Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Benteng Marlborough Jadi Lokasi Peringatan Hari Pers Nasional 2014

Benteng Marlborough Jadi Lokasi Peringatan Hari Pers Nasional 2014

Ditulis 8 Jan 2014 pukul 16:59 | Dilihat: 214

Benteng Marlborough Jadi Lokasi Peringatan Hari Pers Nasional 2014

Pada 9 Februari 2014 mendatang, kompleks Benteng Marlborough di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, akan menjadi tempat penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2014. Benteng peninggalan Inggris berusia 300 tahun itu akan menjadi saksi berkumpulnya awak Pers Indonesia yang rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

 

Dipilihnya Benteng Marlborough sebagai lokasi puncak peringatan HPN karena dinilai sesuai dengan motto HPN 2014, yaitu “Pers Sehat Rakyat Berdaulat”. Maksud dari motto tersebut adalah pers harus menjadi benteng kuat demi terciptanya masyarakat yang sejahtera dan demokratis.

 

Peringatan HPN tahun ini akan istimewa karena ini kali pertama dihadiri presiden dan diselenggarakan di luar gedung. Pemerintah daerah dan panitia setempat terus melakukan langkah-langkah persiapan dan penyiapan terkait dengan rencana tersebut.

 

Panitia juga menjadikan bunga rafflesia sebagai logo HPN 2013. Upaya ini sekaligus untuk mempromosikan bunga langka ini yang keberadaannya dapat ditemui di Bengkulu. Maskot HPN 2014 menampilkan bunga rafflesia dengan tangan kanannya memegang pena dari tangkai dan tangan kirinya mengacungkan jempol. Warna maskot ini adalah oranye kecoklatan menyesuaikan warna asli bunga Rafflesia. Di bagian bawah maskot dilekatkan tulisan “Pers Sehat Rakyat Berdaulat”, itu merupakan tagline dari HPN 2014.

 

Hari Pers Nasional dinilai para pengamat di Bengkulu sebagai momentum bagi kelangsungan pembangunan dan promosi pariwisata di Provinsi Bengkulu. Beberapa tahun terakhir, kegiatan Hari Pers Nasional diselenggarakan di provinsi berbeda seperti Jambi, Manado dan tempat lainnya dimana turut mempromosikan potensi daerah penyelenggara. Terlebih, tahun 2013 merupakan tahun politik dan tahun 2014 menjadi waktu pelaksanaan tahapan pemilu sehingga pemberitaan kegiatan akan lebih banyak.

 

Benteng Marlborough sendiri dibangun oleh East India Company (EIC) tahun 1713-1719 pada masa kepemimpinan Gubernur Joseph Callet. Inilah salah satu benteng terkuat milik Inggris di Asia saat itu bersama benteng St. George di Madras di India. Nama benteng merujuk kepada John Churchil yang bergelar Duke of Marlborough I sebagai penghormatan Kerajaan Inggris kepadanya.

 

Benteng Marlborough memiliki luas sekira 44.100 m² dengan panjang 240,5 m dan lebar 170,5 m. Keunikan bentuk bangunannya adalah mirip kura-kura, terdapat jembatan yang menghubungkan bagian kepala dan badan, sebuah jembatan di atas parit yang membentuk ekor dan jembatan yang menghubungkan jalan masuk dengan bagian luar. Selain itu, Fort Marlborough mirip seperti hunian di tengah kota daripada benteng atau pusat perdagangan. Awalnya benteng digunakan sebagai pertahanan namun kemudian beralih fungsi sebagai tempat perdagangan komoditi lada sekaligus pusat pengawasan jalur Selat Malaka.

 

 

 

 

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda