Saat Anda berkunjung ke Yogyakarta maka sempatkan waktu menyambangi Sleman. Di sini, Anda bisa menemukan dan melakukan berbagai hal yang menyenangkan. Berikut ini beberapa tujuan wisata di Kabupaten Sleman yang menarik.
Agrowisata Salak Pondoh
Sleman terkenal dengan salak pondoh-nya yang sangat manis. Berkunjunglah ke daerah Turi di Kampung Gadung, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabu
!DOCTYPE>
Saat Anda berkunjung ke Yogyakarta maka sempatkan waktu menyambangi Sleman. Di sini, Anda bisa menemukan dan melakukan berbagai hal yang menyenangkan. Berikut ini beberapa tujuan wisata di Kabupaten Sleman yang menarik.
Agrowisata Salak Pondoh
Sleman terkenal dengan salak pondoh-nya yang sangat manis. Berkunjunglah ke daerah Turi di Kampung Gadung, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Di sini dapat Anda temui beragam salak khas Sleman, mulai dari salak pondoh kuning, salak pondoh hitam, salak pondoh super, dan lain sebagainya. Di kawasan ini ada juga area pemancingan dengan perahu dayung. Agrowisata Salak Pondoh buka pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Tiket Masuknya Rp3.000,-, bila ditemani pemandu dikenakan biaya Rp10.000,- Tersedia fasilitas kolam renang, arena bermain untuk anak-anak, becak air, kolam pemancingan.
Desa Wisata Turgo
Desa Wisata Turgo di Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, menajdi pilihan sempurna untuk menikmati keindahan suasana alam lereng Gunung Merapi. Hawa udaranya yang sejuk dipadu dengan aktivitas warga memetik pucuk daun teh dan kopi serta pengolahanya hingga siap diminum. Kebun teh dan kebun kopi berada di sekitar rumah penduduk. Ada pula paket wisata memerah susu sapi. Kuliner khas Desa Turgo patut dicoba yaitu ubi talas (enthik).
Ada beragam aktivitas lain dapat dilakukan di Desa Wisata Turgo seperti area berkemah, melihat kesenian jathilan atau kuda lumping yang siap dimainkan sesuai permintaan. Pastikan juga menikmati keindahan alam Desa Wisata Turgo dari gardu pandang berupa panorama Bukit Turgo dan hamparan wilayah Desa Turgo yang pernah dilanda awan panas erupsi Gunung Merapi. Di wilayah ini juga terdapat petilasan makam Syech Jumadil Kubro di Puncak Bukit Turgo yang banyak diziarahi pengunjung. Anda dapat menginap di rumah-rumah penduduk atau paket satu hari tanpa menginap dengan sajian yang sama.
Desa Wisata Brayut
Di sini Anda bukan hanya menikmati suasana pedesaan tetapi juga dapat belajar tentang bagaimana bertani, memelihara ikan, memasak makanan tradisional, memainkan gamelan, atau berlatih tarian tradisional. Tersedia penginapan dengan berbagai bentuk unik dari yang paling sederhana sampai yang mewah. Dijual pula beragam cenderamata tradisional.
Resor Kaliurang
Resor Kaliurang menawarkan bukan hanya pemandangan hijau yang indah tapi juga udara yang sejuk. Jika Anda ingin rehat dari keramaian kota dan kesibukan sehari-hari maka Kaliurang adalah tempat yang tepat.
Lokasinya di selatan lereng Gunung Merapi, Kaliurang berada di ketinggian 900 meter di atas permukaan laut sehingga udaranya sejuk cocok untuk bersantai dan jalan-jalan. Kenyamanan inilah yang akan membuat Anda betah berlama-lama di sini sekaligus mengingatkan lukisan alam di buku gambar sewaktu kecil dahulu.
Desa Wisata Kembang Arum
Desa wisata ini menyuguhkan panorama alam pedesaan yang hijau dan ideal sebagai lokasi outbond maupun sekedar menikmati seni budaya tradisional Jawa. Desa ini juga mempunyai Sungai Tempor yang difungsikan sebagai wahana trekking. Desa Kembang Arum dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor sekitar 45 menit dari Yogyakarta.
