production

Bagi para penggemar literatur lokal, khususnya yang berdomisili di Bali, pasti udah kenal dong sama yang namanya Ubud Writers & Readers Festival? Beberapa hari yang lalu, event legendaris ini kembali digelar pada tanggal 8-17 Oktober 2021, setelah ditunda pada tahun 2020 lalu. Buat kalian yang belum pernah denger Ubud Writers & Readers Festival, event yang satu ini adalah salah satu festival sastra, seni, serta budaya yang paling bergengsi di #DiIndonesiaAja dan juga sudah terkenal di Asia Tenggara, dirintis pertama kali pada tahun 2004 oleh Yayasan Mudra Swari Saraswati.

Di event Ubud Writers & Readers Festival ada banyak acara yang bisa kamu ikuti, mulai dari diskusi, peluncuran buku, workshop, sampai pertunjukan seni! Penasaran nggak sih sama gimana berlangsungnya Ubud Writers & Readers Festival 2021? Yuk mari, kita simak bareng-bareng jalannya festival ini!

 

1 | Muncul kembali di hadapan para pecinta seni

Di tahun 2020 lalu, event Ubud Writers & Readers Festival sempat tertunda karena adanya pandemi. Namun pada akhirnya, ajang ternama ini kembali hadir di hadapan para pencinta seni di tahun 2021 dengan dikemas secara offline di Ubud, Bali, serta dapat disaksikan secara online alias hybrid. Selain berlangsung secara hybrid, Ubud Writers & Readers Festival juga telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mewajibkan para pesertanya untuk menjaga jarak, melakukan tes swab antigen COVID-19, serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke event area, sehingga acaranya pun terlaksana dengan lancar, aman, dan nyaman.  Oh iya, acara ini juga sudah mendapat dukungan penuh dari Kemenparekraf, karena telah membantu mempromosikan pariwisata Ubud.

Dengan mengusung tema Mulat Sarira, kali ini Ubud Writers & Readers Festival ingin mengajak para penggiat sastra untuk sejenak merefleksikan diri kita sendiri, mengintrospeksi budaya di sekitar, serta menelaah hak asasi manusia terkait publik seni dan budaya.

Sebagaimana acara ini berlangsung di tahun-tahun sebelumnya, Ubud Writers & Readers Festival 2021 menyuguhkan berbagai macam program yang menarik, mulai dari panel diskusi, peluncuran buku, workshop, sampai pameran film, musik, serta seni. Sekitar 80 pembicara dan 80 vendor bazaar juga dihadirkan, lho di Ubud Writers & Readers Festival 2021. Nah, bagi kamu yang nggak bisa datang ke acara ini tapi pengen ngeliat serunya Ubud Writers & Readers Festival 2021, tenang aja! Acara ini bisa ditonton kok secara gratis lewat situs ubudwritersfestival.com atau di saluran Youtube resmi Ubud Writers & Readers Festival.

 

2 | Dibuka dengan Gala Opening Night yang meriah

Untuk merayakan terlaksanakannya kembali Ubud Writers & Festival 2021, acara ini dibuka dengan Gala Opening Night serta Lifetime Achievement Award yang sungguh meriah. Malam pembukaan dimulai dengan sambutan hangat dari Janet DeNeefe, pendiri dari Yayasan Mudra Swari Saraswati dan direktur dari UWRF. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan alasan kenapa Mulat Sarira diangkat sebagai tema untuk Ubud Writers & Festival kali ini. Melalui Mulat Sarira, beliau mengajak untuk menilik siapa diri kita, apa yang menyatukan dan memisahkan setiap orang, dan apa yang mendorong setiap tindakan. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa seharusnya pandemi tidak menjadi penghalang bagi para generasi muda untuk bisa terus menekuni dunia literasi karena ekosistem literasi sudah berkembang pesat dikarenakan munculnya sosial media.


Setelah sambutan dari Janet DeNeefe, acara berlanjut ke penyerahan UWRF Lifetime Achievement Award kepada mendiang Budi Darma, salah satu penulis, esais dan akademisi terbaik Indonesia yang telah berpulang pada 21 Agustus 2021 lalu, yang diterima oleh putri beliau, Diana Budi Darma. Kemudian, acara dilanjut dengan sambutan dari perwakilan Australian Embassy Jakarta, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Nadiem Makarim. Mereka semua menyuarakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Ubud Writers & Festival 2021. Akhirnya, pembukaan Ubud Writers & Festival 2021 ditutup dengan pemukulan kentongan simbolis oleh Nadiem Makarim, yang didampingi oleh Dirjen Kemendikbud Ristek, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Ristek, Wakil Gubernur Bali, dan Bupati Gianyar.

 

Kunjungi Juga Beraneka Ragam Atraksi Wisata Menarik di Ubud!

Buat kamu yang sedang berkunjung ke Ubud Writers & Festival 2021, sempetin juga untuk meluncur ke berbagai atraksi wisata menarik yang berada di sekitar Ubud! Pokoknya, kamu nggak bakal nyesel deh nyempetin diri buat main ke berbagai tempat wisata yang ada di sini. Di mana aja sih atraksi wisata yang asyik di Ubud? Simak aja tempat-tempatnya di bawah ini!

 

1. Menikmati senja di Campuhan Ridge Walk


Sebagai salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi di Ubud, Campuhan Ridge Walk mempunyai daya tarik tersendiri yang pastinya bisa bikin kamu betah untuk main di Pulau Dewata. Di bukit yang ciamik ini, kamu bisa menikmati pemandangan alam sekitar yang asri sambil jogging atau bersepeda. Selain itu, di sore hari, kamu juga bisa menyaksikan panorama matahari terbenam yang sungguh menawan dari sini.

 

2. Menenangkan pikiran di Air Terjun Tegenungan


Mau berkunjung ke tempat yang bisa melepaskan penat? Coba datengin Air Terjun Tegenungan yang terletak di tenggara Ubud. Memiliki tinggi sekitar 40 meter, di sini ada banyak hal yang kamu bisa lakukan untuk melepas penat, mulai dari bersantai-santai, berenang, sampai melakukan yoga.

 

3. Merasakan sensasi arung jeram di Sungai Ayung


Ayo rasain serunya mengarungi derasnya arus Sungai Ayung yang ada di Ubud! Tempat wisata yang satu ini cocok banget buat kamu yang ingin merasakan pengalaman liburan di Bali yang nggak biasa. Sebagai salah satu sungai yang paling lebar dan terpanjang di Bali, di sini kamu juga bakal disuguhi sama pemandangan hutan hujan, sawah, dan air terjun yang indah.

Wajar kalo Ubud seringkali dijadiin destinasi utama sama kebanyakan orang, atraksi wisatanya aja keren-keren semua! Tertarik untuk berkunjung ke sini? Jangan lupa untuk selalu mentaati protokol kesehatan 6M! Selalu pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, serta menghindari makan bersama. Jangan lupa juga untuk segera vaksinasi jika belum, supaya herd immunity bisa cepat terbentuk dan orang-orang di sekelilingmu bisa ikut terlindungi.