UPT Museum Asi Mbojo adalah sebuah museum umum yang berada di Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Museum ini menempati bangunan bersejarah bekas Istana Kesultanan Bima yang kini difungsikan sebagai wadah pelestarian budaya dan sejarah masyarakat Bima serta sarana edukasi bagi pengunjung lokal maupun wisatawan.
Bangunan museumnya sendiri memiliki nilai sejarah tinggi karena dahulu merupakan pusat Kekuasaan Kesultanan Bima dan kini menjadi simbol identitas budaya lokal yang penting.
Jenis dan Pengelola UPT Museum Asi Mbojo
UPT Museum Asi Mbojo dikategorikan sebagai museum umum dengan tipe C, artinya museum ini memiliki koleksi dan fungsi yang mencerminkan nilai sejarah dan budaya daerah setempat, terutama sebagai sarana pendidikan dan pelestarian warisan budaya Bima.
Museum ini dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bima dan dikelola oleh Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT). Dengan struktur pengelolaan ini, museum memastikan pelayanan budaya dan edukasi senantiasa berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.
Sejarah UPT Museum Asi Mbojo
Museum Asi Mbojo berlokasi di bangunan bersejarah yang dulunya berfungsi sebagai Istana Kesultanan Bima. Pembangunan istana ini dilakukan pada sekitar tahun 1927-1930 oleh arsitek bernama Rehatta dari Ambon dengan gaya arsitektur perpaduan tradisional lokal dan Eropa.
Asi Mbojo sendiri merupakan istilah dalam bahasa Bima yang berarti “istana Bima”, di mana “Asi” berarti istana dan “Mbojo” merupakan nama tradisional untuk Bima. Bangunan ini pernah menjadi pusat pemerintahan, pusat seni dan budaya, serta tempat kediaman Sultan Bima.
Bangunan istana kemudian dialihfungsikan menjadi museum pada 10 Agustus 1989, diresmikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat bersama Bupati Bima pada waktu itu. Selanjutnya, pada 14 Januari 1997, museum menjalani renovasi dan penataan ulang koleksi pusaka kerajaan. Di tahun 2009, museum ini menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bima.
Visi Museum UPT Asi Mbojo
Adapun Visi UPT Museum Asi Mbojo adalah:
Menjadi pusat informasi sejarah dan budaya serta sebagai sumber belajar karakter bagi masyarakat.
Dengan visi ini, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan artefak sejarah, tetapi juga sebagai ruang edukasi yang membentuk pemahaman serta rasa cinta terhadap warisan budaya lokal.
Misi Museum UPT Asi Mbojo
Untuk mewujudkan visi tersebut, Museum Asi Mbojo memiliki sejumlah misi utama, yaitu:
- Memberikan kesempatan kepada masyarakat, pemerhati museum, dan komunitas budaya untuk berpartisipasi memajukan museum sebagai tempat pengembangan budaya.
- Meningkatkan peran museum dalam pendidikan masyarakat melalui program belajar sejarah dan budaya.
- Mengembangkan kemampuan museum dalam menjalankan fungsi pendidikan dan pelestarian budaya.
- Meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola museum untuk keberlanjutan museum di masa depan.
Peran Museum dalam Edukasi & Pariwisata
Sebagai salah satu objek wisata budaya di Kota Bima, Museum Asi Mbojo tidak hanya menyimpan koleksi artefak sejarah seperti mahkota kerajaan, senjata tradisional, payung kerajaan, serta pakaian adat, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran sejarah yang menarik bagi pelajar, mahasiswa, dan wisatawan.
Karena berlokasi dalam bekas istana, museum ini menyajikan pengalaman wisata budaya yang otentik, mengajak pengunjung merasakan jejak sejarah Kesultanan Bima dan nilai-nilai tradisional masyarakat setempat.