Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
0.00/5 (0 votes)
 

Dilihat:2706

Beranda » Pulau Mantehage : Panorama Memesona di Tengah Laut

Pulau Mantehage : Panorama Memesona di Tengah Laut

 

Tinjauan

Ketika Anda melihat Pulau Mantehage dari kapal motor, nampak sebuah pulau berwarna hijau dengan ukuran yang tidak begitu luas berada di tengah laut. Pulau ini nampak cantik beratapkan langit biru dengan bentangan awan putih yang kontras. Setibanya kaki Anda menyentuh pasir pantainya dan memandang panoramanya maka Anda akan menyaksikan sendiri keindahan yang begitu memesona. Pulau Mantehage merup

Ketika Anda melihat Pulau Mantehage dari kapal motor, nampak sebuah pulau berwarna hijau dengan ukuran yang tidak begitu luas berada di tengah laut. Pulau ini nampak cantik beratapkan langit biru dengan bentangan awan putih yang kontras. Setibanya kaki Anda menyentuh pasir pantainya dan memandang panoramanya maka Anda akan menyaksikan sendiri keindahan yang begitu memesona. Pulau Mantehage merupakan sebuah pulau indah yang kaya biota laut dan daratannya didominasi hutan mangrove dengan pantai indah berpasir putih.

 

Pulau Mantehage yang didominasi hutan bakau merupakan salah satu deretan pulau cantik yang membentuk Taman Laut Nasional Bunaken-Manado. Pulau Mantehage secara administratif masuk wilayah Kecamatan Wori, Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Di pulau ini hanya terdapat empat desa yaitu Desa Tangkasi, Desa Buhias, Desa Tinongko, dan Desa Bongo. Balai Pengelola Taman laut Nasional Bunaken-Manado menetapkan Pulau Mantehage sebagai salah satu tujuan wisata bahari.

 

Walaupun pulau ini berada di tengah laut, uniknya mayoritas penduduknya yang tersebar di empat desa tersebut bermata pencaharian sebagai petani bukan nelayan. Dimungkinan hal ini karena peraturan yang dibuat oleh Balai Pengelola Taman laut Nasional Bunaken-Manadon hanya memperbolehkan penduduk Pulau Mantehage menangkap ikan dengan batas tertentu.

 

Taman laut di Pulau Mantehage sangat indah dengan biota laut beraneka ragam, bentuk dan warna. Dari 390 spesies terumbu karang dan 91 jenis ikan yang berada di Taman Laut Nasional Bunaken-Manado diantaranya adalah ikan kuda gusimi lokal (Hippocampus), koi putih (Seriola rivoliana), lolosi ekor kuning (Lutjanus kasmira), goropa (Spilotocepsep hinephelus dan Hypselosoma Pseudanthias) dan nila gasi (Scolopsis bilineatus). Beberapa jenis ganggang juga dapat Anda temui di sini. Keberadaan berbagai jenis ikan di perairan Pulau Mantehage karena perairan pulau ini merupakan kawasan pusat ikan dan biota laut lainnya mencari makan.

 

Jarak pandang di dalam laut berkisar antara 20 meter sampai 35 meter dengan temperature udara 26 derajat celcius hingga 31 derajat celcius. Ombak di pulau ini tidak kuat dan terbilang tenang dengan arus sedang sehingga hal ini memugkinkan Anda dapat melihat taman laut seperti terumbu karang dan ikan warna-warni hanya dengan jarak 5 meter saja.

Tampilkan Lebih

Lihat dalam Peta

Akomodasi

Tidak ada hotel dan homestay di pulau ini namun bagi Anda yang ingin bermalam di sini dapat menginap di rumah penduduk setempat. Anda bisa menginap di Pulau Siladen karena selain Pulau Bunaken, pulau ini merupakan pulau dengan akomodasi memadai. Jarak Pulau Mantehage ke Pulau Siladen hanya satu jam. Berikut beberapa informasi resort dan homestay di Pulau Siladen. 

Siladen Resort and Spa

Pul

Tidak ada hotel dan homestay di pulau ini namun bagi Anda yang ingin bermalam di sini dapat menginap di rumah penduduk setempat. Anda bisa menginap di Pulau Siladen karena selain Pulau Bunaken, pulau ini merupakan pulau dengan akomodasi memadai. Jarak Pulau Mantehage ke Pulau Siladen hanya satu jam. Berikut beberapa informasi resort dan homestay di Pulau Siladen. 

Siladen Resort and Spa

Pulau Siladen 95011, Taman Nasional Bunaken Marine Park, Manado, Sulawesi Utara Tel. +62 8114300641

E-mail : info@siladen.com

website : www.siladen.com

Tante Martha Homestay merupakan homestay yang paling terkenal dengan 4 bungalow nyaman dan dekat dengan nuansa alam.

Bbagi Anda yang ingin bermalam di Kota Manado, berikut beberapa referensi hotel yang dapat dipilih.

Ahlan Hotel

Jl. Jendral Sudirman 103
Telepon : 0431 863454

 

Angkasa Raya Indah Hotel

Jl. Kol Sugiono 12-A Komo Luar Wenang
Telepon : 0431 862039

 

Arison Hotel

Jl. Dr Sam Ratulangi 2 Tanjungbatu Sario
Telepon : 0431 864739

 

Aston Manado City Hotel

Jl. Jendral Sudirman 128
Telepon : 0431 862645,0431 862663,0431 863016

 

Bersehati Hotel

Kel Lawangirung Lingk I 1 Lawangirung Wenang
Telepon : 0431 878655

 

Biteya City Hotel

Jl. WR Supratman 11 Lawangirung Wenang
Telepon : 0431 866598

Tampilkan Lebih

Transportasi

Garuda Indonesia, Lion Air, Batavia Air, serta beberapa maskapai penerbangan domestik lainnya terbang setiap harinya dari Jakarta dan Makassar ke Manado, serta dari Surabaya dan Bali. Perjalanan untuk sampai di Pulau Mantehage memakan waktu sekira satu jam dengan menggunakan Kapal Cepat Atau Speed Boat Dari Manado. 

Garuda Indonesia, Lion Air, Batavia Air, serta beberapa maskapai penerbangan domestik lainnya terbang setiap harinya dari Jakarta dan Makassar ke Manado, serta dari Surabaya dan Bali. Perjalanan untuk sampai di Pulau Mantehage memakan waktu sekira satu jam dengan menggunakan Kapal Cepat Atau Speed Boat Dari Manado. 

Kuliner

Biasanya warung-warung makan di Pulau Mantehage menyediakan Bubur Manado. Bubur Manado merupakan makanan khas Manado dengan campuran labu kuning, singkong rebus, irisan jagung, sayuran bayam, daun suraung, dan bumbu penyedap lainnya. Bubur ini biasanya dihidangkan bersama nikei, yaitu sejenis peyek yang terbuat dari gerusan ikan teri kecil-kecil dan sambal cakalang.

 

Tidak hanya itu saja,

Biasanya warung-warung makan di Pulau Mantehage menyediakan Bubur Manado. Bubur Manado merupakan makanan khas Manado dengan campuran labu kuning, singkong rebus, irisan jagung, sayuran bayam, daun suraung, dan bumbu penyedap lainnya. Bubur ini biasanya dihidangkan bersama nikei, yaitu sejenis peyek yang terbuat dari gerusan ikan teri kecil-kecil dan sambal cakalang.

 

Tidak hanya itu saja, di Pulau Mantehage Anda juga bisa mencicipi paniki. Makanan ini terbuat dari kelelawar (yang dalam bahasa Manado disebut Paniki), kemudian dicampur bumbu dari bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe hijau, garam, dan gula pasir. Jika Anda penasaran silakan mencobanya. 

Tampilkan Lebih

Kegiatan

Menyelam di Pulau Mantehage merupakan aktivitas yang paling menarik. Menyaksikan pemandangan dunia bawah laut menjadi sensasi dan pengalaman yang tidak akan terlupakan. Ada beberapa titik penyelaman di perairan Pulau Mantehage mulai dari penyelaman di lokasi landai yang kaya terumbu karang dan beberapa jenis ikan dengan warna-warni menarik berenang kesana kemari.

 

Apabila Anda menyelam di

Menyelam di Pulau Mantehage merupakan aktivitas yang paling menarik. Menyaksikan pemandangan dunia bawah laut menjadi sensasi dan pengalaman yang tidak akan terlupakan. Ada beberapa titik penyelaman di perairan Pulau Mantehage mulai dari penyelaman di lokasi landai yang kaya terumbu karang dan beberapa jenis ikan dengan warna-warni menarik berenang kesana kemari.

 

Apabila Anda menyelam di kedalaman lebih dari 18 meter maka Anda dapat merasakan pengalaman menyelam yang berbeda. Berbagai biota laut langka dengan bentuk aneh dan unik akan Anda temui di sini, seperti ikan kakap, kerapu, barakuda, napoleon, angel fish, blow fish, blue ribbon eels, lobster, serta hiu di habitat aslinya.

 

Siapkan kamera water case untuk mengabadikan pemadangan dan momen-momen indah yang Anda saksikan perairan Pulau Mantehage. Menyelam di Perairan pulau ini mungkin bisa menjadi pelampiasan rasa ingin tahu Anda mengenai kehidupan bawah laut yang menakjubkan.

 

Kegiatan di air lainya yang bisa Anda lakukan adalah snorkeling. Kegiatan ini cocok bagi Anda yang bukan penyelam profesional atau belum mempunyai pengalaman menyelam sama sekali. Berenang juga bisa menjadi alternatif lain, karena ombak dan arus di pulau ini tidaklah besar.

 

Hamparan pasir putih yang terlihat seperti permadani berwarna putih akan memberikan sensai tersendiri ketika Anda berjalan di atasnya. Setelah letih menyelam dan snorkeling, Anda bisa menggelar kain pantai atau langsung merebahkan tubuh di atas pasir untuk melepaskan rasa letih sambil menyaksikan birunya langit yang menaungi Pulau Mantehage. 

Tampilkan Lebih

Aktivitas Terkait

Diving & Snorkeling

Diving & Snorkeling Rumah bagi seperempat kehidupan laut dunia, Kepulauan Indonesia termahsyur akan diving kelas dunia dan keindahan bawah laut yang memukau. Selami dan...

selengkapnya