Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
5.00/5 (1 votes)
 

Dilihat:198822

Beranda » Ambon Manise » Bambu Gila: Tarian Mistis Dari Maluku

Bambu Gila: Tarian Mistis Dari Maluku

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. White Sand Beach at Ambon

    Beautiful beach in Ambon.
  2. Old Mosque In Ambon

    The antique and classic old mosque in Ambon.
  3. Old Church in Ambon

    Old Church in Ambon. Since colonialism era, and still remain.
  4. Hukurila Cave

    Hukurila Cave in underwater in Ambon.
  5. Beauty Underwater in Ambon's Sea

    Near side of Hukurila Cave in Ambon's underwater.
  6. Beach of Ambon with traditional boat

    Traditional boat for fishing and sailing in Ambon.
  7. Heritage of World War II

    Japanese bunkers, heritage of WWII in Ambon.
  8. Mimic Octopus in Underwater

    Rare creature of the Sea. Only in Ambon.
  9. Martha Thiahahu Statue in Ambon

    The well-known war hero from Ambon. The statue of Martha Thiahahu.
  10. View of Pulau Tengah, Ambon

    View of beautiful beach in Pulau Tengah, Ambon.
  11. Diving in Pulau Tiga

    Diving in Pulau Tiga, Ambon.
  12. Beauty Underwater in Ambon's Sea

    Beauty of underwater in Ambon.
  13. Pantai Pintu Kota (Bethesda Beach).

  14. Permainan Bambu Gila

  15. Permainan Bambu Gila

  16. Sunset Di Monumen Christina Martha Tiahahu

  17. Teluk Ambon

 

Tinjauan

Mantra, kemenyan, dan tujuh pria kuat bertarung melawan sebatang bambu dengan panjang sekitar 2,5 meter dan berdiameter 8 cm merupakan pemandangan menarik yang bisa Anda nikmati ketika menyaksikan 'bambu gila' di Maluku. Setelah menyaksikan pertunjukan ini, Anda akan merasakan pengalaman supranatural yang mungkin jarang atau belum pernah Anda rasakan sebelumnya. Tarian ini juga dikenal dengan nama Buluh Gila atau Bara Suwen. Pertunjukan ini bisa ditemui di dua desa yaitu Desa Liang, kecamatan Salahatu, dan Desa Mamala, kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Di Provinsi Maluku Utara, atraksi yang bernuansa mistis ini dapat dijumpai di beberapa daerah di kota Ternate dan sekitarnya.

Untuk memulai pertunjukan ini sang pawang membakar kemenyan di dalam tempurung kelapa sambil membaca mantra dalam ‘bahasa tanah’ yang merupakan salah satu bahasa tradisional Maluku. Kemudian asap kemenyan dihembuskan pada batang bambu yang akan digunakan. Jika menggunakan jahe maka itu dikunyah oleh pawang sambil membacakan mantra lalu disemburkan ke bambu. Fungsi kemenyan atau jahe ini untuk memanggil roh para leluhur sehingga memberikan kekuatan mistis kepada bambu tersebut. Roh-roh inilah yang membuat batang bambu seakan-akan menggila atau terguncang-guncang dan semakin lama semakin kencang serta sulit untuk dikendalikan.

Biasanya, dalam berbagai atraksi yang melibatkan hawa mistis, manusialah yang dirasuki oleh roh mistis tetapi dalam tarian ini roh mistis yang dipanggil dialihkan ke dalam bambu. Ketika pawang membacakan mantra berulang-ulang, si pawang lantas berteriak “gila, gila, gila!” Atraksi bambu gila pun dimulai. Alunan musik mulai dimainkan ketika tujuh pria yang memegang bambu mulai merasakan guncangan bambu gila. Bambu terlihat bergerak sendiri ketika pawang menghembuskan asap dan menyemburkan jahe ke batang bambu. Para pria yang memeluk bambu mulai mengeluarkan tenaga mereka untuk mengendalikan kekuatan guncangan bambu. Ketika irama musik mulai dipercepat, bambu bertambah berat dan menari dengan kekuatan yang ada di dalamnya. Atraksi bambu gila berakhir dengan jatuh pingsannya para pemain di arena pertunjukan. Hal yang unik dari pertunjukan ini, kekuatan mistis bambu gila tidak akan hilang begitu saja sebelum diberi makan api melalui kertas yang dibakar.

Bambu yang digunakan merupakan bambu lokal. Namun, proses memilih dan memotong bambu tidak sembarangan, karena dibutuhkan perlakuan khusus. Pawang terlebih dahulu meminta izin dari roh yang menghuni hutan bambu tersebut. Bambu kemudian dipotong dengan melakukan adat tradisional. Bambu dibersihkan dan dicuci dengan minyak kelapa kemudian dihiasi dengan kain pada setiap ujungnya. Dahulu, bambu langsung diambil dari Gunung Gamalama, gunung api di Ternate, Maluku Utara. Saat ini, tarian bambu gila dipelajari dan dimainkan di luar pulau Maluku.

Tradisi tari bambu gila diyakini sudah lama dimulai sebelum masa Islam dan Kristen masuk ke kepulauan ini. Saat ini tari berbau mistis ini hanya dipentaskan di beberapa desa kecil. Melihat tarian ini merupakan pengalaman spiritual yang unik. Lantunan mantra dari pawang dan tabuhan tifa menciptakan pertunjukan yang tidak bisa Anda temukan ditempat lain di dunia. Apalagi jika Anda ikut menari dengan bambu gila, membuat pengalaman ini sulit untuk Anda lupakan.

Lihat dalam Peta

Bambu Gila: Tarian Mistis Dari Maluku

Destinasi Terkait

Cari

Aktivitas Terkait

Berjalan-jalan

Berjalan-jalan Berjalan-jalan selama setengah hari atau sehari penuh di hari libur atau diantara acara konferensi selalu menjadi pengantar yang indah dalam tujuan...

selengkapnya