Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Tour de Singkarak 2013 Resmi Diluncurkan

Tour de Singkarak 2013 Resmi Diluncurkan

Ditulis 13 May 2013 pukul 09:47 | Dilihat: 6270

Tour de Singkarak 2013 Resmi Diluncurkan

Tetabuhan gendang tasa menjadi penanda diluncurkannya perhelatan Tour de Singkarak 2013. Untuk kelima kalinya setiap tahun, pada Juni nanti mata dunia akan tertuju ke Sumatera Barat. Keseruan lomba balap sepeda internasional yang dibingkai dengan kemasan pariwisata itu akan mengajak ratusan pembalap internasional menyelami keindaham alam Minang, kelezatan kulinernya, keunikan budaya dan kearifan lokal masyarakatnya, serta kejutan dari rute menantang yang dilaluinya.

 

Minggu pagi (12/5), bertempat di Silang MONAS (Monumen Nasional) Selatan, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, dilakukan peluncuran mega event Tour de Singkarak 2013. Acara ini dihadiri Menteri dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marie Elka Pangestu dan Sapta Nirwandar, juga Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata Esthy Reko Astuti. Sejumlah pejabat daerah dari Sumatera Barat pun turut hadir termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Muslim Kasim. Selain itu, turut memberikan sambutan juga wakil Tokoh Masyarakat Sumatera Barat, Irman Gusman. Acara peluncuran Tour de Singkarak 2013 ini sebelumnya diawali acara Fun Bike Road to Tour de Singkarak yang diikuti sekira 1500 masyarakat Jabodetabek.

 

Tour de Singkarak 2013 Resmi Diluncurkan

 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu dalam sambutannya mengutarakan seiring branding promosi pariwisata Indonesia yaitu "Wonderful Indonesia" maka penyelenggaraan Tour de Singkarak 2013 diharapkan menjadi "Wonderful Cycling Race". TdS 2013 kembali dapat menjadi momentum mengenalkan Sumatera Barat dan Indonesia ke dunia serta sekaligus membawa peserta balap sepeda dunia ke Indonesia, khususnya Sumatera Barat. Selama penyelenggaraan 4 kali Tour de Singkarak sebelumnya, peningkatan wisatawan ke Sumbar naik sekira 10 persen. Selain itu, karena perhelatan TdS pula infrastuktur terutama jalan di daerah semakin baik kondisinya.

Acara peluncuran Tour de Singkarak 2013 sendiri diisi penampilan kesenian tradisional. Lebih dari 150 tamu undangan khusus, peserta pameran, dan media disodori penampilan kesenian daerah khas Sumatera Barat. Beberapa diantaranya adalah tari pasembahan dan tari sumarak ranah minang dari Padang Panjang, serta tari pilin salapan, tari indang muaro mangguang, dan tari iriak anjai dari Pasaman.

 

Tour de Singkarak 2013 Resmi Diluncurkan

 

Dalam acara peluncuran ini ada pula pameran potensi pariwisata daerah dari 7 kota/kabupaten di Sumatera Barat. Beberapa daerah tersebut adalah: Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Darmasraya.

Tour de Singkarak 2013 sendiri nantinya akan digelar di Provinsi Sumatera Barat pada 2 - 9 Juni 2013. Rencananya lomba tersebut akan diikuti 25 tim dari dalam dan luar negeri. Masing-masing tim meliputi 9 pembalap sepeda dan 5 ofisial yang keseluruhannya mencapai 300 orang dan 250 diantaranya merupakan pembalap terbaik nasional dan internasional.

Negara yang berpartisipasi mengirimkan timnya, yaitu: Jepang, Iran, Singapura, Australia, Uzbekistan, Ukraina, Kirgiztan, Rusia, Taiwan, Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Brunei Darussalam, Selandia Baru, Perancis, Vietnam, dan Malaysia. Para pembalap sepeda ini akan memperebutkan total hadiah mencapai 1,2 miliar yang terbagi dalam setiap kategori dalam rangkaian etapenya.  

Tour de Singkarak 2013 melombakan 7 etape yang berjarak total 1.173 km. Rute lombanya akan mencakup 17 kabupaten dan kota di Sumatera Barat dimana Bukittinggi yang menjadi titik start dan Padang sebagai etape terakhirnya.  Adapun kota-kota yang masuk dalam rute yang dilewati adalah: Pariaman, Padang Panjang, Solok, Bukittinggi, Sawahlunto, Payakumbuh, Solok, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Sijunjung, Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Agam, Pasaman, Dharmasraya, dan Solok Selatan.

Tour de Singkarak diharapkan selain mempromosikan pariwisata Sumatera Barat juga demi memacu pembangunan infrastruktur daerah serta membuka akses wilayah untuk pasar dan investasi. Secara bertahap kegiatan ini akan melahirkan dampak berantai efek ekonomi  diantaranya tumbuhnya perhotelan, transportasi, kuliner, kerajinan, dan  tujuan wisata. Bagi masyarakat Sumatera Barat sendiri, mega event ini akan memberi dampak positif beragam usaha ekonomi kreatif di sekitar wilayah yang dilalui rute lomba.

 

Tour de Singkarak 2013 Resmi Diluncurkan

 

Event olahraga yang dikemas pariwisata ini merupakan gelaran yang kelima kalinya. Banyak pembalap internasional begitu antusias ikut serta dan begitu juga sambutan masyarakat Sumatera Barat. Bahkan event ini termasuk ajang balap sepeda internasional yang paling besar ditonton dan meriah. Saat lomba ini dilangsungkan, jumlah berita yang muncul sangat besar karena ratusan media ikut hadir meliputnya dari televisi, radio, media massa cetak dan juga online.  

Tour de Singkarak 2013 merupakan mega event pariwisata hasil kerjasama Kemenparekraf dengan PB ISSI, juga tentunya bersama Pemprov/Pemkot/Pemkab di Sumatera Barat. Lomba ini dibantu Amaury Sport Organization (ASO) yang sukses menghelat Tour de France. Tour de Singkarak sendiri sudah menjadi agenda tahunan Union Cycliste Internationale (UCI) dan saat ini masuk kategori 2.2 dan diharapkan akan meningkat secara bertahap menjadi 2.1. Dari tahun ke tahun penyelenggaraan lomba ini terus mengalami peningkatan baik jumlah peserta maupun jarak rute dan etape yang dilaluinya. Panitia TdS mendapatkan pengetahuan teknis dan non teknis dari ASO tentang penyelenggaraan event balap sepeda internasional yang seharusnya.

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda