MaiA ai-icon

Informasi

Museum Transportasi Autopia

Museum Transportasi – Menjelajahi Jejak Perkembangan Angkutan di Indonesia

Museum Transportasi adalah salah satu bagian penting dari jaringan Museum Indonesia yang menyajikan perjalanan sejarah dan evolusi alat transportasi di Indonesia dari masa tradisional hingga modern. Museum ini tergolong dalam warisan budaya teknologi sekaligus pusat edukasi yang memadukan sejarah, ilmu pengetahuan, dan teknologi transportasi dalam satu ruang kultur dan informasi publik

Apa Itu Museum Transportasi?

Museum Transportasi merupakan museum khusus yang didedikasikan untuk mencatat dan memamerkan perkembangan alat transportasi di Indonesia, mencakup moda transportasi darat, laut, dan udara. Museum ini berada di dalam kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. 

Museum ini tidak hanya sekadar menampilkan koleksi kendaraan semata, tetapi juga berperan sebagai pusat pembelajaran tentang sejarah hubungan transportasi dengan perkembangan teknologi, mobilitas masyarakat, serta peran transportasi dalam pembangunan nasional. 

Jenis & Tipe Museum

  • Jenis Museum: Museum Khusus — fokus terhadap tema transportasi sejarah dan teknologinya.
  • Tipe Museum: Tipe B — menandakan koleksi museum yang signifikan dan mendukung fungsi edukatif publik. 

Kategori ini menunjukkan bahwa Museum Transportasi tidak hanya menjadi tempat koleksi statis, tetapi juga ruang pembelajaran aktif bagi siswa, peneliti, dan umum. 

Pengelola & Kepemilikan Museum

Museum ini dimiliki oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan dikelola oleh PTDI STTD (Politeknik Transportasi Darat Indonesia — Sekolah Tinggi Transportasi Darat). Pihak pengelola bertanggung jawab atas konservasi koleksi museum, pengaturan pameran, serta penyelenggaraan program edukatif agar pesan sejarah transportasi tersampaikan kepada publik luas. 

Sejarah Museum Transportasi

Museum ini awalnya diwacanakan sebagai museum kereta api pada tahun 1984. Batu fondasi pertama dipasang oleh Ibu Tien Soeharto pada 14 Februari 1984, kemudian pembangunan berlanjut pada tahun 1985. Pada 20 April 1991, Presiden Soeharto meresmikan Museum Transportasi sebagai fasilitas untuk mengumpulkan, merawat, meneliti, serta memamerkan bukti sejarah transportasi Indonesia. 

Seiring waktu, cakupan museum berkembang dari rencana awal yang semata pada kereta api menjadi mencakup semua moda transportasi — darat, laut, dan udara — mencerminkan peran penting transportasi dalam berbagai aspek kehidupan bangsa. 

Koleksi Museum

Koleksi museum yang ditampilkan sangat beragam baik dalam ruang indoor maupun outdoor. Beberapa fokus koleksi antara lain: 

  • Transportasi tradisional seperti andong, becak, cikar, bendi, dan perahu layar yang mencerminkan pergerakan masyarakat tradisional.
  • Transportasi darat yang meliputi kendaraan awal mesin, bus bersejarah, hingga lokomotif tua di area luar museum.
  • Transportasi laut berupa kapal penumpang, kapal patrol, serta miniatur kapal yang menceritakan evolusi teknologi laut.
  • Transportasi udara termasuk pesawat terbang yang pernah dipakai pada rute domestik maupun internasional.

Koleksi ini disajikan melalui alat asli, miniatur, foto, diorama, dan informasi yang interaktif sehingga membantu pengunjung memahami konteks sejarah dan teknologi transportasi Indonesia. 

Visi Museum

Visi museum adalah membantu pemerintah dalam mencerdaskan bangsa melalui museum dan kegiatan edukatifnya. Pernyataan ini menunjukkan posisi museum sebagai media pembelajaran formal/nonformal yang penting bagi generasi muda maupun masyarakat umum. 

Misi Museum

Beberapa misi yang dijalankan untuk mendukung visi tersebut antara lain: 

  1. Mengenalkan sejarah perkembangan transportasi dan peranannya di Indonesia kepada masyarakat luas.
  2. Meningkatkan pengetahuan publik tentang alat transportasi dari berbagai era sejarah.
  3. Menjadi media informasi transportasi yang relevan.
  4. Mengedukasi anak usia dini tentang tertib berlalu lintas sejak dini.
  5. Mengembangkan apresiasi masyarakat terhadap benda koleksi museum yang memiliki nilai sejarah. 

Peran dalam Museum Nasional & Pendaftaran Museum

Museum Transportasi memiliki Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM) 31.75.K.01.0102, yang menandakan museum ini terdaftar secara resmi dalam sistem Museum Nasional di Indonesia. 

Pendaftaran museum adalah proses formal yang mencatat keberadaan museum dalam jaringan resmi Museum Indonesia, bertujuan untuk melindungi koleksi museum secara hukum, memperkuat dokumentasi budaya nasional, dan menyediakan akses data museum kepada masyarakat serta peneliti. 

Mengapa Museum Transportasi Penting?

Museum ini membantu menghubungkan masa lalu dengan masa kini melalui koleksi yang menyampaikan narasi evolusi teknologi transportasi di Indonesia. Di saat yang sama, museum berfungsi sebagai ruang belajar sejarah teknologi yang menarik—terutama untuk pelajar dan keluarga.

Berada di area Taman Mini Indonesia Indah, museum ini juga berperan memperkenalkan konsep Museum Indonesiakepada turis domestik dan internasional sebagai bagian dari pengalaman wisata budaya yang edukatif.  

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Mau Terbang dari/ke Jakarta Selama PSBB? Ketahui Protokol CHSE Terbarunya di Sini!

Mau Terbang dari/ke Jakarta Selama PSBB? Ketahui Protokol CHSE Terbarunya di Sini!

Tari Zapin Betawi

Tari Zapin Betawi

Museum Hopping: Travelling through History Taman Mini Indonesia Indah

Museum Hopping: Travelling through History Taman Mini Indonesia Indah