Indonesia's Official Tourism Website

Login User

sublayer sublayer
sublayer sublayer
sublayer sublayer

Tentang

Arzia Halida Tivany

fledgling journ(ey)list | fan of mountains and oceans Indone(zia)

Website : http://myindonezia.blogspot.com/
Email : arziativany@yahoo.com

Articles posted by Arzia Halida Tivany

66

Jangan Main-Main di Rinjani!

8 Oktober 2012

“Habis mendaki Rinjani, dik?” tanya seorang Bapak. “Iya pak lagi main ke Rinjani,” jawab saya. “Ssssttt… Jangan bilang sedang pergi main-main ke Rinjani, Gunung ini bukan tempat main-main… ini sakral!” ungkap seorang warga. Mungkin ini yang disebut komunikasi antarbudaya. Orang Sunda yang biasanya ingin berkata merendah, kena semprot orang Timur yang menganggap perkataan tersebut termasuk kategori menyepelekan. Ini masalah miskomunikasi saja. Namun, memang bagi masyarakat sekitar, Rinjani memang

Kurir Titip Pesan Nusakambangan

10 Oktober 2012

“Dek, kapan mau ke sini lagi? Bulan ini atau bulan depan? Gimana kabar Mama sama Bapak? Sehat-sehat aja kan? R*** di Nusakambangan.” Itulah pesan 120 karakter, yang langsung saya ketik di telepon genggam, sesaat setelah meninggalkan Pulau Tujuh Lapas, Nusakambangan. Bukan ngeri, tapi haru mengisi. Bukannya ingin menghindar, tapi tak sedikitpun takut berujar. Berbincang dengan dua orang narapidana asal Bandung dan Semarang, sambil menyuguhkan sekotak cemilan yang mungkin sudah dalam jangka waktu tahunan tak mereka makan, rasanya aja

Coral, Serviceable, Volunteer, Action (Conservation): Di Lautan Kita Berjaya, di Lautan Kita Berkarya

26 Desember 2012

Jalesveva Jayamahe! Di lautan kita berjaya... Di lautan kita berkarya...   Kita boleh berbangga karena sekira 18 persen terumbu karang dunia yakni seluas 74.748 kilometer persegi hidup di dasar laut Nusantara. Dengan keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia yakni sekitar 750 jenis karang dan 942 jenis ikan maka tidak aneh rasanya bila negeri ini dijuluki "Negeri Megabiodiversity". Akan tetapi, hal menyedihkan justru datang dari laporan peneliti Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) (2005), terny