Ada beragam objek wisata yang dapat Anda sambangi di kota ini. Di Taman Pedestrian di bawah Jembatan Tenggarong (Jembatan Kutai Kartanegara), Anda dapat duduk bersantai di tamannya. Suasananya sangat nyaman dengan pemandangan sungai , kapal, dan Pulau Kumala. Pada hari-hari tertentu taman ini sering digunakan untuk kegiatan panggung hiburan rakyat dan parade band. Di sisi kanan jembatan ber
!DOCTYPE>
Ada beragam objek wisata yang dapat Anda sambangi di kota ini. Di Taman Pedestrian di bawah Jembatan Tenggarong (Jembatan Kutai Kartanegara), Anda dapat duduk bersantai di tamannya. Suasananya sangat nyaman dengan pemandangan sungai , kapal, dan Pulau Kumala. Pada hari-hari tertentu taman ini sering digunakan untuk kegiatan panggung hiburan rakyat dan parade band. Di sisi kanan jembatan berdiri kokoh Jam Bentong yang dikelilingi hamparan rumput dan taman yang indah. Ruangan di bawah Jam Bentong ini difungsikan sebagai Taman Bacaan Masyarakat.
Anda juga jangan sampai telewat mengunjungi wisata sejarah ke Museum Mulawarman. Tempat tersebut menyimpan berbagai benda purbakala dan bersejarah peninggalan kerajaan Islam Kutai. Museum Mulawarman dulunya merupakan Keraton Kutai Kartanegara. Museum ini terletak di Jalan Diponegoro dan dibuka setiap hari (kecuali Senin) mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA
Apabila museum belumlah cukup membasahi dahaga ingin tahu Anda tentang peradaban Kutai maka kunjungilah Desa Brubus. Lokasinya sekitar 48 mil dari kota Tenggarong. Desa ini berada di sekitar daerah Muara Kaman dimana dulunya merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Kutai. Di desa ini Anda dapat melihat berbagai peninggalan kerajaan Hindu tertua di Indonesia seperti batu kepala babi, kubu-kubu kuno, dan lesong batu,
Pulau Kumala Tenggarong berada di tengah-tengah sungai Mahakam, luasnya sekitar 81,7 hektare. Di pulau ini terdapat Taman Rekreasi Pulau Kumala (TRPK) dengan penataan yang apik dan sanggup membuat Anda terkagum-kagum. Di sini tersedia lebih dari sepuluh wahana permainan yang bisa Anda jajal, termasuk sebuah resor dengan harga yang layak. Untuk menuju Pulau Kumalapun Anda bisa menggunakan kapal motor yang hanya memerlukan waktu sekitar dua menit dari dermaga kota Tenggarong. Pilihan lain Anda dapat menggunakan kereta gantung atau Skyline dengan harga tiket Rp60.000,00. Harga tersebut sepadan dengan pemandangan indah Sungai Mahakam dan Kota Tenggarong.
Tiket masuk Taman Rekreasi Pulau Kumala adalah Rp2.000,00 untuk sekali masuk, sementara untuk menikmati wahana yang tersedia tarifnya bervariasi Rp1.500,00 hingga Rp10.000. Anda dapat mencoba sekitar sepuluh wahana permainan yang bisa Anda nikmati, seperti halnya Dunia Fantasi di Jakarta, Taman Rekreasi Pulau Kumala pun menyediakan permainan-permainan yang tidak jauh berbeda seperti gocart, jet clotser, bombom car, sky tower, kereta gantung, dan komedi putar. Ada pula arena pemancingan dan kereta mini yang akan membawa anda berkeliling untuk menikmati keindahan pulau ini.
Pilihan lain Anda dapat pula mengajak keluarga untuk datang ke Planetarium Jagat Raya, yaitu wisata pendidikan ini menyajikan ilmu perbintangan. Ada juga Museum Kayu Tuah Himba dimana koleksi adalah beragam kayu. Di sini Anda dapat juga melihat buaya terbesar sepanjang 3 meter. Bagaimana, penasaran?
Desa Pondok Labu adalah pilihan yang tepat apabila Anda ingin menyimak kehidupan suku Dayak. Di desa ini Anda dapat dapat menjumpai lamin (rumah adat) suku Dayak Benuaq yang dinding-dindingnya terbuat dari kulit kayu. Lokasinya 25 km dari Tenggarong dengan mengambil Jalan Tenggarong-Kota Bangu, kemudian berbeloklah ke kanan menuju arah jalan yang dibuat perusahaan batu bara PT Multi Harapan Utama. Angkutan umum menuju Pondok Labu beroperasi setiap hari dari terminal angkutan desa Pasar Tangga Arung.
Danau Murung yang terletak di Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, sekitar 65 mil dari Tenggarong menyajikan keindahan pemandangan matahari terbit dan tenggelam. Danau Semayang di di Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, sekitar 65 mil dari Tenggarong, dapat juga menjadi pilihan menikmati keindahan alam danau dan kegiatan nelayan sedang menangkap ikan. Di danau ini ada ikan pesut (Orcela fluminalis), yaitu lumba-lumba air tawar.