Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
5.00/5 (1 votes)
 

Dilihat:16739

Beranda » Jalan Jaksa: Pusat Penginapan Murah di Jakarta

Jalan Jaksa: Pusat Penginapan Murah di Jakarta

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. jalanjaksa1

  2. jalanjaksa2

  3. jalanjaksa3

  4. jalanjaksa4

  5. jalanjaksa5

  6. jalanjaksa6

  7. jalanjaksa7

  8. jalanjaksa8

  9. jalanjaksa9

  10. jalanjaksa10

  11. jalanjaksa12

  12. jalanjaksa13

  13. Jalanjaksa14

  14. Jalanjaksa15

 

Tinjauan

Jika Yogyakarta memiliki Jalan Sosrowijayan sebagai tempat favorit wisatawan asing untuk menginap, maka Jakarta memiliki Jalan Jaksa. Jalan ini sudah terkenal dimata para pelancong dunia, biasanya para wisatawan mancanegara yang memiliki anggaran ketat atau yang lebih dikenal dengan backpacker akan datang ke Jalan Jaksa untuk menginap. Hal ini bukan tanpa sebab, pasalnya di Jalan Jaksa terdapat ba

Jika Yogyakarta memiliki Jalan Sosrowijayan sebagai tempat favorit wisatawan asing untuk menginap, maka Jakarta memiliki Jalan Jaksa. Jalan ini sudah terkenal dimata para pelancong dunia, biasanya para wisatawan mancanegara yang memiliki anggaran ketat atau yang lebih dikenal dengan backpacker akan datang ke Jalan Jaksa untuk menginap. Hal ini bukan tanpa sebab, pasalnya di Jalan Jaksa terdapat banyak penginapan nyaman dan murah. Bukan hanya penginapannya saja yang murah tapi hampir semua yang ada di sekitar jalan ini terbilang murah.
Jalan Jaksa yang memiliki panjang sekitar 400 meter dan lebar 8 meter ini terletak di Jakarta Pusat, sekitar 1 km selatan Museum nasional (Monas) dan sebelah barat stasiun kereta api Gondangdia.

Nama Jalan Jaksa sendiri berasal dari zaman pendudukan Belanda di Indonesia. Pada saat itu seorang mahasiswa hukum di Rechts Hogeschool Batavia tinggal di jalan ini sambil menempuh studinya, maka lambat laun jalan ini dikenal dengan nama Jalan Jaksa.

Akhir 1960-an Jalan Jaksa mulai dikenal oleh backpacker dunia. Pada tahun 1968, Natanael Lawalata Sekjen Asosiasi Hostel Pemuda Indonesia, menjadikan rumahnya sebagai hotel yang memiliki nama Wisma Delima. Hotel ini bukan hanya hotel pertama di Jalan Jaksa, tetapi juga satu-satunya hotel di Jakarta yang terdaftar dalam International Youth Hotels Federation.

Jalanan ini kemudian dikembangkan sebagai pusat penginapan dan losmen dan telah dibahas oleh banyak buku panduan perjalanan populer termasuk Lonely Planet. Jalan Jaksa telah menjadi titik transit untuk menjelajahi seluruh kepulauan di Indonesia dan secara resmi ditetapkan sebagai kawasan pariwisata oleh dewan kota Jakarta.

Tampilkan Lebih

Lihat dalam Peta

Akomodasi

Untuk menemukan penginapan di sini sangatlah mudah karena pada awalnya dan sampai saat ini, Jalan Jaksa merupakan pusat penginapan murah. Penginapan dibawah ini mungkin bisa menjadi referensi Anda untuk menginap.

Borneo Hotel
Jl. Kebon Sirih Barat No. 35.
Tlp. (021-3140095)

Bloemsteen Homestay
Jl. Jaksa Gang 1
Tlp. (021-325389)

Kresna Homestay
Jl. Jaksa Gang 1
Tlp. (021-325403)

Le Margot
Jl. Jaksa
Tl







Untuk menemukan penginapan di sini sangatlah mudah karena pada awalnya dan sampai saat ini, Jalan Jaksa merupakan pusat penginapan murah. Penginapan dibawah ini mungkin bisa menjadi referensi Anda untuk menginap.

Borneo Hotel
Jl. Kebon Sirih Barat No. 35.
Tlp. (021-3140095)

Bloemsteen Homestay
Jl. Jaksa Gang 1
Tlp. (021-325389)

Kresna Homestay
Jl. Jaksa Gang 1
Tlp. (021-325403)

Le Margot
Jl. Jaksa
Tlp: (021-3913830)

Hotel Karya Bahana
Jl.  Jaksa No. 32
Tlp. (021-3140484/3150519)

Tampilkan Lebih

Transportasi

Jalan Jaksa sangat  strategis untuk dijangkau karena terletak di tengah kota Jakarta. Bila menggunakan bus Transjakarta Blok M-Kota, maka bisa berhenti di halte Thamrin kemudian dilanjutkan dengan naik bajaj atau ojek ke lokasi. Atau bisa juga dengan berjalan kaki karena jaraknya hanya sekitar 800 meter.

Bagi turis yang tiba dari Bandara Soekarno-Hatta, dapat menggunakan bus Damri tujuan sta

Jalan Jaksa sangat  strategis untuk dijangkau karena terletak di tengah kota Jakarta. Bila menggunakan bus Transjakarta Blok M-Kota, maka bisa berhenti di halte Thamrin kemudian dilanjutkan dengan naik bajaj atau ojek ke lokasi. Atau bisa juga dengan berjalan kaki karena jaraknya hanya sekitar 800 meter.

Bagi turis yang tiba dari Bandara Soekarno-Hatta, dapat menggunakan bus Damri tujuan stasiun Gambir lalu dilanjutkan dengan menggunakan Bajaj. Jika ingin berjalan jaraknya sekitar 1 kilometer saja.

Tampilkan Lebih

Kegiatan

Jika malam semankin larut Jalan Jaksa semakin berdenyut, biasanya para turis-turis asing dan masyarakat lokal duduk santai di kafe-kafe yang berjajar manis di sepanjang jalan sambil menikmati santapan mereka.

Festival Jalan Jaksa digelar setiap bulan Juli atau bertepatan dengan musim panas. Festival ini mulai digelar sejak tahun 1994. Festival ini biasanya menampilkan  kuliner unik khas Beta

Jika malam semankin larut Jalan Jaksa semakin berdenyut, biasanya para turis-turis asing dan masyarakat lokal duduk santai di kafe-kafe yang berjajar manis di sepanjang jalan sambil menikmati santapan mereka.

Festival Jalan Jaksa digelar setiap bulan Juli atau bertepatan dengan musim panas. Festival ini mulai digelar sejak tahun 1994. Festival ini biasanya menampilkan  kuliner unik khas Betawi, bazar, kesenian Betawi, musik dan tarian tradisional Indonesia.

Tampilkan Lebih

Aktivitas Terkait

Kuliner

Kuliner Seribu satu menu, sejuta rasa, itulah kekayaan kuliner yang dimiliki Indonesia. Lidah Andapun diajak “traveling” mencicipi berbagai...

selengkapnya

Destinasi Terkait