MaiA ai-icon

Informasi

Museum Glagah Wangi

Museum Glagah Wangi adalah sebuah museum umum yang berada di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Indonesia. Museum ini resmi terdaftar di dalam Pendaftaran Museum Nasional, yang berarti institusi ini tercatat secara formal sebagai bagian dari sistem Museum Indonesia dan dilindungi oleh regulasi permuseuman nasional. 

Nama museum ini berasal dari nama pemukiman lama di Demak yang dikenal dengan pepohonan yang mengeluarkan aroma wangi (glagah wangi). Gedung museum merupakan bangunan lama bekas kantor Dinas Pendapatan Daerah yang kemudian difungsikan sebagai ruang penyimpanan dan pameran koleksi sejarah lokal. 

 

Jenis & Tipe Museum

Museum Glagah Wangi dikategorikan sebagai museum umum dengan tipe C menurut klasifikasi museum nasional. Sebagai museum umum, fokus pengumpulan koleksi tidak hanya satu tema spesifik, tetapi mencakup berbagai barang bersejarah dari masyarakat dan lingkungan Demak. 

 

Sejarah Museum

Museum ini resmi dikukuhkan melalui Surat Keputusan Bupati Demak Nomor 556/83/2007, yang menetapkan fungsinya sebagai museum dan ruang koleksi budaya. Gedung museum pada awalnya adalah kantor pemerintahan yang kemudian dialihfungsikan untuk menyimpan benda-benda bersejarah yang berasal dari masyarakat maupun situs lokal. 

Bangunan yang kini menjadi Museum Glagah Wangi juga merupakan bagian dari bangunan cagar budaya, memiliki lantai dari kayu jati yang tebal dan atap yang masih menggunakan sirap tradisional. 

 

Pengelola Museum

Museum Glagah Wangi dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Demak dan dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). 

Pengelolaan museum termasuk kegiatan pemeliharaan koleksi, penyajian pameran, serta fungsi edukatif dan informasi budaya kepada masyarakat dan pelajar. 

 

Koleksi Museum

Museum Glagah Wangi memiliki koleksi museum yang mencerminkan sejarah panjang dan ragam budaya dari wilayah Demak, termasuk periode sebelum dan setelah masuknya Islam, serta jejak peradaban Hindu–Buddha di Jawa. 

Beberapa koleksi unggulan yang dapat dilihat di museum ini antara lain: 

  • Filter air batu purbakala yang digunakan untuk memurnikan air minum di masa lalu.
  • Piring Aryo Penangsang — pecahan piring yang terkait dengan sejarah masa Kerajaan Demak.
  • Wayang kulit Bethara Guru yang menunjukkan tradisi pewayangan lokal.
  • Sirap Masjid Agung Demak — genteng bersejarah dari renovasi bangunan Masjid Agung.
  • Arca Dewa Siwa dan artefak lainnya dari masa Hindu-Buddha.
  • Foto-foto pemimpin Demak dari masa ke masa.

Total koleksinya mencapai lebih dari 100 koleksi artefak bersejarah yang beragam tema dan asalnya. 

 

Visi Museum

Visi Museum Glagah Wangi adalah menjadi pusat pelestarian dan konservasi benda cagar budaya serta menjadi sarana edukatif budaya bagi generasi muda dan masyarakat luas

Melalui museum ini, diharapkan masyarakat bisa lebih memahami dan menghargai sejarah serta perkembangan budaya Demak dari masa ke masa. 

 

Misi Museum

Untuk mendukung visi tersebut, misi Museum Glagah Wangi mencakup: 

  1. Menyediakan tempat edukatif budaya bagi masyarakat lokal dan pelajar.
  2. Menjadi sarana konservasi dan penyimpanan koleksi benda cagar budaya agar terlindungi dan terpelihara.
  3. Memberikan informasi sejarah dan budaya kepada publik secara akurat.
  4. Mengoptimalkan fasilitas museum sebagai tempat wisata sejarah di Kabupaten Demak.
HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Mengenal 5 Candi di Sekitar Borobudur yang Wajib Dikunjungi

Mengenal 5 Candi di Sekitar Borobudur yang Wajib Dikunjungi

Menikmati Sunrise di Borobudur dan Sekitarnya

Menikmati Sunrise di Borobudur dan Sekitarnya

5 Aktivitas Seru di Desa Wisata Candirejo, Magelang, Yuk Coba!

5 Aktivitas Seru di Desa Wisata Candirejo, Magelang, Yuk Coba!