MaiA ai-icon

Informasi

Museum Kotagede Intro Living Museum

Museum Kotagede: Intro Living Museum adalah sebuah museum khusus yang berada di Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Museum ini berfungsi sebagai pintu masuk/introduction bagi pengunjung untuk mengenal warisan budaya dan sejarah kawasan Living Museum Kotagede secara holistik.

Museum ini menempati bangunan bersejarah bernama Rumah Kalang, yang kini menjadi aset Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dan dijadikan sebagai pusat informasi utama mengenai kawasan budaya Kotagede.

Jenis dan Pengelola Museum 

Museum Kotagede: Intro Living Museum diklasifikasikan sebagai museum khusus karena fokusnya pada kekayaan budaya lokal, sejarah masyarakat, dan nilai-nilai tradisi yang masih hidup di Kotagede. Selain itu, museum ini juga merupakan museum interaktif yang berperan sebagai gerbang untuk memahami keseluruhan konsep Living Museum Kotagede.

Museum ini memadukan koleksi artefak sejarah dengan elemen edukatif yang mengarahkan pengunjung untuk menelusuri empat klaster utama yang mencerminkan kompleksitas budaya Kotagede, yaitu klaster situs arkeologi dan lanskap sejarah; teknologi tradisional; seni pertunjukan, sastra dan adat-tradisi serta kehidupan keseharian; serta pergerakan sosial masyarakat.

Museum Kotagede : Intro Living Museum dimiliki dan dikelola oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengelola museum bertanggung jawab atas pemeliharaan koleksi, penyusunan materi pameran, pengembangan program edukatif, serta upaya kolaboratif dengan komunitas lokal.

Pengelolaan museum menekankan keterlibatan aktif masyarakat sebagai subjek sekaligus pelestari budaya, sehingga museum ini tidak hanya menjadi ruang pamer tetapi juga ruang pembelajaran dan partisipasi masyarakat dalam narasi sejarah Kotagede.

Sejarah Museum Kotagede: Intro Living Museum

 

Gagasan Museum Kotagede: Intro Living Museum lahir dari kebutuhan untuk menjembatani pengunjung dengan Living Museum Kotagede yang berada di luar gedung museum itu sendiri. Konsep ini dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan bersama Yayasan Pusat Studi Dokumentasi dan Pengembangan Budaya Kotagede (Yayasan Pusdok).

Museum ini resmi diperkenalkan pada 10 Desember 2021 dengan tujuan menyediakan pusat informasi awal bagi wisatawan agar mereka mendapatkan gambaran komprehensif tentang potensi budaya dan sejarah Kotagede, sehingga lebih tertarik mengeksplorasi kawasan Living Museum yang sebenarnya.

Bangunan museum sendiri adalah Rumah Kalang yang memiliki nilai budaya tinggi karena merupakan cagar budaya dengan arsitektur campuran Jawa, Cina, dan Eropa yang unik, dan dahulu merupakan rumah tokoh penting masyarakat Wong Kalang.

Koleksi Museum

Museum Kotagede: Intro Living Museum memiliki koleksi artefak sejarah yang mewakili berbagai aspek budaya Kotagede, termasuk benda-benda yang mencerminkan kehidupan masyarakat masa lalu serta materi informasi visual yang membantu pengunjung memahami kisah lengkap kawasan tersebut.

Informasi di dalam museum juga memetakan potensi budaya yang akan ditemui di empat klaster Living Museum Kotagede, termasuk artefak arkeologi, keterampilan teknologi tradisional, seni pertunjukan, adat-tradisi, kehidupan keseharian, dan pergerakan sosial kemasyarakatan.

Visi Museum Kotagede: Intro Living Museum

Visi Museum Kotagede : Intro Living Museum adalah terwujudnya upaya perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan berbagai bentuk aset budaya dalam suatu model pengembangan Living Museum yang berkelanjutan.

Visi ini mencerminkan komitmen museum untuk tidak hanya menyimpan artefak sejarah tetapi juga menghubungkan warisan budaya dengan kehidupan masyarakat masa kini.

Misi Museum Kotagede: Intro Living Museum

Museum Kotagede : Intro Living Museum memiliki beberapa misi utama sebagai berikut:

  1. Mengembangkan kemampuan masyarakat untuk mengerti, menggali, dan mengoptimalkan potensi budaya melalui partisipasi aktif dalam museum dan Living Museum Kotagede.
  2. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya Living Museum yang sesuai dengan pengetahuan lokal serta mencerminkan nilai budaya setempat.
  3. Mengembangkan potensi masyarakat sehingga mereka terlibat sebagai subjek dan pelaku utama dalam pemanfaatan budaya, baik secara kultural maupun ekonomi.

Peran Museum dalam Edukasi dan Pariwisata

Museum Kotagede : Intro Living Museum memainkan peran krusial dalam edukasi sejarah, budaya, dan identitas lokal Kota Yogyakarta. Museum ini menjadi bagian awal dari penjelajahan Living Museum Kotagede yang membawa pengunjung dari cerita sejarah arkeologi hingga kehidupan keseharian masyarakat Kotagede masa kini.

Dengan pendekatan informasi yang interaktif dan keterlibatan masyarakat lokal, museum ini tidak hanya menjadi tempat wisata sejarah, tetapi juga pusat pembelajaran budaya yang dinamis dan relevan.

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Sumbu Kosmologis Yogyakarta

Sumbu Kosmologis Yogyakarta

Menelusuri Wisata Budaya Yogyakarta Lewat 9 Destinasi Ikonik

Menelusuri Wisata Budaya Yogyakarta Lewat 9 Destinasi Ikonik

5 Hotel Budget Terbaik di Bawah 600 Ribu Rupiah untuk Liburan Hemat di Yogyakarta

5 Hotel Budget Terbaik di Bawah 600 Ribu Rupiah untuk Liburan Hemat di Yogyakarta