Indonesia's Official Tourism Website

Login User

sublayer sublayer
sublayer sublayer
sublayer sublayer

Ditulis pada:
12 Oktober 2012

Ditulis oleh
Kota Subang

Kategori :
Berjalan-jalan - Kuliner - Budaya - Bangunan Bersejarah

0 Komentar

BERKUNJUNG KE SUBANG, THE HEART OF WEST JAVA

Posted on : 12 Oktober 2012
Categories : Berjalan-jalan - Kuliner - Budaya - Bangunan Bersejarah

Subang adalah sebuah kota unik yang terletak di pesisir Utara Pulau Jawa. Kota ini memiliki lanskap yang lengkap mulai dari deretan pegunungan di sebelah Selatan, dataran rendah di tengah dan hamparan pantai di Utara Jawa (Pantura). Kekayaan flora dan fauna di kota ini juga menambah nilai tambah bagi Subang. Beragam seni budaya yang dimilikinya menjadikan Subang sebagai kota yang memilki potensi pariwisata yang besar untuk berkembang.

Letak geografis yang sangat strategis menjadikan Subang dapat dijangkau, yakni hanya sekira 3 jam perjalanan dari Jakarta dan hanya 2 jam saja dari Kota Bandung. Dari Jakarta, Anda dapat mengarahkan kendaraan Anda ke arah Timur memasuki Tol Cikampek. Dari Tol Cikampek, Anda dapat keluar dari Tol Sadang untuk kemudian melanjutkan ke arah Subang.

Sekira 20 menit saja perjalanan berkendara dari pintu Tol Sadang maka Anda akan tiba di Subang. Seketika, pandangan mata Anda akan disejukkan dengan hijaunya hamparan sawah dan perkebunan karet. Anda dapat beristirahat di bawah rimbunan pohon karet sambil menikmati segarnya es kelapa muda. Memasuki daerah Kalijati, Anda dapat mengunjungi sebuah rumah bersejarah (Rumah Sejarah) di dalam kompleks Lanud Suryadharma. Rumah bersejarah ini adalah saksi sejarah berakhirnya 350 tahun penjajahan bangsa Belanda di Indonesia dan diserahkannya Republik ini ketangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942.

Di sepanjang perjalanan dari Kalijati menuju Subang berjejer jongko (warung kecil) yang menjajakan makanan khas Subang. Kerupuk “miskin” misalnya, kerupuk yang digoreng hanya menggunakan pasir ini dapat Anda jadikan camilan menemani perjalanan Anda. Sekira 5 km dari Kalijati, tepatnya di daerah Dawuan, terdapat sentra produksi oncom Dawuan yang sudah sangat terkenal dan merupakan buah tangan khas Subang.

Sekira 15 menit dari Dawuan, Anda akan memasuki Subang Kota. Terdapat banyak bukti atau peninggalan kolonialisme yang tampak dari banyaknya bangunan peninggalan masa kolonial di kota ini. Diantaranya yang paling mencolok adalah Gedung Wisma Karya (Societiet) yang kini dijadikan museum. Ada pula Gedung Bekas Kantor Pusat P n T Lands (Perusahaaan Perkebunan Belanda), Atelir, alun-alun Subang yang merupakan sisa lapangan golf pada jamannya dan masih banyak perumahan bergaya kolonial yang dulu digunakan oleh para pegawai perkebunan P n T Lands.

Dari Subang kota arahkan kendaraan Anda ke arah Subang Selatan, tempat Anda menikmati objek wisata alam. Tempat Pemancingan Gunung Kujang yaitu sebuah tempat pemancingan dengan fasilitas lengkap (termasuk penginapan dan kolam renang) brjarak sekira 30 menit dari Subang Kota. Kampung Jati Mas yang berada di Tambakan dapat Anda tempuh sekira 15 menit berkendara dari Subang Kota. Anda dapat menikmati kuliner lezat diantara rimbunnya pohon jati di sini. Atau anda dapat mengunjungi desa wisata Sari Bunihayu untuk menikmati sahaja suasana pedesaan.

Apabila kendaraan Anda meneruskan perjalanan ke Selatan, Anda akan memasuki wilayah Jalan Cagak. Dari jalan ini, tak jauh dapat ditemui hamparan kebun teh berbalut udara yang sejuk yang akan memanjakan Anda. Di sini banyak terdapat jongko penjaja buah-buahan khas Subang seperti Nanas Si Madu yang segar dan manis. Memasuki daerah Ciater anda bisa mengunjungi Ciater Highland Resort untuk menyewa villa atau bekuda.

Sari Ater Hot Spring Resort berjarak sekira 5 menit dari Ciater. Inilah salah satu tempat pemandian air panas yang terbaik di Indonesia yang telah dilengkapi dengan beragam fasilitas, termasuk hotel dan restoran bertaraf internasional. Tak jauh dari pemandian air panas ini, juga terdapat Capolaga Adventure Camp, yaitu lokasi kemping keluarga yang relatif mudah dijangkau.

Sepuluh menit dari Ciater, Anda akan tiba di Gunung Tangkuban Parahu—gunung yang menyajikan panorama alam yang menakjubkan. Sepanjang perjalanan dari Ciater ke Tangkuban Perahu, diantara hijaunya kebun teh, terdapat banyak penjual jagung bakar. Anda dapat menikmati segarnya udara sambil menikmati jagung bakar dan secangkir kopi di sana.

Bagi para penggemar wisata petualangan dan pecinta alam, Subang Selatan dapat dikatakan surganya wisata alam. Di kawasan ini terdapat banyak sekali curug (air terjun) yang dapat dikunjungi seperti Curug Cileat di Kasomalang, Curug Cijalu di Serang Panjang, Curug Cibareuhbey di Ciater, Curug Bentang di Kasomalang dan masih banyak lagi.

Pantura Subang juga merupakan daerah yang sangat menarik untuk dikunjungi. Di Pantura Subang Anda dapat menikmati suguhan sea food sambil menikmati pesona Pantai Pondok Bali atau Pantai Patimban. Di Blanakan juga terdapat sebuah penangkaran buaya muara yang dapat menjadi pilihan wisata Anda. Di daerah ini, pada waktu tertentu, biasa diadakan hajat laut/ ruwat laut yang telah menjadi event tahunan. Apabila Anda berencana ke pantura Subang, dari Jakarta arahkan kendaraan anda keluar dari tol Cikampek kemudian dilanjutkan ke jalur Pantura.

Ragam budaya yang ada di kota Subang merupakan salah satu yang terkaya di banding kota lainnya di Jawa Barat. Selain tentunya Sisingaan yang sudah sangat terkenal, di Subang juga banyak terdapat seni budaya lainnya seperti Gembyung, Ruwatan Bumi, Nadran, Mapag Dewi Sri, Genjring Bonyok, Doger Kontrak dan sebagainya. Di kota ini, seni dari pesisir pantura yang dinamis bisa berpadu indah dengan keanggunan seni dari wilayah Selatan Pasundan.

Tag : Pemandian Air Panas Ciater

 

ARTIKEL TERKAIT DI INDONESIA.TRAVEL

TULIS KOMENTAR