Museum Negeri Mulawarman Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu museum terpenting di Pulau Kalimantan yang menyimpan bukti perjalanan panjang peradaban manusia di wilayah timur Indonesia.
Terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara, museum ini menjadi pintu masuk untuk memahami sejarah Kerajaan Kutai, kerajaan tertua di Nusantara, sekaligus perkembangan budaya dan kehidupan masyarakat Kalimantan Timur dari masa prasejarah hingga era modern.
Dengan koleksi yang kaya dan narasi sejarah yang kuat, Museum Negeri Mulawarman menghadirkan pengalaman wisata edukatif yang menghubungkan pengunjung dengan akar peradaban Indonesia.
Apa Itu Museum Negeri Mulawarman Provinsi Kalimantan Timur?
Museum Negeri Mulawarman Provinsi Kalimantan Timur adalah museum umum yang berfungsi sebagai pusat pelestarian, penelitian, dan penyebarluasan informasi sejarah serta kebudayaan daerah. Museum ini menjadi ruang belajar yang menghadirkan warisan budaya Kalimantan Timur secara utuh, mulai dari peninggalan arkeologi, etnografi, hingga sejarah kerajaan dan kolonial.
Museum ini juga berperan penting sebagai sarana edukasi publik yang memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya daerah kepada generasi muda dan wisatawan.
Jenis dan Tipe Museum
Berdasarkan klasifikasinya, Museum Negeri Mulawarman termasuk dalam museum umum, karena koleksinya mencakup berbagai aspek kehidupan manusia dan peradaban. Dari sisi kelembagaan, museum ini berstatus Tipe B, yang menandakan kemampuan pengelolaan yang baik, koleksi yang representatif, serta fungsi edukatif dan kultural yang aktif.
Pemilik dan Pengelola Museum
Museum Negeri Mulawarman dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur. Pengelolaan ini memastikan museum berjalan sebagai institusi budaya yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Sejarah Museum Negeri Mulawarman
Sejarah museum ini bermula dari pendirian Museum Kutai, yang dibangun untuk memelihara benda-benda peninggalan Kerajaan Kutai. Museum Kutai diresmikan pada 25 November 1971 oleh Pangdam IX Mulawarman Brigjen TNI 50 Kertiyo bersama Gubernur Kalimantan Timur Abdoel Wahab Sjahranie, dan saat itu merupakan bagian dari Pusat Kesenian dan Olahraga.
Pada 18 Februari 1976, Museum Kutai diserahkan kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan oleh Gubernur Kalimantan Timur Brigadir Jenderal Abdok Wahab Syahrani, dan diterima oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Perubahan besar terjadi pada tahun 1979, ketika Museum Kutai resmi berganti nama menjadi Museum Negeri Mulawarman Provinsi Kalimantan Timur. Perubahan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 093/0/1979 tanggal 28 Mei 1979, sekaligus menetapkan museum sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Kebudayaan.
Daya Tarik dan Koleksi Unggulan Museum
Museum Negeri Mulawarman menyimpan sekitar 415 koleksi yang mencerminkan kekayaan sejarah dan budaya Kalimantan Timur. Salah satu koleksi paling berharga adalah Prasasti Yupa, peninggalan Kerajaan Kutai yang menjadi bukti tertulis tertua dalam sejarah Indonesia.
Selain itu, museum ini juga memamerkan fosil kayu, guci bertingkat, meriam, arca Hindu seperti Siwa Mahakala, kapak persegi, batu asah, serta berbagai artefak yang menggambarkan perkembangan teknologi, kepercayaan, dan kehidupan sosial masyarakat Kalimantan Timur dari masa ke masa.
Visi Museum Negeri Mulawarman
Visi Museum Negeri Mulawarman adalah:
“Terwujudnya sebuah museum yang mampu menjadi cermin kebudayaan dan peradaban bangsa Indonesia.”
Misi Museum Negeri Mulawarman
Untuk mewujudkan visi tersebut, museum ini memiliki misi antara lain menjadikan museum sebagai pusat studi ilmiah dan edukatif, menyelamatkan dan memelihara benda warisan budaya, mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa demi memperkuat jati diri nasional.
Lokasi dan Jadwal Kunjungan
Museum Negeri Mulawarman berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Jam kunjungan:
- Senin–Kamis: 09.00–16.00 WITA
- Jumat: Tutup
- Sabtu–Minggu & Tanggal Merah: 09.00–16.00 WITA
Tiket masuk: Rp10.000
Mengunjungi Museum Negeri Mulawarman berarti menapaki jejak peradaban tertua di Indonesia melalui koleksi yang autentik dan sarat makna. Setiap ruang pamer menyimpan kisah tentang kejayaan kerajaan, dinamika budaya, dan perjalanan panjang masyarakat Kalimantan Timur.
Bagi wisatawan yang ingin memperkaya pengalaman perjalanan di Kalimantan Timur, museum ini menawarkan kombinasi antara pengetahuan, sejarah, dan refleksi budaya yang mendalam—sebuah destinasi yang layak disinggahi untuk memahami Indonesia dari akarnya.