Gunung Merapi dan Museum Gunung Api Merapi (MGM)
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung api teraktif di dunia. Gunung ini terhitung beberapa kali mengalami letusan dimana yang terakhir pada 2010. Meski demikian, potensi wisata gunung ini amatlah tinggi. Alamnya yang subur dan hijau menjadikan pemandangan Gunung Merapi layaknya lukisan di atas kanvas.
Ada wisata Lava Tour Kaliadem di Desa Kepuharjo, Kecamatan, Cangkringan, Kabupaten Sleman. Dari sini Anda dapat menyaksikan puncak Merapi (2.965 m dpl) yang menjulang tinggi dengan jarak pandang sekitar 2 kilometer. Kawasan kaliadem sendiri merupakan dataran tinggi di sebelah selatan Gunung Merapi dan menjadi lokasi tepat untuk menyaksikan pesona keagungan gunung yang dihiasi asap sulfatara mengepul dari mulut kawahnya tak pernah berhenti beraktivitas.
Kawasan Kaliadem merupakan dataran tinggi di sebelah selatan Gunung Merapi. Dari kawasan ini, Anda dapat menyaksikan puncak Merapi yang menjulang tinggi dengan jarak pandang sekitar 2 kilometer. Pesona keagungan gunung setinggi 2.965 meter di atas permukaan laut ini dihiasi oleh asap sulfatara yang tak pernah berhenti mengepul dari mulut kawahnya, memperlihatkan bahwa gunung ini tak pernah berhenti beraktivitas.
Di kawasan gunung ini ada juga Museum Gunung Api Merapi (MGM), tepatnya di Jalan Boyong, Dusun Banteng, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Keberadaan Museum ini merupakan sarana pendidikan dan penyebarluasan informasi mengenai peristiwa letusan Gunung Merapi yang berkaitan dengan aspek ilmiah dan sosial-budaya.
Monumen Yogya Kembali
Museum ini berbentuk kerucut yang terdiri dari tiga lantai. Di sini Anda dapat melihat nama-nama pahlawan yang gugur di daerah Wehrkreise III (RIS) antara tanggal 19 Desember 1948 hingga 29 Juni 1949. Tersimpan jugaberagam benda koleksi, replika, foto, dokumen, berbagai jenis senjata, bentuk evokatif dapur umum dalam suasana perang kemerdekaan 1945-1949, tandu dan dokar (kereta kuda) yang pernah dipergunakan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman. Monumen ini juga dilengkapi ruang perpustakaan dan ruang serbaguna.
Monumen Yogya Kembali
Ring Road Utara, Yogyakarta
Phone: +62 274 868225.
Jadwal Kunjungan:
Selasa s/d Minggu: Pukul 08.00 s/d 16.00
Hari Senin: Tutup
Biaya Masuk: Dewasa Rp5000,- Wisatawan Asing Rp7.500,-
Khusus untuk rombongan lebih dari 30 orang maka tarif dipotong 10 persen. Sedangkan anak TK mendapatkan potongan tarif 50 persen per anak.
Museum Ullen Sentalu
Museum ini berada di Taman Kaswargan sekitar kawasan wisata Lereng Gunung Merapi, tepatnya di Jalan Boyong, Kaliurang, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Museum ini merepresentasikan peristiwa kembalinya Yogyakarta sebagai Ibu Kota Republik Indonesia dari Belanda pada 1949. Museum ini dikelola oleh Yayasan Ulating Blencong. Museum Ullèn Sentalu terbuka untuk umum, pukul jam 9.00-15.30 WIB, dan tutup pada hari Senin.
Candi Prambanan
Candi Prambanan yang dikaitkan dengan legenda Roro Jonggrang dibangun abad ke-9 dan ditemukan kembali oleh warga Belanda bernama CA Lons tahun 1733. Keindahan serta kerumitan arsitektur Candi Prambanan menempatkannya menjadi salah satu bangunan yang menawan bahkan dinobatkan sebagai situs warisan dunia tahun 1991 melalui UNESCO.