Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Festival Tabot Bengkulu: Berpadunya Sejarah, Tradisi, dan Kemeriahan Penuh Warna

Beranda » Jadwal Kegiatan » Festival Tabot Bengkulu: Berpadunya Sejarah, Tradisi, dan Kemeriahan Penuh Warna

Festival Tabot Bengkulu: Berpadunya Sejarah, Tradisi, dan Kemeriahan Penuh Warna

27 Nov 2011 -  6 Dec 2011

 6088

Festival ini dihelat  masyarakat Bengkulu untuk memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad yaitu Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib. Acaranya akan berlangsung pada 27 November - 6 Desember 2011 atau bertepatan pada 1-10 Muharam. Setiap tahun, acaranya dipusatkan di depan Balai Raya Semarak Bengkulu (rumah kediaman Gubernur Bengkulu), tepatnya di lapangan Polres Bengkulu.

Festival ini akan dimeriahkan pertunjukan seni, pasar, pameran kriya, serta aneka lomba seperti lomba delman hias, rebana, tari tabot, dan beragam acara seni lainnya. Selain itu tabot yang terbuat dari bambu akan dihiasi unik dengan kertas warna-warni. Apabila Anda datang sehari sebelumnya maka jangan lewatkan melihat tabot utama dan tabot kecil dipamerkan dengan lampu kerlap-kerlip menghiasi gelapnya malam.

Tabot sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu at taubat yang artinya miniatur keranda kematian yang bertingkat. Festival Tabot akan menggelar prosesi pengambilan tanah dari pantai untuk kemudian ditempatkan dalam replika keranda Imam Husein.  Berikutnya diiringi lantunan musik tradisional maka puluhan tabot tersebut akan diarak mengelilingi kampung-kampung di Bengkulu. Anda akan mendengar iringan tabot ditemani suara alat musik dol yang berbentuk tambur bulat terbuat dari akar bagian bawah pohon kelapa.

Perayaan ini layaknya parade kendaraan hias dimana prosesi akhir adalah pembuangan tabot di Karbela yaitu sekitar 3 km dari lokasi festival. Pengarakan 100 tabot ke tempat pembuangan ini merupakan acara puncak Festival Tabot.

Kebudayaan Tabot di Bengkulu dibawa dan diperkenalkan oleh pendakwah dari Punjab, India, tahun 1336 Masehi dan juga oleh pasukan Gurkha (tentara bayaran Inggris) tahun 1685. Festival tahunan kemudian menjadi tontonan menarik bagi masyarakat dan bahkan digemari wisatawan domestik dan mancanegara. Ratusan, bahkan ribuan orang tumpah-ruah di sepanjang jalan dan lapangan untuk menyaksikan berbagai tahapan prosesi menarik dalam acara tersebut.

 

Informasi lebih lanjut silakan hubungi alamat berikut:

 

Telp. 0736 21272

Website: www.wisatabengkulu.com

 

Foto Courtesy : nelayansawah.blogspot.com

Related Articles

 

Berikan Komentar Anda