Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Indonesia Hospitality and Tourism Investment Conference 2013

Indonesia Hospitality and Tourism Investment Conference 2013

Ditulis 8 May 2013 pukul 14:46 | Dilihat: 6479

Indonesia Hospitality and Tourism Investment Conference 2013

IHT 2013 atau Indonesia Hospitaliy and Tourism Investment Conference digelar di Hotel Ritz Carlton Pacific  Place Jakarta selama dua hari 7-8 Mei 2013. Acara ini membahas sejumlah  isu penting seputar industri pariwisata di Indonesia  serta peluang investasi khususnya di sektor perhotelan.
 
 
Konfrensi menghadirkan beberapa pembicara penting, diantaranya adalah: Menparekraf Mari Elka Pangestu, Ketua BKPM Chatib Basri, Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia Wiryanti Sukamdani, serta 50 lebih ahli hospitality, pariwisata dan investasi. Hadir pula sekira 250 delegasi dari 15 negara seperti dari Jepang, Korea, China, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, India, Hong Kong, Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan beberapa negara dari Timur Tengah.   
 
 
Kegiatan yang pertama kalinya digelar ini menjadi tempat bagi para delegasi berbagai negara untuk mendapatkan informasi pasar, mencari peluang bisnis, dan berbagi ide untuk berinvestasi di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini tentunya menyajikan informasi berbagai produk bisnis pariwisata dan investasinya.
 
 
 
Saat ini pariwisata Indonesia ditopang oleh pertumbuhan wisnus, wisman, dan investasinya. Ketiganya berdampak positif terhadap minat investor untuk menanamkan modal khususnya dalam industri perhotelan di negeri ini. Industri perhotelan dipandang akan berperan besar demi untuk mengantisipasi pertumbuhan wisatawan dan setidaknya  dibutuhkan tambahan kamar hotel sebanyak 100 ribu kamar atau sebanyak 700 hingga 800 hotel baru dalam dekade mendatang.
 
 
Pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) setiap tahun tumbuh sekitar 5%. Tingginya pergerakan wisnus tersebut dipicu meningkatnya kelas menengah masyarakat Indonesia terutama kelompok muda. Apabila tahun 2013 pergerakan wisnus  sebesar  250 juta maka pada 2022 diproyeksikan menjadi 400 juta.   
 
 
Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang tahun lalu tumbuh 5, 04%, yakni  dari 7,6 juta pada 2011 meningkat menjadi 8 juta pada 2012. Target tahun 2013 sendiri ditetapkan sebesar 8,6 juta (target moderat) dan 9 juta (target optimistis).
 
 
Untuk peningkatan nilai investasi pariwisata Indonesia tahun 2012 sebesar US$ 869.8 juta terdiri atas US$ 786.3 juta PMA dan US$ 101.5 juta PMDN. Hal ini mengalami pertumbuhan 210,86% dibandingkan tahun sebelumnya (2011) sebesar US$ 279.8 juta.
 
 
Indonesia Hospitality and Tourism Investment Conference sendiri diselenggarakan oleh HVS Global Hospitality Services bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Konferensi ini juga didukung kalangan hotel seperti Marriott International, Starwood Hotels and Resorts, Hilton Worldwide, Intercontinental Hotels Group, dan Alila Hotels and Resorts.
 
 
Bersamaan dengan acara IHT 2013 diluncurkan pula The 2013 Indonesia Hotel Watch. Itu merupakan publikasi yang mengulas perkembangan dan peluang investasi industri perhotelan di Indonesia yang mencakup sejumlah kota besar seperti seperti Jakarta, Bali, Lombok, Bandung, Surabaya, Manado, dan  Bintan. Penerbitan publikasi ini merupakan hasil kerjasama HVS Global Hospitality dengan Kemenparekraf. 
 
 
Photo courtesy :  www.budpar.go.id

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda