production
go-explore

Wajib Tahu! Ini Aturan Lengkap Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN)

Sobat Pesona, seiring dengan angka kasus Covid-19 yang kini kembali menunjukkan peningkatan, pemerintah kembali menerapkan ketentuan perjalanan dan himbauan protokol kesehatan pada pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) di masa pandemi Covid-19. Perjalanan orang dalam negeri sendiri adalah pergerakan orang dari satu daerah ke daerah lainnya berdasarkan batas wilayah administrasi provinsi/kabupaten/kota dengan menggunakan moda transportasi pribadi maupun umum, baik melalui jalur darat, perkeretaapian, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara. 

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 21 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19, berikut penjelasan lengkapnya Sobat Pesona!

Moda transportasi udara pesawat di bandara

 

Sobat Pesona yang melakukan perjalanan dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia, wajib memenuhi  ketentuan yang berlaku sebagai berikut:

a) PPDN yang mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen

b) PPDN yang mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan dan dapat melakukan vaksinasi dosis ketiga (booster) on-site saat keberangkatan

c) PPDN yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan

d) Jika PPDN memiliki kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam  sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19

e) PPDN berusia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen; atau

f) PPDN berusia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap syarat vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, tetapi wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

 

Nah, itu tadi ketentuan lengkap bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang secara resmi mulai berlaku mulai tanggal 17 Juli 2022. Jangan lupa untuk mematuhi setiap ketentuannya ya, Sobat Pesona. Selain itu ada hal lain yang juga tak kalah penting nih, yaitu menerapkan protokol kesehatan 6M kapan pun dan di mana pun kita berada dengan menggunakan masker, mencuci tangan secara berkala, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama. 

 

Sobat Pesona, jangan lupa juga ya untuk melakukan vaksinasi Covid-19 untuk jaga diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai dengan aksi perlindungan ini!

 

Catatan : 

Informasi yang ditulis dalam artikel didasarkan pada situasi dan kondisi terkini sesuai dengan Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 21 Tahun 2022. Sobat Pesona bisa mencari tahu informasi lebih lanjut dan perkembangan terbaru ke situs web resmi Satgas COVID-19 atau mengunduh Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 21 Tahun 2022 dengan klik ini.