MaiA ai-icon

Informasi

Museum Bala Datu Ranga

Museum Bala Datu Ranga adalah sebuah museum khusus yang berada di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Museum ini dibentuk dalam bentuk program Yayasan Datu Ranga Abdul Majid Daeng Matutu atas dasar bangunan bersejarah yang merupakan rumah kediaman Datu Ranga, seorang Perdana Menteri terakhir dari Kesultanan Sumbawa.

Bangunan Bala Datu Ranga sendiri adalah rumah panggung tradisional khas Sumbawa yang dibangun pada tahun 1886 dan menjadi salah satu cagar budaya penting karena nilai sejarah dan filosofinya yang kental, termasuk simbol-simbol kehidupan masyarakat adat Samawa.

Jenis dan Pengelola Museum 

Museum Bala Datu Ranga diklasifikasikan sebagai museum khusus, artinya fokus museum ini adalah pada tema tertentu yang menggambarkan warisan budaya, sejarah lokal, dan koleksi pusaka keluarga Datu Ranga Abdul Majid Daeng Matutu.

Bangunan museum sendiri, merupakan rumah panggung budaya dengan nilai historis tinggi, sehingga museum ini tak hanya menjadi tempat pamer koleksi, tetapi juga ruang belajar sejarah dan budaya Sumbawa yang otentik.

Museum ini dimiliki oleh Yayasan Datu Ranga Abdul Majid Daeng Matutu dan dikelola langsung oleh Yuli Andari Merdikaningtyas, M.A., yang bertanggung jawab atas fungsi operasional museum, perawatan koleksi pusaka, penyusunan program publik, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk pengembangan budaya.

Peran pengelola museum juga melibatkan kerja sama dengan komunitas lokal, akademisi, dan pemangku kebudayaan untuk menguatkan fungsi museum sebagai ruang interaktif dan edukatif.

Sejarah Museum Bala Datu Ranga

Bangunan yang sekarang menjadi Museum Bala Datu Ranga awalnya merupakan rumah kediaman Datu Ranga Abdul Majid Daeng Matutu, figur penting dalam sejarah Kesultanan Sumbawa pada awal abad ke-20. Struktur rumah panggung ini dibangun pada 1886 dan kemudian dipertahankan generasi ke generasi sebagai simbol keberlanjutan budaya Samawa.

Pada 20 Maret 2022, melalui Surat Keputusan Ketua Yayasan, Bala Datu Ranga secara resmi ditetapkan sebagai museum yang dikelola dalam rangka pelestarian budaya, penguatan sejarah lokal, dan pemajuan kebudayaan di wilayah Sumbawa.

Museum ini terus bertransformasi dari warisan keluarga menjadi lembaga publik yang mendorong literasi sejarah, kebudayaan, dan identitas lokal Samawa dengan pendekatan modern.

Koleksi Museum

Museum Bala Datu Ranga memiliki sedikitnya 3 koleksi utama yang berasal dari pusaka keluarga dan benda budaya warisan Kesultanan Sumbawa, termasuk struktur bangunan itu sendiri sebagai bagian dari koleksi yang paling bersejarah.

Bangunan Bala Datu Ranga memiliki makna simbolik yang kuat karena terdiri dari pilar-pilar kayu jati yang mencerminkan nilai religi dan filosofi budaya setempat.

Visi Museum Bala Datu Ranga

Visi Museum Bala Datu Ranga adalah menjadi museum yang mengumpulkan, memelihara, melindungi, meneliti, menyebarkan informasi, dan mengedukasi masyarakat tentang sejarah lokal serta warisan budaya Sumbawa (baik benda maupun tak benda) melalui metode inovatif dan inklusif.

Visi ini mencerminkan komitmen museum untuk tidak hanya melestarikan koleksi fisik, tetapi juga menguatkan identitas budaya lokal di era modern dan mempromosikan nilai-nilai toleransi serta keberagaman.

Misi Museum Bala Datu Ranga

Museum Bala Datu Ranga memiliki beberapa misi strategis, antara lain:

  1. Menghimpun artefak budaya atau pusaka peninggalan keluarga Datu Ranga, baik utuh maupun hanya serpihan namun memiliki makna sejarah.
  2. Melakukan inventarisasi koleksi, serta menerima donasi atau adopsi benda budaya yang relevan dengan fokus museum.
  3. Meneliti dan mengkontekstualisasikan koleksi dalam topik kajian tertentu, termasuk keterkaitannya dengan 10 Obyek Pemajuan Kebudayaan dan tujuan SDGs.
  4. Menyebarluaskan hasil kajian melalui publikasi, pameran, media audio-visual, pertunjukan, dan karya seni.
  5. Berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk pemajuan kebudayaan dan penguatan tujuan pembangunan berkelanjutan.
  6. Menciptakan program yang inklusif, kreatif, dan inovatif agar museum merangkul semua lapisan masyarakat.

Program museum terus berkembang melalui kegiatan publik yang menggabungkan edukasi, pelatihan budaya, serta inovasi digital untuk menarik generasi muda.

Peran Museum dalam Edukasi dan Pariwisata

Museum Bala Datu Ranga berperan sebagai ruang belajar sejarah, budaya, dan identitas lokal Sumbawa, sekaligus lokasi wisata budaya yang menarik terutama bagi pelajar, mahasiswa, peneliti, dan wisatawan yang ingin memahami warisan budaya Kesultanan Sumbawa.

Melalui metode edukatif, koleksi bermakna, dan program inklusif, museum ini berkontribusi pada pelestarian budaya lokal serta pembangunan komunitas yang menghargai sejarah dan keberagaman budaya.

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Bahasa Samawa, Identitas Kultural Masyarakat Sumbawa

Bahasa Samawa, Identitas Kultural Masyarakat Sumbawa

Punya Banyak Potensi, Ini 5 Kegiatan Seru di Desa Wisata Tetebatu, NTB

Punya Banyak Potensi, Ini 5 Kegiatan Seru di Desa Wisata Tetebatu, NTB

Ayam Taliwang, Kuliner Khas Lombok yang Wajib Dicoba!

Ayam Taliwang, Kuliner Khas Lombok yang Wajib Dicoba!