Peupeusingan merupakan tradisi khas Sunda yang berfungsi sebagai upacara penolak bala atau bencana. Biasanya dilakukan dalam bentuk ritual tertentu yang dipimpin oleh tokoh adat atau dukun kampung, dengan mempersembahkan sesaji khusus dan doa-doa perlindungan kepada leluhur. Tradisi ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap harmoni antara manusia, alam, dan kekuatan tak kasatmata.
Ritual peupeusingan juga sering dilakukan ketika akan membangun rumah, membuka lahan baru, atau menjelang musim tanam, sebagai bentuk permohonan keselamatan. Masyarakat percaya bahwa ritual ini mampu menciptakan ketenangan batin dan melindungi lingkungan dari malapetaka. Hingga kini, peupeusingan masih dijaga eksistensinya di sejumlah daerah di Jawa Barat, menjadi salah satu tradisi yang mengakar kuat dalam budaya Sunda.