Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Steve King Pecahkan Rekor Berselancar di Bono, Teluk Meranti

Steve King Pecahkan Rekor Berselancar di Bono, Teluk Meranti

Ditulis 18 Feb 2013 pukul 07:42 | Dilihat: 21300

Steve King Pecahkan Rekor Berselancar di Bono, Teluk Meranti

Steve King, peselancar asal Inggris, berhasil memecahkan rekor dunia berselancar terpanjang dan terlama di atas gelombang sungai (tidal bore) bono di Sungai Kampar, Pelalawan, Riau. Peselancar berusia 46 tahun tersebut berhasil berselancar di atas gelombang bono dalam waktu 1 jam 4 menit menempuh jarak sekira 20,65 km (12,8 mil).

 

Catatan rekor ini mengalahkan rekor Guinness World of Records sebelumnya (atas namanya sendiri) tahun 2006 dimana ia berselancar di atas gelombang Sungai Severn Bore, Inggris. Saat itu Steve menorehkan catatan berjarak 12,23 km (7,6 mil) ditambah 2,66 (1,65 mil) dengan waktu tempuh 1 jam 6 menit.

 

 

Pemecahan rekor berlangsung pada 10-13 Februari 2013 dimana Steve King berselancar bersama rekan-rekannya Steve Holmes, Nathan Maurice (Inggris), Fabrice Colas dan Dominique Avrilleau (Perancis), juga Christopher Caravino (Hawaii). Dalam memecahkan rekor, pria yang berselancar sejak usia 7 tahun ini bahkan sempat menunjukan atraksi akrobatik dimana ia berdiri di papan selancar dengan posisi kepala di bawah.

 

Saat jumpa pers di Hotel Transit, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jumat (15/2/2012) lalu, Steve King mengaku bahwa menaklukkan gelombang bono bukanlah sesuatu yang mudah. Dibutuhkan banyak tenaga untuk bertahan di atas gelombang bono yang panjang dan sulit ditebak, karena hantaman dari kiri dan kanan sungai biasanya mengundang gelombang lebih besar.

 

Gelombang Bono fenomena alam yang terjadi di Sungai Kampar dimana gelombang yang juga disebut seven ghosts ini terbentuk akibat benturan tiga arus air yang berasal dari Selat Malaka, Laut China Selatan, dan juga dari aliran Sungai Kampar yang bertemu di muara Sungai Kampar. Ketinggian puncak gelombang bisa mencapai 4-6 m saat musim pasang tinggi dan berkecepatan hingga 40 km/jam, menyisir hampir seluas bidang Sungai Kampar.

 

 

 

Selama aktivitas berselancar, terpasang kamera kedap air di ujung depan papan selancar dan lengan, serta di helm (untuk kayak) sebagai bukti atau dokumentasi yang akan diserahkan ke Guinness World of Records demi kebutuhan pencatatan rekor baru. Untuk memastikan waktu dan jarak tempuh yang akurat dikenakan jam khusus untuk merekam waktu, jarak, hingga lokasi (gps) yang nanti datanya dapat dikonversikan ke komputer. (him/indonesia.travel)

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda