Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Suku Tengger Bromo Dikunjungi Presiden dan Ibu Negara

Suku Tengger Bromo Dikunjungi Presiden dan Ibu Negara

Ditulis 8 May 2013 pukul 16:04 | Dilihat: 7363

Suku Tengger Bromo Dikunjungi Presiden dan Ibu Negara

Sabtu (4/5), Suku Tengger di kawasan Gunung Bromo dikunjungi Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono. Kegiatan kepala negara di tempat tersebut sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur.
 
 
Kehadiran Presiden SBY didampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Menteri Kehutanan Zulkifli Hassan, Mesesneg Sudi Silalahi, Menkop dan UKM Sarief Hasan, Gubernur Jawa Timur Sukarwo dan Muspida Jawa Timur, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, serta Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo.
 
 
Setelah berkendara selama 1,5 jam, rombongan presiden tiba di kawasan Laut Pasir Bromo di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Probolinggo. Presiden beramah-tamah dengan 300 masyarakat suku Tengger dan menyampaikan apresiasi serta pesan agar menjaga budaya, tradisi dan juga kelestarian alam Bromo. Sementara itu permintaan yang disampaikan masyarakat suku Tengger adalah pembenahan infrastruktur di kawasan wisata tersebut. Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam kesempatan tersebut melaporkan bahwa setiap tahun rata-rata kunjungan wisatawan asing sebesar 31.000 orang dan wisatawan Nusantara mencapai 200.000 orang.
 
 
Presiden menyampaikan berikutnya pemerintah daerah setempat dibantu pemerintah pusat berupaya membenahi sejumlah sarana infrastruktur di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk mengoptimalkan kunjungan wisatawan. Pada kesempatan itu, Presiden juga memberikan bantuan sembako dan uang Rp1 miliar kepada masyarakat untuk digunakan sesuai kebutuhan warga.
 
 
Suku tengger adalah warga asli yang mendiami kawasan Gunung Bromo dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sejak awal suku ini merupakan penganut Hindu yang taat dan sedikit berbeda dengan yang ada di Bali. Suku Tengger adalah pemeluk agama Hindu lama dan meyakini sebagai keturunan langsung dari pengikut Kerajaan Majapahit.
 
 
Keberadaan suku ini sangat dihormati penduduk sekitar karena menerapkan hidup sederhana dan jujur. Mata pencaharian mereka sebagian besar adalah petani. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Jawa Kuno yang berbeda dengan bahasa Jawa umumnya. Suku Tengger rutin mengadakan beberapa upacara adat dan yang terbesar adalah Hari Raya Yadnya Kasada atau Upacara Kasodo. Perayaan tersebut bahkan dikunjungi umat Hindu Bali keturunan dari Kerajaan Majapahit dahulu.  
 
 
 
 
Apabila Anda tertarik bertemu dan berinteraksi langsung dengan warga suku Tengger maka dapat menemui mereka di sekitar Gunung Bromo dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Untuk menuju lokasi ini dapat melalui Kota Surabaya atau Kota Malang menggunakan mobil sewaan atau kendaraan umum. Anda dapat menginap di salah satu hotel di kawasan ini untuk memastikan melihat Matahari terbit yang menakjubkan di Bromo.
 
 
Photo courtesy : http://news.liputan6.com/read , (Antara/Setpres-Laili) dan www.indonesia.travel

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda