Kebanyakan pengunjung yang datang ke Manado langsung ke Bunaken untuk menyelam di dalam perairan murni. Perjalanan ke Pulau Bunaken akan memakan waktu sekitar 40 menit dengan perahu. Mereka yang tidak menyelam tetap dapat menikmati kehidupan bawah laut yang berwarna-warni dari kapal selam. Ada fasilitas penginapan di pulau ini bagi mereka yang ingin bermalam.
Berjalan di sekitar kota Manado, Anda
!DOCTYPE>
Kebanyakan pengunjung yang datang ke Manado langsung ke Bunaken untuk menyelam di dalam perairan murni. Perjalanan ke Pulau Bunaken akan memakan waktu sekitar 40 menit dengan perahu. Mereka yang tidak menyelam tetap dapat menikmati kehidupan bawah laut yang berwarna-warni dari kapal selam. Ada fasilitas penginapan di pulau ini bagi mereka yang ingin bermalam.
Berjalan di sekitar kota Manado, Anda akan menemukan gereja-gereja hampir di setiap sudut kota. Daerah ini didominasi oleh kaum Kristiani. Selama masa penjajahan Belanda, daerah Minahasa adalah salah satu yang terbaik pendidikannya di Hindia Timur. Gereja Protestan pertama yang dibangun oleh Belanda adalah Gereja Centrum, dulu dikenal sebagai Oude Kerk, atau Gereja Lama. Di depan gereja terdapat monumen Perang Dunia II.
Patung Yesus terbesar di Asia terletak di kawasan perumahan Citraland dan dapat dilihat dari sebagian besar Manado. Monumen ini memiliki tinggi 50 m dari permukaan tanah, dimana patungnya sendiri memiliki tinggi 30 meter dan 20 meter adalah tinggi penopangnya. Patung Yesus yang mengulurkan tangannya bermakna untuk memberkati kota. Patung Yesus ini terbesar kedua di dunia setelah yang di Rio de Janeiro di Brasil.
Manado merupakan sebuah wadah percampuran dari berbagai kelompok etnis dan agama. Berkeliling kampung Cina dan mengagumi kuil Ban Hin Kiong yang dibangun 335 tahun yang lalu selama dinasti Qing merupakan pengalaman yang menarik. Setiap bulan Februari upacara Toa Peh Kong yang berwarna warni diadakan di sini begitu juga dengan perayaan Tahun Baru Cina.
Selanjutnya di pedesaan, Anda akan menemukan deretan rumah-rumah panggung tradisional Minahasa yang terbuat dari kayu. Untuk memasuki rumah terdapat tangga pendek pada kedua sisi rumah. Pagar bunga rapi mengelilingi rumah-rumah, memberikan suasana lingkungan khas Eropa. Saat ini, rumah-rumah kayu dapat dipesan di desa Woloan, tidak jauh dari kota Manado. Rumah-rumah ini bisa dibongkar dan dikirim ke setiap lokasi di dunia.
Manado baru-baru ini mengalami perkembangan pesat dalam rangka menyambut World Ocean Conference pada bulan Mei, diikuti oleh Sail Bunaken pada bulan Agustus 2009. Hotel bintang lima, sebuah aula konvensi baru dengan lapangan golf 18 hole, dan mal-mal besar telah dibangun di kota untuk menjadi tuan rumah lebih dari 7.000 delegasi yang mencakup sejumlah kepala negara. Jalan dari bandara ke kota telah cukup lebar.
Saat ini Manado adalah sebuah kota yang berkembang pesat dengan sejumlah mal besar baru, seperti Mega Mall, Manado Town Square dan Boulevard, sepanjang jalan Piere Tendean.
Di dataran tinggi, di desa Sawangan Anda bisa melihat sarkofagus (peti batu) warisan megalitik, di mana terdapat 144 kuburan batu kuno yang berasal dari abad ke 16. Kemudian Anda bisa mengunjungi Tomohon, kota bunga di mana Tomohon Flower Festival diadakan setiap tahunnya. Tomohon adalah sebuah resor pegunungan yang sejuk. Tempat menarik terdekat adalah Bukit Kasih, Bukit Cinta, tempat ibadah dan meditasi bagi umat Katolik dan Kristen lainya. Ada juga sebuah masjid dan sebuah kuil Hindu di Tomohon, luangkan waktu untuk mengunjungi pasar, di mana semua jenis daging ada disini seperti: daging ayam, daging sapi, daging rusa dan babi, untuk hidangan lokal lainnya, seperti kelelawar, tikus sawah, anjing dan monyet.
Luangkan waktu untuk mengunjungi Danau Linow di Desa Lahendong dekat Tomohon. Air danau bisa berubah warna dari merah menjadi hijau atau biru, pemandangan terbaik sekitar pukul 15:00 ketika matahari bersinar langsung ke danau. Danau ini adalah tempat untuk bersantai dan larut dalam keindahan alam.
Selanjutnya mendaki gunung, melewati perkebunan cengkeh dan vanili terletak di Danau Tondano 600 meter di atas permukaan laut. Danau ini adalah danau kawah besar di mana pengunjung dapat menonton nelayan sedang menangkap ikan, atau bermain waterski di Remboken. Daerah wisata terdekat adalah desa Pulutan dimana Anda dapat membeli gerabah dan keramik, dan mengunjungi rumah-rumah tradisional di Paleloan.
Jika Anda ingin melihat tarsius di habitatnya, maka trekking melalui Taman Nasional Tangkoko-Batuangus adalah jawabannya. Taman ini terletak di utara pelabuhan Bitung di kaki gunung Dua Saudara, daerah tersebut menawarkan pemandangan bukit dan lembah yang mengesankan. Di sini Anda akan melihat sejumlah tarsius (monyet terkecil di dunia) sebesar genggaman tangan manusia. Hewan ini adalah hewan pemalu. Tangkoko juga rumah bagi kera hitam, burung maleo dan burung enggang. Tangkoko juga ideal untuk mengamati burung. Jalan ke Taman sekarang sudah diaspal sehingga perjalanan dengan mobil atau van akan lebih mudah. Disini tersedia cottage dan restoran kecil dekat taman.
Jika Anda lebih suka mendaki gunung, makan mendaki Gunung Mahawu patut Anda coba, pendakian akan memakan waktu satu jam, Anda akan menyaksikan panorama spektakuler di Teluk Manado, Gunung Klabat, yang Lokon dan gunung berapi Soputan dan Laut Maluku.
Mendaki gunung berapi Lokon yang masih aktif akan memakan waktu selama dua jam. Pendakian lebih sulit karena jalurnya berbatu dan licin. Pada perjalanan pulang, Anda bisa mandi di pemandian air panas di Ranopaso.
Dataran tinggi Minahasa juga menawarkan pemandangan menarik, kegiatan arum jeram akan memompa adrenalin Anda. Sejumlah operator petualangan menawarkan arung jeram di sepanjang sungai yang berbeda. Sungai terdekat di Manado adalah sungai Sawangan di desa Timbular, 27 km dari Manado, melewati kota bunga Tomohon. Sungai lainnya adalah Nimanga dan Ranoyapo. Manado Adventure menawarkan arung jeram selama 2 jam di sungai Nimanga sepanjang 9 km, mulai dari desa Tangkuney.