Kecapi mulut adalah alat musik tradisional Papua yang unik karena dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut lalu dipetik. Alat ini biasanya dibuat dari bambu tipis dan menghasilkan suara mendengung yang khas, seolah-olah membawa pendengarnya ke alam spiritual. Musiknya sering digunakan dalam ritual atau sebagai hiburan pribadi di malam hari.
Meski ukurannya kecil, kecapi mulut memiliki makna besar dalam kehidupan masyarakat Papua. Ia mengajarkan kesederhanaan, keintiman dengan alam, dan kedalaman rasa. Kini, alat musik ini juga mulai dikenalkan dalam panggung budaya nasional sebagai representasi kekayaan musik Papua yang khas dan magis.