Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Wonderful Adventure Indonesia: Asia Pacific Hash (WAI: ASPAC 2014)

Wonderful Adventure Indonesia: Asia Pacific Hash (WAI: ASPAC 2014)

Ditulis 25 Apr 2014 pukul 13:56 | Dilihat: 358

Wonderful Adventure Indonesia: Asia Pacific Hash (WAI: ASPAC 2014)

Indonesia terus menegaskan diri menjadi rumah untuk kegiatan minat khusus dalam dunia pariwisata. Salah satunya adalah menghadirkan sebuah event lintas alam internasional bertajuk Wonderful Adventure Indonesia: Asia Pacific Hash (WAI: ASPAC 2014). Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 8-13 Mei 2014 itu dan diperkirakan akan diikuti sekira 2.000 wisatawan penggemar olahraga petualangan lintas alam dari 18 negara.

 

Lokasi kegiatan WAI: ASPAC 2014 akan digelar di beberapa tempat yang merupakan tujuan wisata popular di Indonesia. Bali, Lombok, Labuan Bajo, dan Pulau Komodo akan menjadi arena bagi para peminat kegiatan lintas alam untuk menjajal sekaligus menikmati alam dan keramahan Indonesia. 18 negara yang mendaftarkan para hasher-nya untuk kegiatan Asia Pacific Hash (ASPAC) 2014, yakni: Australia, Austria, Brunei Darussalam, Tiongkok, Denmark, Belanda, Inggris, Jerman, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Taiwan, Amerika Serikat, dan Inggris.

 

Khusus di Bali, acara WAI: ASPAC 2014 digelar pada 8-11 Mei 2014. Akan ada hal unik dalam acara pembukaannya, yakni semua peserta akan menggunakan pakaian wanita berwarna merah (red dress). Selain itu, nantinya juga akan ada pengumpulan dana yang hasilnya disumbangkan ke pura, panti asuhan, ataupun banjar di Bali.

 

Selama di Bali para hasher akan mengunjungi dan menjelajahi kawasan Pantai Sanur (Kota Denpasar), Sangeh (Kabupaten Badung), Taman Makam Pahlawan Margarana (Kabupaten Tabanan), Tampaksiring (Kabupaten Gianyar), dan Goa Lawah (Kabupaten Klungkung). Rute yang ditempuh ada tiga variasi, yakni 5 kilometer, 7 kilometer, dan 12 kilometer.

 

Pencinta lintas alam dengan berjalan kaki atau sering disebut hasher memang sebuah kegiatan yang terus bertambah peminatnya dari berbagai negara. Mereka memiliki kegemaran berolahraga dengan menjelajah alam dan pedesaan untuk mencari pengalaman unik sembari berwisata. Hal yang menguntungkan untuk industri pariwisata Indonesia adalah kecenderungan mereka untuk tinggal lama di sebuah tujuan wisata. Sebagai contoh, para hasher yang mencapai 2.000 hasher dalam WAI: ASPAC 2014 akan lama tinggal di Bali hingga tiga minggu dengan rata-rata pengeluaran selama berwisata mencapai US$3.000 per wisatawan. Apabila dibandingkan wisatawan umum biasanya hanya menghabiskan USid="mce_marker".140. Para hasher itu nantinya akan mengunjungi tujuan wisata alam, peninggalan sejarah, menikmati kuliner tradisional, hingga menginap di rumah-rumah penduduk.

 

Indonesia dengan gelaran WAI: ASPAC 2014 ini berupaya mengulang kesuksesan pelaksanaan acara serupa, yaitu International Hash di Borobudur di Jawa Tengah pada 2012. Kegiatan ini sendiri didukung sepenuhnya oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dengan tentunya melibatkan pemerintah daerah terkait.

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikan Komentar Anda