Indonesia's Official Tourism Website

Login User

sublayer sublayer
sublayer sublayer
sublayer sublayer

Ditulis pada:
12 Oktober 2012

Ditulis oleh
Adam & Susan

Kategori :
Diving & Snorkeling

1 Komentar

Karimun Jawa - The Tropical Jewel of Central Java

Posted on : 12 Oktober 2012
Categories : Diving & Snorkeling

Karimun Jawa - The Tropical Jewel of Central Java

Coba bayangkan sejenak bagaimana gambaran surganya tempat tropis. Sudah dapat? Jika dalam bayangan itu ada pantai berpasir putih dengan pohon-pohon kelapa di sepanjang pantainya, air laut berwarna biru kehijauan akibat pantulan sinar matahari yang begitu terang sampai kadang mata pun silau memandangnya, cuaca yang hangat sepanjang tahun, tempatnya tidak terlalu ramai disesaki turis sampai kadang merasa pulau tersebut milik pribadi, maka Karimunjawa lah jawaban bagi surga tropis tersebut.

Berlokasi sekira 90 km di Utara perairan Jawa Tengah, Karimunjawa adalah tempat yang menakjubkan untuk dikunjungi. Meski begitu, sampai saat ini belum terlalu ramai dikunjungi wisatawan. Di saat low season atau bukan musim liburan, kadang tidak ada satu pengunjung pun terlihat di sana. Jangankan turis mancanegara, turis lokal pun jarang kelihatan di sana. Salah satu alasannya adalah transportasi yang tidak terlalu mudah untuk mencapai kepulauan tersebut.

Karimunjawa sendiri adalah wilayah kepulauan dengan jumlah total 27 pulau. Untuk sampai ke pulau utama Karimunjawa, bisa menggunakan kapal cepat dari pelabuhan Jepara. Kota Jepara bisa ditempuh dengan menggunakan bus selama 2 jam dari Semarang. Perjalanan menggunakan kapal cepat akan ditempuh selama 1 jam 45 menit dan tiketnya seharga Rp69.000,-.

Jadwal kapal cepat berangkat dari Jepara adalah hari Senin, Selasa, Jumat dan Sabtu. Jika terpaksa menggunakan ferry, akan memakan waktu 6 jam dengan jadwal berangkat dari Jepara setiap hari Sabtu, Rabu dan Senin. Kedua jenis transportasi ini tidak akan beroperasi apabila cuaca buruk. Jadi, jika kurang beruntung, ada kemungkinan 'terjebak' di Karimunjawa atau pun di Jepara.

Selain dari Jepara, ada juga kapal cepat Kartini yang berangkat dari Semarang. Namun akhir-akhir ini sedang dalam jadwal perbaikan sehingga belum bisa dipastikan kapan Kartini akan beroperasi kembali. Untuk naik kapal cepat Kartini, harus menuju pelabuhan Tanjung Mas dan membeli tiket sebelumnya.

Pulau utama di Kepulauan Karimunjawa dengan panjang 25 km dan lebar 10 km itu sebagian besar diselimuti oleh hutan. Di antara hutan dan ujung selatan pulau utama itulah berlokasi kota utamanya yang disebut Karimunjawa. Disinilah kebanyakan pengunjung menginap, namun ada juga beberapa pilihan untuk menginap di penginapan apung di tengah-tengah perairan dekat pulau utama. Selain itu, terdapat pula sebuah resort mewah di suatu pulau kecil yang agak jauh dari pulau utama.

Di penginapan apung, mereka punya kolam penampungan yang isinya beberapa hiu, barakuda, penyu serta ikan-ikan lainnya. Silahkan mencoba bermain bersama hiu-hiu tersebut. Mereka tidak buas karena selalu diberi makan secara rutin. Tapi karena secara natural mereka punya insting kuat terhadap bau darah, buat mereka yang punya luka masih segar disarankan untuk tidak nekat mengumpankan diri kepada kawanan hiu tersebut.

Karena pulau utamanya besar, salah satu cara terbaik untuk menjelajah pulau adalah dengan menyewa sepeda motor. Biaya sewanya Rp75.000,- per hari. Cukup mahal memang, tapi sebanding dengan hasilnya karena dapat mencapai pantai-pantai indah yang letaknya cukup jauh dan agak sulit dicapai dengan berjalan kaki.

Salah satu pantai indah di pulau utama ini adalah Pantai Tanjung Gelam, sekira 5 km dari pusat kota. Batu-batu besar serta pohon kelapa di pinggir pantai membuat pemandangan seakan surreal, bagaikan menatap wallpaper di layar komputer. Di sekitar Pantai Barakuda ada pusat konservasi penyu dimana kita bisa melihat para petugas merawat bayi-bayi penyu (tukik).

Aktivitas menarik lainnya dan tentu saja tak boleh dilewatkan saat berada di Kepulauan Karimunjawa adalah snorkeling, diving, island-hopping dan menjelajah pulau utama dengan sepeda motor. Untuk snorkeling biasanya pihak guest house akan membantu mengatur untuk sewa kapal atau langsung saja menuju dok dimana kapal-kapal nelayan berlabuh. Biaya sewa kapal selama 5 jam adalah Rp300.000,- guna mengunjungi pulau-pulau terdekat. Biasanya pulau yang sering dijadikan rute island-hopping adalah Pulau Cemara Kecil, Cemara Besar, Menjangan Kecil dan Menjangan Besar. Bagi yang perlu sewa alat snorkeling dikenakan tambahan sebesar Rp30.000,-.

Jadi, walaupun transportasi menuju Kepulauan Karimunjawa ini tidak mudah, keindahan yang ditawarkan akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sesuai kan dengan gambaran surga tropis impian.

Tag : Karimunjawa , Pesta Lomban: Tradisi Sedekah Laut Masyarakat Karimunjawa, Bermain Bersama Hiu dan Penyu di Taman Nasional Karimunjawa

 

ARTIKEL TERKAIT DI INDONESIA.TRAVEL

TULIS KOMENTAR