Indonesia's Official Tourism Website

Login User

sublayer sublayer
sublayer sublayer
sublayer sublayer

Ditulis pada:
23 November 2011

Ditulis oleh
Ultimo Paradiso

Kategori :
Berpetualang - Mendaki Gunung, Trekking,

14 Komentar

Keindahan Memukau Lembah Harau

Posted on : 23 November 2011
Categories : Berpetualang - Mendaki Gunung, Trekking,

Lembah Harau terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Lembah ini merupakan jurang yang besar dengan diameter mencapai 400 m. Berjalan menuju Lembah Harau amat mengasyikan, banyak orang membandingkan dengan Grand Canyon di Amerika Serikat. Dengan udara yang masih segar, Anda bisa melihat keindahan alam sekitarnya.

Tebing-tebing granit yang menjulang tinggi dengan bentuknya yang unik mengelilingi lembah ini. Tebing-tebing granit tersebut mempunyai ketinggian 80 m hingga 300 m. Dari pintu gerbangnya Anda akan disajikan keindahan yang memukau. Sebagian pemanjat tebing dunia telah mengunjungi tempat ini dan mereka memberi julukan Yosemite-nya Indonesia. Tempat ini sudah lama menarik perhatian orang.

Sebuah monumen peninggalan Belanda yang terletak di kaki air terjun Sarasah Bunta sebagai merupakan bukti bahwa Lembah Harau sudah sering dikunjungi orang sejak 1926. Pada monumen itu tertera tanda tangan Asisten Residen Belanda di Lima Puluh Kota saat itu, F. Rinner, dan dua pejabat Indonesia, Tuanku Laras Datuk Kuning nan Hitam dan Datuk Kodoh nan Hitam.

Keindahan masih bertebaran di dataran tingginya. Di sana Anda akan menemukan cagar alam dan Suaka Margasatwa Lembah Harau seluas 270,5 hektar. Tempat ini ditetapkan sebagai cagar alam sejak 10 Januari 1993. Di cagar alam dan Suaka Margasatwa Lembah Harauter terdapat berbagai spesies tanaman hutan hujan tropis dataran tinggi yang dilindungi, plus sejumlah binatang langka asli Sumatera. Monyet ekor panjang (Macaca fascirulatis) merupakan hewan yang acap terlihat di kawasan ini. Hewan ini jinak dan suka mondar-mandir dalam kerumunan pengunjung. Akan tetapi, Anda tetap perlu hati-hati karena ada juga monyet yang suka usil. Tak jarang mereka mengambil makanan atau barang-barang bawaan pengunjung ketika didekati.

Primata lainnya yang hidup di sini adalah siamang (Hylobatessyndactylus) dan simpai (Presbytis melalopos). Suara mereka sering terdengar tapi jarang menampakkan diri. Ada pula sebanyak 19 spesies burung, termasuk burung kuau (Argusianus argus) dan enggang (Anthrococeros sp) yang menjadi penghuni Suaka Margasatwa Lembah Harau yang dilindungi undang-undang.

Kawasan ini juga dilengkapi Taman Wisata Lembah Harau seluas 27,5 hektar ini yang ditetapkan sejak 1979. Potensi taman wisata ini adalah empat buah air terjun, gua, celah alam, dan tebing terjal membentuk suatu pemandangan yang indah dan menakjubkan. Di sini, tersedia fasilitas rekreasi seperti kolam pemandian, tempat berkemah, dan jalan setapak untuk hiking keliling kawasan.

Harga tanda masuk relatif murah. Di loket penjualan karcis, Anda akan mendapatkan peta kawasan cagar alam dan Suaka Margasatwa Lembah Harau. Bila membutuhkan penunjuk jalan maka Anda bisa menggunakan jasa tenaga pemandu yang dibayar harian.

Lembah Harau terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota, sekitar 15 km dari Kotamadya Payakumbuh, atau 47 km timur laut kota Bukittinggi. Untuk akses ke sana, Bisa memulainya dari terminal Aur Kuning di Bukittinggi. Naik bus ke jurusan Payakumbuh, kemudian diteruskan dengan naik bus ke Sari Lama atau Lamaksari. Dari Sari Lama perjalanan dilanjutkan berjalan kaki sejauh 4 km (sekitar satu jam) menuju ke pintu masuk cagar alam. (Ultimo Paradiso)

Tag : Lembah Harau , Bukittinggi, Payakumbuh

 

ARTIKEL TERKAIT DI INDONESIA.TRAVEL

TULIS KOMENTAR