NCT Wish Asia Tour di Jakarta Pikat Ribuan Penggemar
Boy group SM Entertainment, NCT WISH, sukses menggelar NCT Wish Asia Tour di Indonesia pada 31 Mei 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Konser bertajuk LOG In ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian NCT WISH Asia Tour 2025, yang juga digelar di sejumlah kota besar Asia seperti Bangkok, Manila, hingga Tokyo.
Enam member NCT Wish Riku, Yushi, Jaehee, Ryo, Sakuya, dan Sion menyapa ribuan penggemar Indonesia dengan penuh semangat. Sejak pintu masuk dibuka, arena sudah dipenuhi lautan lightstick hijau yang menyala, memberikan sambutan hangat untuk konser perdana mereka di Jakarta.
Setlist NCT Wish Asia Tour Jakarta Variatif: Dari Lagu Debut hingga Cover Ikonik
Konser dibuka dengan lagu debut berjudul WISH, yang langsung membangkitkan semangat penonton. Setelah itu, mereka melanjutkan dengan beberapa lagu yang sudah dirilis, serta beberapa penampilan spesial.
Salah satu highlight adalah saat mereka menyanyikan Make A Wish milik NCT U. Arena konser pun bergemuruh ketika seluruh fans ikut bernyanyi bersama.
Tak berhenti di situ, NCT WISH juga memberikan tribute untuk senior mereka. Mereka menampilkan tarian Lucifer milik SHINee, lalu melanjutkan dengan potongan lagu Keep Your Head Down dari TVXQ.
Meski singkat, momen ini membuat banyak penonton bernostalgia dan merasa terhubung dengan sejarah panjang SM Entertainment.
Interaksi Akrab dengan Penggemar
Salah satu daya tarik terbesar konser ini adalah bagaimana para member berusaha dekat dengan penggemar Indonesia. Mereka tak segan berbicara dalam bahasa Indonesia, mulai dari ucapan sederhana seperti, “Aku cinta kamu”, “Mantul”, hingga “Menyala Sijeuniku”.
Teriakan penonton pun semakin riuh setiap kali member mencoba mengucapkan kalimat gaul khas Indonesia. Ryo bahkan membuat kejutan dengan mengajak member lain menarikan gerakan viral TikTok Stecu Stecu.
Sorakan penonton meledak, membuat keenam member menarikan gerakan itu dua kali. Momen spontan ini menjadi salah satu yang paling berkesan dan ramai dibicarakan di media sosial.
Kenakan Batik, Bikin Fans Bangga
Momen lain yang benar-benar mencuri perhatian datang ketika keenam member NCT WISH tiba-tiba muncul di atas panggung mengenakan batik, busana khas Indonesia yang sarat makna budaya.
Meski hanya berlangsung beberapa menit, penampilan mereka dalam balutan motif tradisional itu langsung memicu sorakan meriah dari ribuan penonton. Banyak penggemar merasa terharu sekaligus bangga, karena langkah kecil tersebut menunjukkan bahwa NCT WISH tidak hanya sekadar datang untuk tampil, tetapi juga berusaha menghargai dan merangkul budaya lokal.
Bagi penggemar Indonesia, melihat idola mereka memakai batik di panggung internasional terasa seperti pengakuan akan pentingnya budaya Nusantara di hadapan dunia.
Foto dan video momen ini pun dengan cepat viral di media sosial, memperlihatkan betapa kuat dampaknya bagi publik. Gestur sederhana namun penuh makna tersebut semakin menegaskan kedekatan NCT WISH dengan penggemar, serta memperlihatkan sisi tulus mereka dalam menjalin hubungan emosional yang melampaui sekadar musik.
Konser ini membuktikan besarnya antusiasme penggemar K-Pop di Indonesia. Tiket konser yang dijual dengan harga mulai dari Rp1.350.000 hingga Rp2.850.000 habis terjual. Banyak fans rela datang dari luar kota bahkan luar pulau demi menyaksikan penampilan perdana NCT WISH di Jakarta.
Ketika konser berlangsung, sekitar venue pun langsung dipadati penggemar yang menunggu dengan penuh semangat. Setelah konser berakhir, media sosial dipenuhi dengan fancam, foto, dan cerita tentang pengalaman tak terlupakan bersama idola baru mereka.
Tak hanya itu, tur ini menjadi langkah awal penting dalam perjalanan karier NCT Wish sebagai grup debutan SM Entertainment, sekaligus membuktikan bahwa popularitas NCT WISH sudah menembus berbagai negara di Asia.
Dengan energi panggung yang memukau, konser perdana NCT WISH di Jakarta berhasil menciptakan kenangan manis bagi para penggemarnya. Tak hanya sekadar konser, acara ini menjadi bukti nyata koneksi emosional antara artis dan fans yang melampaui batas bahasa maupun budaya.