Apa Itu Museum Singhasari?
Museum Singhasari adalah sebuah lembaga permuseuman yang resmi terdaftar di dalam sistem Pendaftaran Museum Nasional dan menjadi bagian dari jaringan besar Museum Indonesia. Museum ini terletak di Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan dibangun untuk menyimpan, melestarikan, serta menampilkan artefak sejarah budaya Jawa, khususnya peninggalan dari era Kerajaan Singhasari (yang dikenal juga sebagai Kerajaan Tumapel).
Museum ini berperan sebagai pusat edukasi sejarah dan budaya yang memberi kesempatan kepada pengunjung—termasuk pelajar, mahasiswa, peneliti, dan wisatawan umum—untuk memahami masa lalu masyarakat Jawa Timur.
Jenis & Tipe Museum
Berdasarkan informasi resmi dari Direktorat Jenderal Kebudayaan, Museum Singhasari termasuk:
- Jenis Museum: Museum Khusus — museum yang berfokus pada tema tertentu, yaitu sejarah, arkeologi, dan budaya Kerajaan Singhasari.
- Tipe Museum: Tipe C — menunjukkan bahwa museum ini memiliki peran penting dalam cakupan regional dan nasional sebagai pusat informasi sejarah yang representatif.
Pengelola & Kepemilikan Museum
Museum ini dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Malang dan secara langsung dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang. Pengelola bertanggung jawab atas pemeliharaan koleksi, penyusunan pameran, kegiatan edukatif, serta fasilitasi kunjungan baik untuk publik maupun kunjungan studi pendidikan.
Sejarah Museum Singhasari
Museum Singhasari diresmikan pada 20 Mei 2015 di atas lahan hibah dari pemilik Perumahan Singhasari Residence di Singosari, Kabupaten Malang. Tujuan pembangunan museum ini adalah untuk melestarikan benda-benda bersejarah yang terkait dengan Kerajaan Singhasari dan kebudayaan Jawa Timur agar tidak hilang atau terurai oleh waktu.
Kerajaan Singhasari sendiri merupakan kerajaan besar di Jawa Timur pada abad ke-13 yang memainkan peran penting dalam sejarah Nusantara sebelum munculnya Majapahit. Peninggalan kerajaan ini sebagian besar berupa artefak arkeologis, prasasti, dan arca yang kini menjadi bagian koleksi museum.
Koleksi Museum
Museum Singhasari memiliki koleksi museum yang beragam, yang sebagian besar berkaitan dengan sejarah kerajaan Jawa dan budaya lokal:
- Ratusan artefak berbahan logam, batu, dan kayu, termasuk arca-arca seperti Bhairawa, Durga Mahisasuramardini, Ganesha, Mahakala, dan Nandi.
- Model-model candi terkenal seperti Candi Singosari, Sumberawan, Badut, Kidal, dan Jago yang menggambarkan kekayaan arsitektur Jawa kuno.
- Senjata tradisional, alat rumah tangga purbakala, dan barang peninggalan lain yang memperkaya pemahaman mengenai kehidupan masyarakat pada masa kerajaan.
Sebagian koleksi yang ditampilkan di museum merupakan replika karena banyak artefak asli masih berada di luar negeri, termasuk di museum internasional.
Visi Museum
Visi dari Museum Singhasari adalah menjadi sarana pembelajaran terbaik tentang sejarah dan kebudayaan lokalyang dilandasi oleh semangat pelestarian nilai sejarah serta penghormatan terhadap warisan budaya, terutama dari Kerajaan Singhasari.
Misi Museum
Untuk mewujudkan visinya, museum memiliki beberapa misi utama:
- Menumbuhkan kecintaan masyarakat dan generasi muda terhadap sejarah Nusantara, khususnya Kerajaan Singhasari.
- Meningkatkan profesionalisme pengelola museum dalam pengelolaan dan presentasi koleksi.
- Menjadikan museum sebagai sarana edukasi dan rekreasi yang menarik.
- Mengembangkan kerja sama dengan institusi pendidikan dan komunitas sejarah.
- Meningkatkan tata kelola museum serta keterlibatan publik.