Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Indonesia Perkuat Kerjasama Pariwisata dengan China

Indonesia Perkuat Kerjasama Pariwisata dengan China

Ditulis 14 Nov 2013 pukul 17:25 | Dilihat: 645

Indonesia Perkuat Kerjasama Pariwisata dengan China

Kerja sama pariwisata antara Indonesia dan China dilakukan secara intens terkait beberapa bidangnya. Setelah sebelumnya Indonesia meluncurkan situs resmi pariwisata berbahasa Mandarin dengan alamat cn.indonesia.travel, berikutnya bidang lain pun ditindaklanjuti. Kerja sama pariwisata tersebut merupakan bagian dari nota kesepahaman bidang pariwisata yang telah disepakati kedua negara saat kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Indonesia

 

Hal lain yang dijajaki adalah upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang pariwisata. Dalam hal ini termasuk pemahaman warga masing-masing terkait budaya dan bahasa kedua negara. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam industri pariwisata ini juga merupakan bagian dari rencana aksi nota kesepahaman yang telah disepakati kedua negara. Upaya kerja sama peningkatan kapasitas sumber daya manusia bidang pariwisata antarkedua negara tersebut diharapkan ke depan mampu memberikan layanan terbaik bagi turis Indonesia maupun China.

 

Salah satu tindak lanjut hal tersebut, Kemenparekraf berikutnya akan memberikan pelatihan bahasa serta budaya China kepada siswa-siswa jurusan pariwisata Indonesia yang telah memiliki dasar bahasa Mandarin dengan belajar langsung di China. Salah satu sekolah pariwisata di China yang akan menjadi tempat belajar adalah sekolah pariwisata di Jinan, Provinsi Shandong.

 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dalam kunjungan kerja ke tiga kota di China, yakni Beijing, Jinan (Provinsi Shandong) dan Shanghai untuk memperkenalkan laman promosi Indonesia berbahasa Mandarin, cn.indonesia.travel, mengutarakan bahwa bahasa menjadi salah satu perhatian dalam peningkatan kualitas sumber daya pariwisata Indonesia-China.

 

"Ini bukan sekadar masalah bahasa, meski kendala bahasa menjadi pekerjaan rumah besar kita untuk menyambut turis-turis dari China. Lebih luas lagi adalah bagaimana sumber daya manusia kita di bidang pariwisata juga memahami budaya dan karakter para turis China tersebut sehingga bisa melayani dengan lebih baik".

 

Indonesia dan China menyepakati target saling kunjung turis kedua negara pada 2015 sebanyak dua juta orang. Kini jumlah kunjungan wisatawan China ke Indonesia ditargetkan 800 ribu orang pada 2013. Untuk itu, Indonesia sendiri menawarkan tiga destinasi wisata bagi wisatawan China dalam jangka pendek dan menengah, yaitu: Yogyakarta, Lombok dan Labuan Bajo-Komodo. Infrastruktur di tiga destinasi tersebut relatif sudah sangat siap termasuk Labuan Bajo yang baru menyelesaikan pembangunan perpanjangan landasan bandara.

 

Saat ini, memang wisatawan China lebih mengetahui Bali sebagai tujuan utama wisata di Indonesia. "Saat ini 52 persen turis China masih menyasar Bali, 32 persen Jakarta, dan sisanya baru ke destinasi lain," ujar Mari. Selain itu, berdasar penelitian, masih banyak turis China yang tidak mengenal Indonesia secara utuh termasuk destinasi wisatanya serta Indonesia secara keseluruhan.

 

Oleh karena itu, dengan peluncuran situs promosi Indonesia berbahasa Mandarin ini diharapkan mampu memberikan informasi lebih lengkap tentang Indonesia dan tentunya ribuan destinasi wisata menarik bagi turis China. Situs cn.indonesia.travel tengah dirancang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan China yang ingin berwisata ke Indonesia baik secara grup maupun berpergian secara individual. Selain memberikan informasi lengkap tentang Indonesia dan daerah tujuan wisatanya, situs cn.indonesia.travel juga mencantumkan sejumlah paket wisata yang dapat dipilih.

 

Sementara itu, Wakil Ketua China National Tourism Administration (CNTA), Zhang Xing Houng mengutarakan kegembiraannya terkait peluncuran situs cn.indonesia.travel. Keberadaanya diharapkan membuat masyarakat China mengenal lebih dalam tentang Indonesia termasuk banyaknya daerah tujuan wisata yang menarik.

 

“Kami sangat senang dengan langkah-langkah yang diambil Indonesia untuk saling meningkatkan saling kunjung jumlah turis China ke Indonesia dan sebaliknya sehingga hubungan kerja sama yang baik akan semakin sempurna," tambahnya.

 

Saat ini tercatat 83,18 juta warga China bepergian ke luar negeri dan sekitar 2,96 miliar warga China melakukan perjalanan di dalam negeri atau naik sekitar 12 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini menyiratkan secara nyata bahwa industri pariwisata China telah menjadi salah satu sumber penggerak roda ekonomi negara tersebut.

 

Temukan sumber informasi sejenis di laman berikut:

http://www.antaranews.com/berita/404675/indonesia-china-sepakat-tingkatkan-kualitas-sdm-pariwisata

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda