Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Kuliner Nusantara di ITB Berlin

Kuliner Nusantara di ITB Berlin

Ditulis 24 Feb 2013 pukul 16:00 | Dilihat: 18656

Kuliner Nusantara di ITB Berlin

Pada 6-10 Maret 2013, sekira 4.500 undangan akan mencicipi kelezatan kuliner Nusantara dalam pameran bursa pariwisata terbesar di dunia, yaitu ITB (Internationale Tourismus B'rse). Indonesia sendiri memang berperan sebagai Official Partner Country di acara bergengsi yang akan digelar di Gedung Bestuhlung Saal, MESSE, Berlin, Jerman.

 

Rencananya undangan yang hadir akan disajikan 10 dari 30 ikon kuliner tradisional Nusantara. Beberapa yang ternama seperti nasi tumpeng, rendang, soto lamongan, sate madura, nagasari, dan kue lumpur. Tidak semua jenis ikon kuliner tradisional Indonesia akan ditampilkan dengan harapan pengunjung penasaran dan mau mencicipinya dengan datang langsung berwisata ke Tanah Air.

Nasi Kuning Rendang

 

Untuk mengolah beragam kuliner Nusantara ini, sebagian besar bahan baku makanan yang disajikan nanti sudah tersedia di Berlin. Jadi tidak semuanya dibawa dari Indonesia. Bahkan, beberapa racikan seperti bumbu merah, bumbu putih, dan bumbu kuning telah dibuat oleh tim koki di Berlin.

 

Beragam kuliner Nusantara tersebut akan diolah 6 chef profesional dibantu 22 orang. Salah satu chef yang terlibat, adalah Vindex Tengker, seorang chef asal Manado yang yang terkenal sejak menjadi juri di acara televisi MasterChef Indonesia. Vindex Valentino Tengker adalah seorang koki yang sudah berkecimpung di bidang kuliner selama 21 tahun. Pria 44 tahun yang juga President Assosiasi Culinary Professional Indonesia ini pernah bekerja di beberapa negara seperti di Mallorca (Spanyol) dan Los Angeles (Amerika Serikat).

 

Vindex mengutarakan bahwa sajian kuliner di ITB Berlin nanti akan dikurangi kepedasannya tetapi tetap menggunakan resep asli. Toleransi ini dikarenakan makanan Indonesia masih baru dikenalkan pada publik internasional. Dia berharap suatu saat kuliner Nusantara seperti rendang atau tomyam yang dibuat di luar Indonesia disajikan dengan rasa otentik tanpa penyesuaian namun dapat diterima di semua lidah. Seperti diketahui bahwa cita rasa makanan Indonesia yang seringkali dirasa terlalu pedas bagi orang Eropa.

 

30 Ikon Kuliner Nusantara
Indonesia adalah salah satu negara dengan kekayaan kuliner terbesar di dunia sebanding dengan banyaknya jumlah suku bangsa yang menghuninya. Saat ini industri kuliner Indonesia tumbuh seiring dengan berkembangnya pariwisata dalam negeri. Kuliner menjadi subsektor industri kreatif yang bisa dibanggakan di luar negeri bahkan mampu menjadi wisata minat khusus.

 

Seperti diketahui dari sekian banyak ragam kuliner Indonesia telah ditetapkan 30 jenis makanan tradisional yang menjadi ikon sekaligus mewakili kuliner Indonesia di event nasional dan internasional. Pemilihan 30 jenis kuliner tersebut meliputi kuliner pusaka, tradisi dan unggulan dan terangkai dari makanan pembuka hingga penutup. Adapun kriterianya adalah bahan baku harus mudah diperoleh di dalam maupun luar negeri, telah dikenal masyarakat luas, serta ada pelaku profesional praktisi kuliner tersebut.

Lumpia Semarang Klappertart Manado

30 ikon kuliner tradisional Indonesia yang diseleksi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut, yaitu: Ayam Panggang Bumbu Rujak Yogyakarta, Gado-gado Jakarta, Nasi Goreng Kampung, Serabi Bandung, Sarikayo Minangkabau, Es Dawet Ayu Banjarnegara, Urap Sayuran Jogjakarta, Sayur Nangka Kapau, Lumpia Semarang, Nagasari Jogjakarta, Kue Lumpur Jakarta, Soto Ayam Lamongan, Rawon Surabaya, Asinan Jakarta, Sate Ayam Madura, Sate Maranggi Purwakarta, Klappertaart Manado, Tahu Telur Surabaya, Sate Lilit Bali, Rendang Padang, Orak-arik Buncis Solo, Pindang Patin Palembang, Asam Padeh Tongkol Padang, Nasi Liwet Solo, Es Bir Pletok Jakarta, Kolak Pisang Ubi Bandung, Ayam Goreng Lengkuas Bandung, Laksa Bogor, Kunyit Asam Solo, serta Nasi Tumpeng.

 

Photo courtesy nhieya99.blogspot.com , haloindo.com , www.indochinekitchen.com , www.sepotongkue.com , life.viva.co.id/news/read , www.masak.us

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda