Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Puri Ubud Gelar Pernikahan Kerajaan

Puri Ubud Gelar Pernikahan Kerajaan

Ditulis 19 Apr 2014 pukul 11:02 | Dilihat: 948

Puri Ubud Gelar Pernikahan Kerajaan

Puri Ubud melangsungkan dua acara pernikahan anggota kerajaan, yaitu antara Tjokorda Gde Agung Ichiro Sukawati (Puri Saren Agung Ubud) dan Cokorda Istri Julyana Dewi (Puri Anyar Ubud), kemudian satu pasangan lagi adalah Tjokorda Gde Dharma Putra Sukawati (Puri Saren Agung Ubud) dan Gusti Ayu Mahadewi (Puri Kedisan,Tegallalang). Tjokorda Gde Putra Sukawati, ayah dari Cok Gung Ichiro, sendiri merupakan penglingsir Puri Agung Ubud. Tjokorda Gde Putra Sukawati dan Tjokorda Gde Oka A.A. Sukawati adalah kakak-beradik; mereka adalah putra sulung dan putra kedua dari Tjokorda Gde Agung Sukawati.

 

Pernikahan yang kental dengan ritual adat tersebut dilangsungkan pada Jumat, 18 April 2014 (berdasarkan penanggalan Bali: Sukra Paing Gumbreg). Ketua Panitia Pelaksana Pernikahan, Drs Tjok Gede Raka MM mengutarakan bahwa untuk acara prosesi pesta adat sendiri terbuka bagi masyarakat dan wisatawan. Akan tetapi, pengujung ditentukan aturan dan etika selayaknya upacara sakral Hindu Bali lainnya.

 

“Meski terbilang bebas namun tetap ada aturan yang harus ditaati oleh masyarakat dan wisatawan selama proses tersebut berlangsung. Selama mereka tidak bikin onar dan mentaati tata susila, itu tidak masalah. Kami ingin wisatawan itu senang datang ke Ubud. Sebab dampaknya bisa dinikmati banyak orang," ujar Tjok Raka.

 

Menjelang pelaksanaan acara pernikahan, Puri Ubud sendiri dibantu secara gotong-royong oleh warga dari enam banjar, di antaranya Banjar Ubud Kelod, Ubud Tengah, Ubud Sambahan, Ubud Dalem, Taman Kelod, dan Banjar Sakti Bentuyung. Masing-masing banjar mendapat tugas di tempat berbeda. Sambahan membuat tetaring di Jaba Tengah, Bentuyung di Nataran Puri, Ubud Kelod di Semangen, Ubud Kaja di Gedong Dangin. Puri Agung Ubud juga mendatangkan undagi dari Banjar Silungan untuk memperbaiki atap puri yang terbuat dari jerami.

 

Warga dari enam banjar tersebut bekerja secara sukarela sebagai bentuk kewajiban adat (ngayah). Bagi warga apabila tidak hadir membantu maka itu berdosa. Ngayah dianggap warga enam banjar di Ubud sebagai bentuk balas jasa keluarga puri yang telah membantu merenovasi dan mempercantik pura warga.

 

Selain kegiatan persiapan, menjelang acara pernikahan digelar pula upacara meracu. Kegiatan tersebut untuk menyucikan segala jenis upakara yang sudah disiapkan satu minggu terakhir. Prosesi mecaru dipimpin Ida Peranda Gria Padangtegal dimana dalam ritualnya diisi tarian topeng pajegan yang diiringi gamelan angklung. Dari rangkaian tarian ini juga ada tari dedalem, tari topeng tua, bebondresan, tari peranda, dan topeng sidakarya. Tarian topeng Sidakarya merupakan tarian terpenting dimana penentu dari upakara. Sebelum tarian ini ditarikan maka upacara yadnya belum bisa dikatakan selesai. Selain topeng pajegan ada pula wayang wali yang merupakan prosesi adat wayang sakral.

 

Menjelang prosesi pernikahan, pada Selasa (16/4), keturunan Raja Puri Agung Ubud, Tjokorda Gede Agung Ichiro sukawati  memjemput calon istri, Tjok Istri Julyana Dewi. Dalam perjalanan dari puri ubud, Tjok Ichiro ditandu oleh warga Banjar Ubud Tengah. Barisan tandu anak tertua di Puri Agung Ubud itu berada di rentetan terakhir. Barisan terdepan adalah kuda yang ditunggangi oleh dua orang berpakaian patin.Mengikutinya adalah patih membawa asepan, kesenian gong suling, pasukan banderang, pasukan tombak, sekaa baleganjur, warga membawa sarana upakara, dan terakhir adalah tandu pengantin laki-laki.

 

Sesampainya di rumah pengantin perempuan di Puri Ayar Ubud, Tjok Ichiro tidak langsung di sambut sang istri namun disambut oleh keluarga perempuan. Sebelum bertemu sang istri, Tjok Ichiro harus melewati beberapa tahapan ritual, diantaranya menghaturkan banten pejati berisi buah dan jajan di depan kamar calon istri. Dalam prosesi ini Tjok Ichiro didampingi segenap keluarga Puri Agung Ubud sementara dari pihak perempuan didamping Penglingsir Puri Agung Mengwi, dan Jro Mangku se-Ubud.

 

Kedua mempelai pria, yaitu Gung Ichiro dan Cok De Piko kesehariannya bekerja mengelola sebuah restoran di Ubud. Selain itu, Cok Gung Ichiro juga menjadi Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) cabang Gianyar sejak 2012, sementara Cok De Piko menjabat sebagai Sekretaris PHRI cabang Gianyar sejak tahun 2012. Keduanya selain aktif dalam dunia pariwisata juga terlibat dalam berbagai upacara adat-keagamaan dan kegiatan sosial-kemasyarakatan di Ubud.

 

Tjokorda Gde Agung Ichiro Sukawati atau akrab dipanggil sebagai Cok Gung Ichiro lahir 9 Juni 1985 di Denpasar. Ia adalah putra sulung dari pasangan Tjokorda Gde Putra Sukawati dan (alm.) Tjokorda Istri Sri Tjandrawati. Sementara Cokorda Istri Julyana Dewi lahir pada 2 Juli 1991, putri sulung dari pasangan Cokorda Raka Darmawan dan Ida Farida. Keduanya sudah saling mengenal sejak kecil karena sama-sama berasal dari keluarga besar Puri Agung Ubud. Cok Gung Ichiro telah menamatkan pendidikannya dari sekolah perhotelan di Swiss dan Cokorda Istri Julyana Dewi saat ini tengah menyelesaikan pendidikan strata dua (S2) Akuntansi di Fakultas Ekonomi, Universitas Udayana.

 

Sedangkan Tjokorda Gde Dharma Putra Sukawati yang akrab dipanggil Cok De Piko lahir 10 Agustus 1986 di Denpasar, putra sulung pasangan Tjokorda Gde Oka A.A. Sukawati dan Tjokorda Istri Putri Hariyani R. Calonnya Gusti Ayu Mahadewi lahir pada 15 September 1986 adalah putri kedua pasangan I Gusti Ngurah Putra dan Gusti Ayu Raka. Keduanya sudah saling mengenal sejak remaja karena pernah bersekolah di sekolah yang sama yaitu di SMP Negeri 1 Ubud. Saat ini Cok De Piko baru menamatkan pendidikannya dari jurusan Manajemen Bisnis, Monash University di Melbourne, Australia pada 2010 dan Gusti Ayu Mahadewi sedang mengambil dokter spesialisasi THT (telinga-hidung-tenggorokan) di Bali.

 

Lihat tautan berikut untuk mengetahui rangkaian kegiatan Upacara Pawiwahan Masyarakat Hindu-Bali.

Photo Courtesy http://www.kabarnusa.com/ 

 

 

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda