budaya Kota Banjarmasin dan masyarakat Banjar.
Visi dan Misi Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin
Museum ini memiliki visi untuk menjadikan museum sebagai pusat peradaban, edukasi, penelitian, dan hiburan.
Untuk mencapai visi tersebut, beberapa misi dari berdirinya museum ini antara lain:
- Mendokumentasikan benda-benda dan data sejarah Kota Banjarmasin.
- Melestarikan nilai-nilai budaya dan sejarah masyarakat Banjar.
- Mengedukasi masyarakat mengenai peradaban dan sejarah Kota Banjarmasin.
- Menjadi wadah penelitian sejarah dan budaya Banjar.
- Menyediakan sarana hiburan dan rekreasi berbasis sejarah dan budaya.
Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin hadir sebagai ruang belajar lintas generasi yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Museum ini menjadi pengingat bahwa identitas kota tidak hanya dibangun oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh ingatan kolektif dan nilai-nilai budaya yang diwariskan.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan dukungan masyarakat, Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin diharapkan mampu berkembang menjadi pusat rujukan sejarah dan budaya Banjar, sekaligus destinasi wisata edukatif yang membanggakan Kalimantan Selatan.