Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Merajut Harmoni Budaya melalui Wayang 2012

Merajut Harmoni Budaya melalui Wayang 2012

Ditulis 29 Nov 2012 pukul 10:33 | Dilihat: 10951

Merajut Harmoni Budaya melalui Wayang 2012

Wayang Summit 2012 resmi dibuka pada Sabtu, (24/11) di kawasan Monumen Nasional (Monas) oleh Wakil Presiden ditandai penancapkan Gunungan Wayang. Meski sejak pagi acara sudah berlangsung, pembukaan resmi baru dilaksanakan sekira pukul 19.35 WIB. Sejumlah acara yang sudah berlangsung sejak pagi diantaranya workshop bertemakan “Merajut Kesamaan Kebudayaan Dunia melalui Wayang”. Workshop ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berakhir hingga siang pukul 14.00 WIB. Pembicara yang hadir dalam workshop tersebut adalah para tokoh, seniman dan pakar wayang dari Kanada, Kroasia, Perancis, India, Iran, China, dan Indonesia.

 

 

Selain itu, digelar pula sejumlah pagelaran wayang baik dari dalam maupun luar negeri sejak pukul 12.30 WIB hingga menjelang persiapan pembukaan yang telah dimulai sejak pukul 14.00 WIB. Wayang Beber Pacitan menjadi pagelaran yang pertama tampil, bertempat di panggung  4 sekira pukul 12.30 WIB, di kawasan Lapangan Silang Monas Selatan (IKADA). Menyusul kemudian adalah pagelaran wayang luar negeri, yaitu dari wayang USA. Parade Wayang juga menjadi salah satu agenda menjelang pembukaan resmi Wayang Summit 2012.

 

 

Sebelum resmi dibuka, undangan terlebih dahulu mendengarkan sambutan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang saat itu tak dapat hadir dan diwakilkan. Selepas sambutan, agenda selanjutnya adalah penyerahan dan pemberian penghargaan kepada (diantaranya) pamong budaya, pemerhati wayang dan wakil para dalang oleh wakil presiden didampingi Mendikbud. Barulah setelahnya wakil presiden meresmikan pembukaan Wayang Summit 2012 dengan menancapkan gunungan wayang.

 

Penampilan Tari Kusumoyudho, pagelaran wayang oleh dalang bocah, pagelaran Wayang Betawi, pagelaran Wayang Ajen adalah rangkaian agenda selanjutnya di hari pertama Wayang Summit 2012 tersebut. Esoknya, lomba mewarnai dan pagelaran wayang dari dalam dan luar negeri, juga penutupan menjadi agenda di hari penutupan ajang kebudayaan yang mengangkat wayang sebagai media utama untuk menjalin kerja sama budaya antar negara sekaligus sarana menumbuhkembangkan kecintaan terhadap wayang. Wayang adalah karya budaya Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur.

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda