MaiA ai-icon

Informasi

Museum Sumpah Pemuda

Museum Sumpah Pemuda adalah salah satu institusi permuseuman penting di Indonesia yang berfungsi sebagai pusat pelestarian sejarah kebangkitan pemuda dan perjalanan bangsa menuju kemerdekaan. Museum ini telah resmi tercatat dalam sistem Pendaftaran Museum di bawah pemerintah Indonesia dan menjadi bagian dari jaringan Museum Indonesia serta memiliki status sebagai Museum Nasional yang menyimpan koleksi museum bernilai sejarah tinggi.

Museum ini terletak di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat — di lokasi bersejarah tempat Kongres Pemuda II pada tahun 1928 diadakan dan menghasilkan pidato monumental yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda.

 

Apa Itu Museum Sumpah Pemuda?

Museum Sumpah Pemuda adalah museum sejarah khusus yang menyediakan informasi edukatif mengenai perjuangan pemuda Indonesia dalam memperjuangkan cita-cita persatuan dan kemerdekaan. Fokus utama museum ini adalah memperkenalkan semangat Sumpah Pemuda kepada generasi masa kini melalui artefak, dokumen, foto, diorama, serta koleksi visual dan naratif yang menggambarkan latar waktu peristiwa tersebut.

 

Jenis & Tipe Museum

Menurut klasifikasi resmi, Museum Sumpah Pemuda termasuk:

  • Jenis Museum: Museum Khusus, karena fokus koleksinya adalah peristiwa sejarah tertentu yakni Sumpah Pemuda dan pergerakan pemuda Indonesia.
  • Tipe Museum: Tipe B, yang berarti museum memiliki koleksi cukup lengkap dengan peran edukatif dan publik signifikan, serta dilengkapi fasilitas pameran yang mendukung kegiatan belajar dan wawasan sejarah.

 

Pengelola & Kepemilikan Museum

Museum Sumpah Pemuda dimiliki dan dikelola oleh Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, melalui unit kerja Museum dan Cagar Budaya. Pengelola bertanggung jawab atas konservasi koleksi, penyusunan pameran, serta kegiatan edukatif dan publikasi sejarah museum.

Pengelolaan profesional ini memastikan bahwa narasi sejarah disampaikan dengan akurat, terstruktur, serta dapat diakses oleh pelajar, akademisi, hingga wisatawan yang tertarik dengan sejarah nasional.

 

Sejarah Museum

Bangunan yang kini menjadi Museum Sumpah Pemuda merupakan lokasi bersejarah di mana Kongres Pemuda IIdiselenggarakan pada 27–28 Oktober 1928. Kongres ini diikuti oleh para pemuda dari berbagai organisasi pergerakan yang kemudian secara kolektif menyatakan Sumpah Pemuda:

  1. Kami putra dan putri Indonesia bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
  2. Kami putra dan putri Indonesia berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
  3. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia.

Peristiwa bersejarah ini menjadi tonggak persatuan nasional yang sangat penting dalam perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan.

Museum ini kemudian didirikan untuk mengenang dan merawat warisan semangat tersebut. Gedung museum telah mengalami perawatan dan dijadikan tempat edukasi sejak 1973 untuk memperkenalkan peristiwa sejarah ini kepada generasi berikutnya.

 

Koleksi Museum

Museum Sumpah Pemuda menyimpan koleksi museum yang mencerminkan sejarah dan semangat masa pergerakan pemuda Indonesia, antara lain:

  • Dokumen asli dan foto dari Kongres Pemuda II, termasuk naskah Sumpah Pemuda dan bukti otentik lainnya.
  • Artefak dan memorabilia terkait organisasi pemuda dan pergerakan nasional.
  • Diorama dan display visual yang menggambarkan suasana sidang kongres dan kegiatan pemuda saat itu.
  • Rekaman naratif sejarah yang membantu pengunjung memahami konteks sosial politik Indonesia pada masa itu.

Koleksi museum ini bukan sekadar obyek koleksi, tetapi juga media naratif yang membantu pengunjung merasakan semangat perjuangan pemuda dalam satu periode penting sejarah bangsa.

 

Visi Museum

Visi Museum Sumpah Pemuda adalah menjadi pusat pelestarian sejarah pergerakan pemuda Indonesia yang dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang peran pemuda dalam membentuk bangsa, serta menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran sejarah nasional bagi generasi masa kini dan masa depan.

 

Misi Museum

Museum ini memiliki beberapa misi utama berikut:

  1. Melestarikan dan mengembangkan koleksi sejarah nasional terkait Sumpah Pemuda dan pergerakan pemuda Indonesia.
  2. Menyelenggarakan pameran dan program edukatif untuk mendukung pembelajaran sejarah kepada masyarakat luas.
  3. Meningkatkan literasi budaya dan sejarah melalui aktivitas museum interaktif dan publikasi naratif.
  4. Menguatkan nilai persatuan dan kebangsaan sebagai warisan budaya nasional yang relevan sepanjang masa.
HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Pantun, Sastra Lisan yang Diakui Warisan Dunia UNESCO

Pantun, Sastra Lisan yang Diakui Warisan Dunia UNESCO

Lapo Porsea: Kuliner Batak Berkelas untuk Traveler Urban

Lapo Porsea: Kuliner Batak Berkelas untuk Traveler Urban

Cork & Screw: Destinasi Kuliner dan Wine di Jakarta

Cork & Screw: Destinasi Kuliner dan Wine di Jakarta