Museum Negeri Mpu Tantular adalah museum umum yang terletak di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Museum ini menjadi salah satu lembaga penting dalam pelestarian warisan budaya, sejarah, serta artefak masa lalu yang menggambarkan perkembangan kebudayaan Jawa Timur dari masa prasejarah hingga era modern.
Apa Itu Museum Negeri Mpu Tantular?
Museum Negeri Mpu Tantular merupakan museum negeri yang menampilkan koleksi sejarah dan budaya Jawa Timur. Nama “Mpu Tantular” diambil dari seorang pujangga besar pada masa Majapahit yang terkenal dengan karya-karyanya seperti Arjunawiwaha dan Sutasoma, yang juga mengandung semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Fungsi museum tidak hanya sebagai rumah koleksi benda-benda bersejarah, tetapi juga sebagai pusat edukasi sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan yang terbuka bagi masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, dan wisatawan.
Tipe dan Pengelola Museum Negeri Mpu Tantular
Sebagai museum umum, Museum Negeri Mpu Tantular menyimpan berbagai koleksi berupa artefak budaya dan sejarah dari banyak periode waktu. Museum ini termasuk dalam tipe B, yang menunjukkan bahwa koleksi dan fasilitas museum memiliki skala yang besar dengan standar kurasi dan penyajian untuk pendidikan publik.
Museum ini dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT). Dengan pengelolaan yang profesional dari pemerintah provinsi, museum secara aktif menyelenggarakan program pelestarian budaya, pameran, dan kegiatan edukatif.
Sejarah Museum Negeri Mpu Tantular
Asal usul museum ini berawal dari Stedelijk Historisch Museum Surabaya, sebuah museum sejarah yang dibangun oleh Godfried Hariowald von Faber, seorang kolektor berkebangsaan Jerman, dan kemudian diresmikan pada 25 Juli 1937. Museum ini mengalami beberapa perubahan nama dan lokasi.
Pada awalnya Stedelijk Historisch Museum menampilkan koleksi pribadi von Faber dan dipindahkan beberapa kali di Surabaya. Pada 1 November 1974, museum ini secara resmi menjadi Museum Negeri Provinsi Jawa Timur “Mpu Tantular”, menandai status barunya sebagai museum negeri di bawah pemerintah provinsi.
Karena jumlah koleksi terus berkembang, pada pertengahan tahun 1970-an museum kemudian dipindahkan beberapa kali dan akhirnya pada 14 Mei 2004 museum ini menempati lokasi tetapnya di Jalan Raya Buduran – Jembatan Layang, Buduran, Kabupaten Sidoarjo.
Visi Museum Negeri Mpu Tantular
Visi Museum Negeri Mpu Tantular adalah sebagai berikut:
Mengelola benda cagar budaya koleksi museum secara terpadu untuk memperkuat identitas karakter masyarakat Jawa Timur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Visi ini mencerminkan tujuan museum untuk menjadi lembaga pelestarian budaya yang sekaligus menguatkan karakter masyarakat lokal melalui pemahaman sejarah.
Misi Museum Negeri Mpu Tantular
Museum memiliki beberapa misi untuk mencapai visinya, antara lain:
- Melindungi dan mengembangkan koleksi benda cagar budaya secara profesional dan berkelanjutan.
- Menciptakan ekosistem pengelolaan koleksi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.
- Memberdayakan benda cagar budaya untuk kegiatan edukasi yang efektif di masyarakat.
Koleksi & Peran Edukatif
Museum Negeri Mpu Tantular memiliki koleksi yang sangat beragam, mulai dari artefak arkeologi, etnografi, filologi, numismatika, keramologi, hingga benda-benda sejarah lain yang mencerminkan kehidupan masyarakat Jawa Timur dari masa prasejarah sampai era modern.
Selain itu, museum secara berkala menyelenggarakan program pameran keliling, Museum Masuk Sekolah, seminar, lomba, dan kegiatan edukasi untuk menjangkau berbagai kalangan masyarakat. Program tahunan yang dikenal adalah Festival Tantular, yang mempromosikan pengenalan perilaku budaya dan sejarah Nusantara.
Sebagai salah satu objek wisata budaya utama di Jawa Timur, museum ini tidak hanya menarik wisatawan yang ingin mengeksplorasi sejarah lokal, tetapi juga menjadi sumber pembelajaran yang interaktif dan informatif bagi pelajar dan pengunjung umum.