Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Java Jazz 2013: Pesta Musik Untuk Semua

Java Jazz 2013: Pesta Musik Untuk Semua

Ditulis 5 Mar 2013 pukul 15:19 | Dilihat: 11171

Java Jazz 2013: Pesta Musik Untuk Semua

Selama 8 tahun terakhir, bulan Maret identik dengan pagelaran musik Java Jazz yang telah  mendunia. Tahun ini event musik berkelas tersebut memasuki kali ke-9 yang berlangsung pada 1 sampai 3 Maret 2013, di Jakarta International Exhibition Center (JIEC). Dengan mengangkat tema: "Jazz up the World", festival ini menampilkan lebih dari seribu musisi nasional dan internasional dalam 187 pertunjukan di 17 panggung.

 

Festival selama tiga hari itu telah menyulap Jakarta menjadi lautan jazz. Tidak hanya menampilkan musisi jazz dunia ternama, Java Jazz juga menjadi arena berkumpul bagi penggemar musik jazz dari seluruh dunia. Selain itu, sebagai festival yang semakin dikenal, Java Jazz juga menarik banyak wartawan dari berbagai negara seperti Filipina, Singapura, Australia, Jepang, dan lainnya. Selain sebagai pagelaran musik jazz yang paling ditunggu, Java Jazz juga menjadi arena photo hunting bagi pecinta fotografi dari pengguna smartphone, kamera prosumer, hingga kamera profesional DSLR.

 Java Jazz 2013: Pesta Musik Untuk Semua

Java Jazz dimulai pada Jumat 1 Maret 2013. Rafli Wasaja, seorang musisi jazz dari Aceh membawakan beberapa lagu etnik Indonesia di panggung terbuka Wonderful Indonesia. Sementara itu, peniup terompet terkenal yang juga komposer dan pengarah musik, Ron King bersama bandnya Ron King Big Band membawakan komposisi musik menawan di panggung Telkomsel. Di panggung Djarum Super Mild, grup musik jazz Fourplay memamerkan kemahiran bermain musik luar biasa mereka di hari pertama festival.

 

Musisi Indonesia yang sedang naik daun, Raisa, berhasil memanjakan penonton dengan lagu-lagu merdu nan manis. Sementara itu, di panggung BNI legenda musik Reggae Jimmy Cliff memamerkan penampilan pertamanya di Indonesia. Ia menyanyikan hits seperti “I can see clearly now”, “Wild world”, dan “Afghanistan”, dan masih banyak lagi. Dalam penampilannya, Jimmy mengajak penonton menari dan melompat dengan diiringi musik reggae.

 Java Jazz 2013

 

Sementara itu musisi jazz asal Inggris Joss Stone menutup hari pertama dengan penampilan luar biasa. Tampil bertelanjang kaki di atas panggung, Joss Stone, berhasil menarik perhatian banyak penonton dalam Special Show. Dia membuka penampilannya dengan lagu “(For God Sake) Give More Power to the People” lalu membuat penonton berteriak histeris dengan lagu terakhirnya “You had me”.

 

Hari kedua festival menyajikan kolaborasi Asian Jazz All Stars Power Quartet di panggung Lawu akustik. Kuartet tersebut teridiri dari Jeremy Montero, Eugene Pao, Tots Tolentino, dan Hong Chanutr Techatananan. Mereka berhasil menyajikan komposisi musik memuakau di hadapan penonton. Selama penampilannya Jeremy Montero yang merupakan musisi asal Singapura mengungkapkan hubungan dekatnya dengan Indonesia karena neneknya lahir di Medan, Sumatera Utara.

 Java Jazz 2013

 

Di Panggung BNI, di hari kedua, menampilkan dua legenda gitar dunia yaitu Earl Klugh dan Lee Ritenour. Kedua pemain gitar legendaries ini berhasil memikat penonton dengan permainan gitar akustik-klasiknya. Sedangkan pianis-komposer terkenal Dave Grusin juga menunjukan permainan apiknya di hadapan penonton. Seakan tidak cukup, Lee dan Dave mengejutkan penonton dengan menampilkan vokalis Phill Perry di atas panggung untuk menyanyikan “It might be you”.

 

Dua pertunjukan memikat di hari kedua menampilkan dua musisi wanita legendaris di panggung Djarum Super Mild. Basia berhasil mengajak penonton secara antusias untuk bersalsa. Ia melantunkan lagu-lagu salsa seperti “If Not Now Then When”, “I Must”, dan “Baby you’re Mine”. Mengikuti antusiasme Basia, tampil di atas panggung legenda musik pop Inggris, Lisa Stansfield, membawa penonton bernostalgia dengan lagunya seperti Change’, ‘Been Around the World’, and ‘All Woman’.

 

Di hari terakhir penonton berhenti di panggung dekat pintu masuk untuk menyaksikan penampilan memukau duo vocalist dan guitarist asal Jawa, Fried Pride. Duo ini benar-benar membuat penonton kagum dengan membawakan lagu klasik Stevie Wonder (yang tampil di Java Jazz tahun lalu) “I Just Called”. Sementara itu, Roberta Gambarini menghibur penonton di panggung Brava Esquire, dan Jazz Fusion asal Amerika Spyrogyra memamerkan lagu-lagu jazz luar biasa mereka di panggung BNI.

 Java Jazz 2013

 

Sebuah penampilan memukau juga ditampilkan musisi muda Indonesia, Eva Celia. Putri musisi jazz legendaris Indonesia Indra Lesmana ini berhasil menarik sejumlah besar penonton ke panggung Java Jazz. Dia juga tampil bersama ayahnya di sejumlah lagu dan mendapat sabutan hangat dari penonton.

 Java Jazz 2013

 

Festival tiga hari ini diakhiri penampilan sensasional Craig David. Penonton yang sudah menunggu lama dengan ditemani dinginnya hujan mengguyur Jakarta akhirnya terhangatkan dengan penampilan mususi asal Inggris tersebut. Craig membuka penampilannya dengan lagu “What’s your flava?”. Disambut teriakan histeris penonton, Craig melanjutkan penampilannya dengan lagu “Hidden Agenda”, “Walking Away”, “Time to Party”, “Rise and Fall”, dan “I don’t love you no more”. Sebagai kejutan, Craig menghampiri Turn Table dan berganti menjadi DJ dengan memainkan musik yang lagi-lagi memukau penonton.

 

Festival Java Jazz  secara konsisten didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Perdagangan. Java Jazz Festival bukan sekedar festival musik belaka. Festival ini telah menjadi ikon Indonesia, membawa perhatian dunia ke Indonesia, sekaligus memperkenalkan Indonesia kepada mata dunia.

 

Di Java Jazz tidak hanya musik jazz yang ditampilkan di atas panggung. Jazz adalah musik yang paling dinamis dan mudah berkolaborasi dengan genre musik lain seperti pop, Rn'B, rock, orkestra, serta musik etnik-tradisional. Menjelang satu dekade keberadaanya, Java Jazz benar-benar berhasil meramu pertunjukan yang tidak hanya eksklusif tapi juga ‘cool’ dan ‘funky’.

 

Indonesia.travel hadir langsung menyaksikan kemeriahan Java Jazz 2013


 

Link Terkait

 

 

2 Komentar

Agung Setiyo Wibowo

Ditulis 6 Mar 2013 pukul 09:23


Superb!

Agung Setiyo Wibowo

Ditulis 6 Mar 2013 pukul 09:24


Amazing!

Berikan Komentar Anda