Compang adalah altar batu yang biasanya ditemukan di halaman rumah tradisional masyarakat Manggarai. Compang adalah pusat atau inti dari upacara tradisional Penti yang merupakan upacara tradisional yang bertujuan untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas panen yang melimpah. Kerbau dan sapi diikat pada compang ini untuk kemudian dikorbankan.
Compang Ruteng terletak di pusat desa Pu'u Ruteng di Kecamatan Golo Dukal, Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Batu compang dan lahan di sekitarnya itu posisinya lebih tinggi dari rumah penduduk lokal. Sebuah pohon Beringin (Ficus Benjamina) yang secara lokal dikenal sebagai Ruteng, dahulu tumbuh di tengah compang tersebut. Akan tetapi, kini pohon itu sudah tidak ada lagi dan diganti dengan pohon dadap. Di sebelah timur, terdapat dua rumah tradisional yang menjulang tinggi dengan atap melengkung tajam.
Dari pusat kota Ruteng, Anda dapat menggunakan bemo atau taksi motor untuk pergi ke Compang Ruteng. Setelah itu, Anda bisa berjalan kaki. Luas batu Compang sekitar setengah lapangan sepak bola.