Pantai Santolo, surga tersembunyi di Selatan Garut
Posted on : 7 Januari 2013
Categories : Berjalan-jalan
Garut memang tak lepas dari panorama alamnya yang menakjubkan. Selain bentang alam pegunungan yang terhampar di setiap sisi Kota Garut, di sana juga terdapat beberapa pantai yang indah dan cocok untuk menjadi tujuan liburan anda. Salah satunya ialah Pantai Santolo Indah yang terletak di Pamengpeuk, tepatnya di Kecamatan Cikelet, sebelah Selatan pusat Kota Garut.
Jarak pantai ini dari kota Garut sekira 80 km dan dapat ditempuh dengan perjalanan darat kurang lebih 3,5 jam. Meskipun cukup jauh, namun suasana perjalanan menuju ke pantai ini sangat memanjakan mata dengan pemandangan yang menyajikan pegunungan dan berkelok-kelok. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang lembut dan memanjang dari Barat ke Timur. Di sana terdapat tempat berlabuh dan berkumpulnya para nelayan tradisional. Selain itu, di kawasan pantai ini juga terdapat sebuah stasiun tempat peluncuran roket milik LAPAN (Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional).


Bergerak ke arah Selatan, kita dapat menyeberangi pulau yang biasa disebut dengan Pulau Santolo. Cukup membayar Rp2.000,- untuk menyeberanginya dengan menggunakan kapal nelayan. Di Pulau Santolo ini memang agak berbeda keadaan pantainya, meskipun tetap berpasir putih dan masih jernih airnya tetapi penuh dengan batuan karang. Jangan takut, masih tetap indah kok, sebab di sini spot paling cocok untuk kemping bagi yang memiliki jiwa petualang. Untuk yang tidak suka kemping, di sekitar Pantai Santolo banyak losmen dan penginapan dengan harga yang sangat terjangkau (berkisar antara Rp100.000,- sampai Rp200.000,- per malam).
Selain bisa menikmati suasana pantai yang tenang, di Santolo juga terdapat Muara Cilauteureun yang cukup populer. Dinamakan Cilauteureun karena air laut di muara ini bergerak bukan menuju laut, melainkan kembali lagi ke arah muara. Sederhananya biasa disebut air laut yang mengalir ke darat. Konon peristiwa seperti ini hanya bisa ditemukan di dua tempat, yakni di Santolo Garut dan Prancis.

Apalagi yang kurang di tempat ini? Menikmati pantai pasir putih dengan ombak yang tenang bisa atau menyaksikan indahnya batuan karang di Pulau Santolo sambil kemping ria bersama kawan juga bisa.
Transportasi menuju ke Santolo:
Dari terminal bus Garut, bisa menggunakan angkutan umum mikrobus (ELF) jurusan Pamengpeuk dengan tarif sekira Rp25.000,-. Jika posisi Anda di Cileunyi juga dapat menggunakan angkutan sejenis menuju Cikajang lalu dilanjutkan ke arah Pamengpeuk dengan tarif Rp30.000,-.
Angkutan umum menuju Garut sendiri cukup banyak, terutama yang berasal dari kota-kota terdekat di Jawa Barat seperti Bandung, Jakarta, Bekasi, Tangerang, Merak dan kota lainnya dengan tarif sekira Rp35.000,- sampai Rp100.000,- (tergantung kelas bus dan jarak tempuhnya).
Tag : Pangandaran: Menikmati Ragam Wisata di Pesisir Selatan Jawa Barat, Semarak Pesta Rakyat Jawa Barat–De Syukron, Upacara Adat Seren Taun di Cigugur, Kuningan, Jawa Barat: Kebersamaan dan Kearifan Lokal Masyarakat , Berselancar di Pantai Cimaja, Pelabuhanratu - Jawa Barat, Golok Pusaka Cibatu, Sukabumi, Jawa Barat: Pandai Besi Senjata yang Andal, Sukabumi: Keramahan di Alam Liar Jawa Barat
ARTIKEL TERKAIT DI INDONESIA.TRAVEL
- Pangandaran: Menikmati Ragam Wisata di Pesisir Selatan Jawa Barat
- Semarak Pesta Rakyat Jawa Barat–De Syukron
- Upacara Adat Seren Taun di Cigugur, Kuningan, Jawa Barat: Kebersamaan dan Kearifan Lokal Masyarakat
- Berselancar di Pantai Cimaja, Pelabuhanratu - Jawa Barat
- Sukabumi: Keramahan di Alam Liar Jawa Barat




