Indonesia's Official Tourism Website

Login User

sublayer sublayer
sublayer sublayer
sublayer sublayer

Buah Tangan Negeri di Atas Awan

Posted on : 21 November 2012
Categories : Trekking - Mendaki Gunung, Trekking, - Berpetualang - Budaya

Buah Tangan Negeri di Atas Awan

Orang bilang Dieng merupakan bumi kahyangan. Mengapa disebut demikian? “Dieng itu berasal dari bahasa Sansekerta, Mbak. “Di” berarti tempat yang tinggi dan “Hyang” berarti kahyangan. Jadi kalau digabung berarti tempat kahyangan atau bumi kahyangan tempat para dewa dan dewi turun, Mbak,” begitu menurut Pak Harjo, salah satu warga sekitar Candi Arjuno. Dataran tinggi ini merupakan dataran tertinggi yang ada di tanah Jawa maka tidak salah kalau ada anggapan tanah ini merupakan salah satu persinggahan dewa dewi yang turun dari kahyangan.

Buah Tangan Negeri di Atas Awan

Buah Tangan Negeri di Atas Awan

Buah Tangan Negeri di Atas Awan

Dieng terkenal dengan sajian pemandangan alam yang menawan, seperti Kawah Sikidang, Candi Arjuna, Gunung Sikunir dan objek wisata lainnya. Gunung Sikunir memiliki ketinggian 2350 meter dpl. Ada dua cara untuk mengunjungi puncaknya, yaitu dengan mendaki kira-kira 2 jam setengah perjalanan atau dengan naik motor sampai ke Desa Sembungan. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan sejauh kurang lebih 1 kilometer. Dalam waktu kurang dari setengah jam dengan medan yang lumayan mudah, keindahan Puncak Sikunir dapat dinikmati. Pemandangan yang luar biasa akan menyapa, yaitu fajar yang malu-malu terbit berwarna kuning kemerahan menghampar bagaikan permadani yang mengantar sang dewa-dewi. Di kejauhan akan nampak Gunung Merbabu, Merapi, Sumbing bahkan Gunung Ungaran di Semarang.

Buah Tangan Negeri di Atas Awan

Buah Tangan Negeri di Atas Awan

Saat perjalanan turun menuju Desa Sembungan, akan tersaji pemandangan Telaga Cebongan yang indah untuk dijadikan tempat berpose sejenak. Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Candi Arjuna; lagi-lagi langkah kaki dihentikan oleh pemandangan yang ‘breath-taking’. Tampak batuan yang menjulang dikelilingi bunga-bunga kecil berwarna jingga dengan latar belakang awan putih dan langit biru.

Buah Tangan Negeri di Atas Awan

Terlepas dari itu semua, Dieng memiliki fenomena unik, salah satunya yaitu legenda ‘rambut gembel’. Menurut legenda, rambut gembel ini merupakan titipan dari Kanjeng Nyi Roro Kidul. Mereka terlahir normal, tidak terdeteksi kapan si anak menerima anugerah tersebut. Namun, biasanya sebelum rambut tersebut terpilin dan menggimbal, si anak akan menderita panas tinggi, kejang dan mengigau. Ada kepercayaan rambut gimbal tersebut harus dipotong sebelum mereka menginjak remaja, sebab akan menimbulkan musibah bagi diri dan keluarganya.

Buah Tangan Negeri di Atas Awan

Buah Tangan Negeri di Atas Awan

Sebagai puncak acara dari Festival Budaya Dieng 2012 dilaksanakan ruwatan untuk anak gembel. Anak-anak berambut gimbal ini mengenakan ikat kepala dengan kain putih sebagai lambang kesucian dan agar diberi berkah setelah pemotongan rambut gimbalnya. Acara dimulai dengan ritual mengelilingi desa dengan arak-arakan barongsai dan rampakyakso. Arak-arakan mengitari Kompleks Candi Arjuna, Sendang Maerokoco, Kompleks Pertapaan Mandalasari dan Kawah Sikidang. Ketika sampai di Sendang Maerokoco, rambut anak gimbal akan dibasuh dengan air sendang yang dikenal dengan istilah prosesi penjamasan.

Ritual dilanjutkan dengan acara ondo langit dimana si anak menaiki sebuah tangga dengan harapan mendapatkan pekerjaan yang mulia. Selanjutnya, diadakan upacara midhang, yaitu si anak mengelilingi sesaji. Harapannya adalah agar si anak dapat mencari penghasilan hidup sendiri. Setelahnya adalah puncak acara yaitu acara ruwatan yang dilanjut dengan mencukur bagian rambut gembelnya. Rambut yang telah dicukur akan dibungkus kain putih, kemudian dilarung di Telaga Warna yang akan mengalir ke Sungai Serayu dengan hilir Pantai Selatan. Pelarungan memiliki arti yaitu mengembalikan rambut titipan tersebut kepada Kanjeng Nyi Roro Kidul.

GALLERY

Tag : Dataran Tinggi Dieng, Telaga Warna Dieng, Ruwatan Gembel: Cukur Rambut Anak Gimbal di Dataran Tinggi Dieng

 

ARTIKEL TERKAIT DI INDONESIA.TRAVEL

TULIS KOMENTAR