Museum Geologi berada di Jalan Diponegoro, Bandung, lokasinya tidak jauh dari Gedung Sate yang ternama. Museum ini menyimpan dan mengelola materi geologi yang berlimpah seperti fosil, batuan, dan mineral. Benda-benda koleksi tersebut dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850.
Di sini Anda dapat mengetahui pembentukan kepulauan Indonesia, Mengapa di Nusantara ini sering terjadi gempa..
Museum Geologi dikelola oleh Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral. Letaknya mudah diakses beragam transportasi umum. Kapasitas pengunjung mencapai 200 orang dengan area parkir cukup luas.
Pastikan Anda mendapatkan semua informasi dan hiburan edukasi di gedung yang merupakan peninggalan nasional dan dilindungi pemerintah ini. Museum Geologi didirikan 16 Mei 1928 dan diresmikan tahun 1929 oleh pemerintah Hindia Belanda. Berikutnya museum ini direnovasi melalui dana bantuan JICA (Japan International Cooperation Agency).
Pada awalnya museum ini berfungsi sebagai laboratorium dan tempat penyimpanan hasil penelitian geologi dan pertambangan dari berbagai wilayah Indonesia. Berikutnya berkembang menjadi sarana penelitian, sarana pendidikan, penyedia berbagai informasi tentang ilmu kebumian, sekaligus juga menjadi objek pariwisata yang menyenangkan.
Museum Geologi kini mengalami pergeseran fungsi sesuai perkembangan zaman dimana menjadi tempat pendidikan luar sekolah untuk mempelajari bumi dan usaha pelestariannya. Disini juga menjadi tempat melakukan kajian awal sebelum penelitian lapangan. Jadi, Museum Geologi berperan sebagai pusat informasi ilmu kebumian sekaligus menggambarkan geologi bumi di Indonesia dalam bentuk kumpulan peraga.
Temukan berbagai informasi kegeologian termasuk fosil tengkorak manusia pertama di dunia, fosil-fosil kerangka binatang prasejarah, hingga batu bintang luar angkasa seberat 156 kg yang jatuh di Jatipelangon, Madiun tahun 1884.
Di Museum Geologi ada 3 ruang peragaan yang dapat Anda jelajahi, yaitu berikut ini.
1. Ruang Geologi Indonesia
Berada di sayap barat lantai 1. Di sini Anda dapat melihat proses terjadinya bumi juga perkembangan pembentukan kepulauan Indonesia terkait teori tektonik lempeng.
2. Ruang Sejarah Kehidupan
Berada di sayap timur lantai 1. Di sini digambarkan perkembangan kehidupan dari waktu ke waktu dimulai dari terbentuknnya bumi sekitar 4,6 milyar tahun yang lalu.
3. Ruang Geologi untuk Kehidupan Manusia
Berada di sayap timur lantai 2. Di sini menggambarkan cara penambangan dan pengolahan mineral serta minyak dan gas bumi juga pendayagunaan sumber dan cadangan air bawah tanah yang amat besar manfaatnya bagi manusia.
Selain 3 ruang peragaan, di museum ini ada juga 2 ruang yang menarik untuk Anda lihat-lihat yaitu Ruang Dokumentasi dan Ruang Auditorium. Di Ruang Dokumentasi Anda dapat melihat dokumentasi koleksi geologi meliputi batuan, mineral dan fosil, termasuk dokumen lainnya yang sangat berharga bagi sejarah dan perkembangan ilmu geologi di masa yang akan datang. Sementara di Ruang Auditorium Anda dapat menonton film 3D bertema geologi. Akan tetapi, ada syaratnya yaitu pengunjungnya minimal 50 orang.
Museum Geologi buka dari Senin-Kamis pukul 09.00-15.00 WIB, sedangkan Sabtu dan Minggu pukul 09.00-13.00 WIB. Khusus hari Jumat dan hari libur nasional tutup untuk kepentingan merawat benda koleksinya.
Tarif masuknya Rp2.000,00 untuk umum dan Rp1.500,00 untuk pelajar. Bila datang dengan rombongan, pelajar hanya dikenai Rp1.000,00