Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
3.45/5 (29 votes)
 

Dilihat:409118

Beranda » Borobudur » Batik Pekalongan: Nuansa Batik Multibudaya

Batik Pekalongan: Nuansa Batik Multibudaya

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. Budha Statue on Borobudur

    Borobudur, the great Buddhist stupa on Java (Indonesia), built and decorated perhaps before 800AD
  2. Part of Statue at Borobudur

    Borobudur was rediscovered in the 19th century, rescued from the surrounding jungles, and today is a major Buddhist pilgrimage site.
  3. Vesakh Festival At Borobudur

    Many Buddhists visit Borobudur during Waisak (the Buddhist day of enlightenment). On Waisak, hundreds of Buddhist monks from Indonesia and further afield begin at 2am to make a procession from nearby Candi Mendut, walking the 1.5 miles to Borobudur.
  4. Ruins from Borobudur

    Borobudur is built on a stupendous scale - it couldn't be otherwise, as it is nothing less than a representation of the cosmos as Buddhist theology understands it.
  5. Sunset Scenery at Borobudur

    Once you enter Borobudur, you find yourself being led into an intricate cosmology immortalized in stone, which is a magnificent trip for amateur archaeologists, albeit one that will require an experienced guide to decipher.
  6. Stupa of Borobudur

    The monument is shaped like a mandala, forming a series of platforms - five square platforms below, four circular platforms above - riddled with a pathway that takes pilgrims through three levels of Buddhist cosmology
  7. Amanjiwo Resort near the Borobudur

    Amanresorts offers a guest experience that is intimate and discreet while providing the highest level of service. www.amanresorts.com
  8. Waisak

 

Tinjauan

Batik merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia. Batik Indonesia terkenal di seluruh dunia karena memiliki pola yang rumit, desain yang halus, serta warnanya yang khas. Sebagai kain khas Indonesia, batik sudah diakui sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO tahun 2009. Batik Indonesia dinilai sarat dengan teknik serta telah menjadi simbol dan budaya yang berakar dalam kehidupan masyarakatnya. Batik lebih dari sekedar kain, setiap desain memiliki arti simbolik dan memainkan peranan penting dalam ritual sosial dan budaya.

Batik khususnya di Pulau Jawa secara umum dibagi dua kelompok utama, yaitu batik pesisir dari pantai utara Jawa dan batik keraton dari Yogyakarta dan Solo. Batik dari pantai utara Jawa (Pekalongan, Cirebon dan Lasem) mencerminkan lamanya pengaruh asing di daerah ini. Cetakan batiknya menampilkan berbagai pengaruh kaligrafi Arab dan motif bunga Eropa, bunga sakura Jepang, hingga burung merak Persia. Warnanya pun cenderung cerah beragam seperti kuning, merah jambu, ungu muda, dan biru.

Batik pekalongan dihasilkan oleh tangan-tangan terampil dengan polanya unik berwarna variatif cerah dan mencerminkan multibudaya antara budaya lokal dengan budaya Cina, Belanda, Melayu, Jepang, hingga Arab. Keindahan batik pekalongan sudah diakui di seluruh dunia dan sudah diekspor hingga ke Australia, Amerika Serikat, Timur Tengah, Jepang, Korea, dan Singapura.

Motif batik pekalongan datang dari berbagai bentuk, mulai dari motif bunga berwarna cerah sampai motif daun dan kupu-kupu dalam warna flamboyan yang terukir cantik. Batik pekalongan bahkan memiliki hingga 7 warna dengan kombinasi yang dinamis. Salah satunya adalah batik jlamprang yang populer dan telah diabadikan menjadi salah satu nama jalan di Pekalongan.

Batik dapat dipakai dalam berbagai kesempatan, mulai dari acara resmi, tradisional sampai pesta pernikahan, bahkan kain batik sering digunakan untuk menggendong bayi. Batik bukan lagi kain yang khas melekat pada orang tua, namun kaum muda sudah menjadikan batik sebagai salah satu ikon mode yang wajib dimiliki. Saat ini batik sudah mulai dipakai untuk bekerja secara teratur pada hari tertentu.

Jika Anda ingin berbelanja Batik Pekalongan maka berkelilinglah di Pasar Grosir Setono, Pekalongan, yang letaknya persis di tepi jalur pantai utara Jawa. Ada juga di  Plasa Pekalongan, Dupan Square, Plaza Grosir, serta Galeri Batik Pekalongan di Jalan Jawa No. 17 A.

Tempat lain di Pekalongan yang wajib Anda datangi adalah Pusat Pertokoan Batik di Jalan Hayam Wuruk, Grosir Batik Gammer di Jalan Dr. Sutomo, serta Pusat Perajin Sutra di Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan sekitar 10 km di sebelah barat Pekalongan.

Batik pekalongan menjadi sangat khas karena bertopang pada banyak pengusaha kecil. Sejak dahulu, batik pekalongan dikerjakan di rumah-rumah penduduk sehingga menyatu erat dengan kehidupan masyarakatnya.

Pekalongan adalah tempat yang tepat bagi Anda untuk berburu batik beserta aksesorisnya karena Pekalongan adalah gudangnya batik dari mulai batik tulis, cap, maupun printing dengan harga yang bervariasi.

Pekalongan telah dikenal sebagai kota batik dan tempat berbelanja batik seperti juga Cirebon, Yogyakarta, dan Solo. Pekalongan terletak di pantai utara Jawa, sekitar 100 km barat Semarang.

Acara Terkait

09-11

Oct 2014

Lihat Acara Lainnya

Lihat dalam Peta

Batik Pekalongan: Nuansa Batik Multibudaya

Destinasi Terkait

Cari

Aktivitas Terkait

Bangunan Bersejarah

Bangunan Bersejarah Banyak keajaiban bangunan tua dunia dapat ditemukan di Indonesia. Mulai dari candi sampai puing-puing istana zaman dahulu kala, mulai dari sisa-sisa...

selengkapnya