production

Setelah absen karena pandemi pada tahun 2020 lalu, Aceh Festival Ramadhan (AFR) akhirnya kembali diselenggarakan pada tahun 2021 dengan mengusung teman “Wonderful Ramadhan in Aceh”. Ini adalah salah satu hybrid event #DiIndonesiaAja yang sukses menerapkan Protokol Kesehatan CHSE yang ketat. Dengan konsep acara yang menggabungkan antara kegiatan online dan offline, masyarakat bisa lebih leluasa buat mengikuti seluruh rangkaian acara di festival ini. Nggak harus datang langsung ke Tanah Rencong, penonton bisa menikmatinya dari mana saja melalui siaran langsung di kanal YouTube Disbudpar Aceh atau bisa juga nonton di Instagram @acehfestivalramadhan. Lebih praktis, kan? Acara yang dilangsungkan di Taman Budaya Aceh ini nggak cuma menjadi ajang untuk memeriahkan bulan Ramadhan 1442 Hijriah, lho. Momen ini juga dimanfaatkan untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat utamanya pelaku UMKM. Kamu melewatkan event seru ini? Sayang banget tapi nggak perlu menyesal secara berlebihan. Lebih baik simak saja cerita lengkap tentang AFR berikut ini. 
 

Membangkitkan Semangat UMKM di Negeri Serambi Mekkah

Nggak bisa dipungkiri, UMKM adalah pihak yang banyak merasakan dampak dari meluasnya Covid-19. Beruntung pemerintah dan masyarakat nggak patah semangat. Berbagai macam cara dan upaya terus dilakukan untuk bangkit lagi. Aceh Festival Ramadhan adalah salah satu contoh nyata. Melalui acara yang dilangsungkan pada tanggal 26 April hingga 2 Mei 2021 ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh berusaha mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh Serambi Mekkah yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata halal unggulan #DiIndonesiaAja. Berbagai keunikan dan keistimewaan destinasi wisata dipromosikan dalam acara ini. Harapannya masyarakat luas semakin tertarik untuk menyambangi provinsi yang berada di ujung Pulau Sumatra ini. 

Selain potensi wisata, AFR juga menawarkan bazar kuliner. Setidaknya ada 20 tenant pengusaha kuliner dan UMKM yang menyajikan beragam makanan lezat untuk para pengunjung yang datang ke lokasi termasuk kuliner khas Ramadhan. Namanya festival pasti belum lengkap kalau nggak ada pertunjukan yang menarik. Bener nggak? Untuk itulah AFR menghadirkan program Pentas Seni dan Budaya yang diisi dengan berbagai macam penampilan. Ada juga Creative Workshop, Kompetisi Dai dan Hafiz Cilik, Tausiah, serta Dalail Khairat. 
 

Pembukaan Aceh Festival Ramadhan

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, resmi membuka Aceh Festival Ramadhan pada 26 April 2021 sore di Taman Budaya Aceh. Dalam upacara pembukaan tersebut, ada beberapa penampilan istimewa. Yang pertama ada tari garapan Aceh Multietnik yang ditampilkan oleh sanggar Meuronoe Art. Sebelum resmi dibuka, ada pembacaan Al Quran dan doa. Semarak pembukaan festival dilanjutkan dengan pertunjukan dari komunitas drummer dan perkusi Aceh, lalu persembahan dari El Mumtaz Gambus. Setelah buka puasa, acara dilanjutkan dengan kompetisi dai cilik. 

Demi menjaga kenyamanan bersama dan mencegah penyebaran Covid-19, pengunjung di acara upacara pembukaan maupun hari-hari selanjutnya dibatasi yakni hanya 250 orang saja. Berbagai fasilitas pendukung seperti tempat cuci tangan dan hand sanitizer juga sudah disiapkan oleh penyelenggara. Pengawasan yang ketat juga terus dilakukan untuk memastikan semua pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Beragam kegiatan di festival ini dimulai pada jam 16.00 - 18.30 WIB. Lalu, dibuka kembali setelah selesai tarawih yakni pada jam 21.30 - 23.00 WIB.
 

Penutupan Aceh Festival Ramadhan 

Setelah sepekan menyajikan beragam kegiatan mulai dari seni dan budaya islami, berbagai kompetisi, stand up comedy, creative workshop, sosialisasi vaksinasi Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, hingga bazar Aceh Festival Ramadhan 2021 harus diakhiri.


AFR. Sebut saja suguhan live music religi dari The Pupha Ethenica yang membawakan beberapa lagu, lalu ada hikayat yang ditampilkan oleh Pengko, tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Saifuddin, dan yang nggak paling dinantikan adalah pengumuman juara untuk kompetisi dai cilik, kompetisi hafiz cilik, dan kompetisi nasyid kontemporer. Ketiga pemenang kompetisi nasyid juga ikut tampil secara langsung di panggung Aceh Ramadhan Festival, lho. Bulan Ramadhan jadi semakin berkesan banget. Kelancaran acara dari hari pertama hingga terakhir tentu nggak lepas dari kepatuhan pengunjung dan semua pihak yang terlibat di acara dalam menjaga protokol kesehatan. Semuanya taat jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan. 
 

Destinasi Wisata di Aceh

Sebagai salah satu destinasi wisata halal kelas dunia, Aceh menyimpan banyak destinasi yang siap untuk kamu jelajahi. Destinasi ini bisa kamu kunjungi kapan saja bukan cuma pas bulan Ramadhan aja. Ada Pantai Lhok Mee yang berada di Desa Lamreh, Masjid Raya, Aceh Besar.


Kalau kamu berangkat dari Banda Aceh, jaraknya kurang lebih 35 kilometer. Pantai ini masih bersih. Pasirnya putih dan air lautnya biru. Pas banget kalau kamu pengen liburan sambil menambah koleksi foto pemandangan alam yang cantik. Untuk tujuan berikutnya, kamu bisa tancap gas ke Danau Laut Tawar yang berada di Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah. Meski cukup jauh dari Banda Aceh, spot ini layak banget buat kamu masukkan dalam bucket list. Panorama perbukitan yang masih hijau serta sawah yang berada di sisi danau akan membuatmu betah di berlama-lama di sini. Satu lagi wisata alam di Aceh yang akan membuat kamu terpana. Namanya Pucok Krueng. Di sini kamu akan menemukan gua dan kolam air berwarna biru. Lokasinya ada di Desa Mon Ikeun, Lhoknga, Aceh Besar.

Meski Aceh Ramadhan Festival 2021 sudah berlalu, Serambi Mekkah tetap nggak menutup pintu buat kamu. Jadi, jangan ragu buat mengatur agenda jalan-jalan ke Aceh ya. Selain wisata religi, ada deretan wisata alam yang siap buat memanjakan mata kamu. Selama jalan-jalan, jangan lupa dengan protokol kesehatan ya biar tetap nyaman. Jangan bosan buat cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak.

 

Apa Kata Mereka?