Museum Maritim Indonesia merupakan institusi budaya yang berperan penting dalam pelestarian dan penyebaran pengetahuan tentang sejarah serta perkembangan dunia kemaritiman Indonesia. Berlokasi di Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta, museum ini berada di kawasan strategis Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi jantung aktivitas kepelabuhanan nasional.
Museum ini tidak hanya menjadi ruang dokumentasi sejarah kepelabuhanan dan peranan korporasi, tetapi juga simbol komitmen dalam melestarikan nilai-nilai budaya bahari yang telah membentuk perjalanan bangsa dari masa ke masa.
Apa Itu Museum Maritim Indonesia?
Museum Maritim Indonesia adalah museum khusus yang mengangkat tema kemaritiman dan kepelabuhanan Indonesia. Museum ini memiliki Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM) 31.72.K.02.0357, yang menegaskan status resminya sebagai lembaga permuseuman di Indonesia.
Keberadaan museum ini bertujuan sebagai sarana edukasi, rekreasi, serta pusat informasi maritim yang berorientasi pada masa lalu, kini, dan masa depan Indonesia sebagai negara maritim.
Museum Maritim Indonesia menempati sebuah bangunan cagar budaya yang terletak di dalam kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Sebelum difungsikan sebagai museum, bangunan ini digunakan sebagai Kantor PT. Pelabuhan Indonesia II Cabang Tanjung Priok.
Peresmian awal atau soft launching Museum Maritim Indonesia dilakukan pada 7 Desember 2018. Hingga kini, museum masih berada dalam tahap persiapan menuju peresmian utama (grand launching), seiring dengan pengembangan konsep, koleksi, dan fasilitas pendukung.
Jenis dan Tipe Museum
Berdasarkan klasifikasi permuseuman, Museum Maritim Indonesia termasuk dalam jenis Museum Khusus, karena fokus pada satu bidang tematik yaitu kemaritiman. Untuk tipe museum, hingga saat ini Museum Maritim Indonesia masih berstatus belum distandarisasi, namun tetap dikelola secara profesional dengan mengacu pada praktik pengelolaan museum modern.
Pemilik dan Pengelola
Museum ini dimiliki oleh PT Pelabuhan Indonesia II (Indonesia Port Corporation/IPC) sebagai BUMN yang bergerak di bidang kepelabuhanan. Adapun pengelolaan operasional Museum Maritim Indonesia dilaksanakan oleh PT Pendidikan Maritim dan Logistik, salah satu anak perusahaan IPC yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia di sektor maritim dan logistik.
Koleksi Museum Maritim Indonesia
Saat ini, Museum Maritim Indonesia belum memiliki koleksi tetap (0 koleksi). Namun, pengembangan koleksi menjadi salah satu fokus utama pengelola, sejalan dengan rencana jangka panjang museum untuk memenuhi standar pengelolaan koleksi internasional.
Visi Museum Maritim Indonesia
Visi Museum Maritim Indonesia adalah:
“Terwujudnya Museum Maritim Indonesia yang representatif dan bertaraf internasional sebagai sumber rekreasi, edukasi, serta informasi dalam melestarikan dan mengkomunikasikan peranan korporasi serta nilai-nilai budaya bangsa.”
Misi Museum Maritim Indonesia
Untuk mewujudkan visi tersebut, Museum Maritim Indonesia memiliki enam misi utama, yaitu:
- Mengkomunikasikan identitas, peranan, dan kontribusi Indonesia Port Corporation (IPC) terhadap pembangunan nasional.
- Menjadi sarana promosi dan motivasi bagi generasi muda dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
- Meningkatkan pemahaman sejarah dan nilai budaya kemaritiman guna memperkuat jati diri bangsa.
- Melestarikan dan mengembangkan Museum Maritim Indonesia secara berkelanjutan untuk tujuan pendidikan dan rekreasi.
- Menyediakan fasilitas riset dan pengembangan pengetahuan kepelabuhanan dan maritim melalui museum dan perpustakaan.
- Mewujudkan pengelolaan koleksi sesuai standar internasional.
Sebagai pusat edukasi dan informasi kemaritiman, Museum Maritim Indonesia memiliki peran strategis dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap jati diri Indonesia sebagai negara maritim.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan serta pengembangan konsep yang adaptif dan inovatif, Museum Maritim Indonesia diharapkan mampu tumbuh menjadi destinasi edukasi dan rekreasi yang relevan bagi masyarakat modern.
Museum ini berpotensi menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, sekaligus memperkuat posisi maritim nasional di tingkat regional dan internasional.