MaiA ai-icon

Informasi

Museum Dokter Mohamad Saleh Probolinggo

Museum Dokter Mohamad Saleh adalah museum khusus yang berlokasi di Jalan Dr. Mohamad Saleh No. 1, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Museum ini merupakan rumah bersejarah yang pernah menjadi tempat tinggal dan praktik seorang dokter pribumi ternama, Dokter Mohamad Saleh, yang kemudian diubah menjadi museum untuk mengenang kiprah dan kontribusinya dalam bidang medis serta pergerakan sosial Indonesia.

Bangunan museum sendiri termasuk cagar budaya dan mencerminkan kehidupan medis serta sosial pada masa kolonial hingga awal kemerdekaan di Probolinggo.

Jenis dan Pengelola Museum

Museum Dokter Mohamad Saleh dikategorikan sebagai museum khusus karena fokus koleksinya berhubungan dengan perjalanan profesi seorang dokter sekaligus sejarah sosial medis di daerah.

Secara tipe museum, meskipun tidak selalu dikategorikan secara eksplisit sebagai tipe A/B/C dalam katalog standard nasional, museum ini tetap diakui sebagai museum bersejarah yang penting bagi masyarakat setempat.

Museum ini dimiliki dan dikelola oleh Pemerintah Kota Probolinggo bekerja sama dengan Yayasan Boemi Saleh serta ahli waris keluarga Dokter Mohamad Saleh, sehingga pengelolaan koleksi, perawatan bangunan, dan pelayanan publik dapat berjalan efektif.

Sejarah Museum Dokter Mohamad Saleh

Bangunan yang kini menjadi museum awalnya adalah rumah sekaligus tempat praktik Dr. Mohamad Saleh, seorang dokter pribumi lulusan STOVIA (School tot Opleiding van Indlandsche Artsen) yang hidup di era kolonial Hindia Belanda.

Dr. Mohamad Saleh lahir di Boyolali, Jawa Tengah pada 15 Maret 1888 dan kemudian ditugaskan sebagai dokter di berbagai wilayah, termasuk Probolinggo sejak sekitar tahun 1920-an, tempatnya membuka praktik medis yang melayani masyarakat luas.

Selain dikenal sebagai dokter yang berjiwa sosial, Dr. Mohamad Saleh juga aktif dalam dunia pergerakan nasional. Ia termasuk salah satu pendiri organisasi Boedi Oetomo yang sangat penting dalam sejarah kebangkitan nasional Indonesia.

Setelah beliau wafat pada tahun 1952, rumah ini tetap dipertahankan oleh keluarga dan akhirnya pada Maret 2013 dibuka sebagai museum untuk publik berdasarkan MoU antara keluarga dan pemerintah kota, sehingga generasi berikutnya dapat mengenal kehidupan serta kontribusi tokoh ini.

Koleksi Museum Dokter Mohamad Saleh

Museum menyimpan koleksi yang kaya nilai sejarah, terutama yang berkaitan dengan praktik medis serta kehidupan Dr. Mohamad Saleh dan masyarakat Probolinggo pada masa lalu:

  • Peralatan medis dan bedah yang digunakan pada masa Hindia Belanda.
  • Perlengkapan praktik dokter, termasuk meja, kursi, dan alat kesehatan kuno.
  • Dokumentasi foto, buku, dan arsip pribadi Dr. Mohamad Saleh.
  • Benda keseharian keluarga serta koleksi farmasi awal abad ke-20.

Terdapat pula ruang-ruang yang mencerminkan aktivitas hariannya, termasuk ruang praktik dan tempat diskusi masyarakat.

Tujuan dan Fungsi Museum Dokter Mohamad Saleh

Karena museum ini tidak memiliki pernyataan visi dan misi yang dipublikasikan resmi, tujuan dan fungsi bisa dirangkum sebagai berikut:

Tujuan Museum:

  1. Melestarikan warisan sejarah medis melalui koleksi peralatan dokter dan cerita kehidupan Dr. Mohamad Saleh.
  2. Menjadi sumber informasi pendidikan bagi masyarakat, pelajar, dan peneliti mengenai sejarah kedokteran dan sosial di Indonesia.

Fungsi Museum:

  1. Edukasi sejarah medis Indonesia, terutama pengalaman dokter pribumi masa kolonial hingga awal kemerdekaan.
  2. Pusat dokumentasi budaya sejarah lokal, memberikan gambaran konteks sosial dan medis pada zamannya.

Destinasi wisata budaya dan sejarah, menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah.

Museum Dokter Mohamad Saleh sebagai Ruang Edukasi & Warisan Budaya

Museum Dokter Mohamad Saleh lebih dari sekadar tempat penyimpanan artefak medis; museum ini menjadi ruang edukasi yang mempertemukan sejarah medis, budaya lokal, serta cerita pergerakan nasional Indonesia. Keberadaannya memperkaya wawasan publik tentang peran tokoh medis pribumi dalam perkembangan dunia kesehatan dan pergerakan sosial.

Dengan koleksi autentik, rumah bersejarah ini menjadi penghubung yang kuat antara masa lalu dan generasi masa kini, sehingga nilai pengorbanan, dedikasi, dan pergerakan sosial dapat tetap dipahami secara kontekstual dan mendalam.

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Yuk, Coba Wisata Unik ke Gua Batman, Probolinggo

Yuk, Coba Wisata Unik ke Gua Batman, Probolinggo

6 Aktivitas Seru yang Harus Dicoba di Bromo Tengger Semeru

6 Aktivitas Seru yang Harus Dicoba di Bromo Tengger Semeru

Keris

Keris