Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
3.83/5 (3 votes)
 

Dilihat:144037

Beranda » Kota Tua Batavia: Menikmati Wisata Sejarah di Jantungnya Kekuasaan Penjajah

Kota Tua Batavia: Menikmati Wisata Sejarah di Jantungnya Kekuasaan Penjajah

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. Cafe Batavia

    Cafe Batavia
  2. Menara Syahbandar

    Menara Syahbandar Pelabuhan Sunda Kelapa
  3. Pelabuhan Sunda Kelapa

    Pelabuhan Sunda Kelapa
  4. Pelabuhan Sunda Kelapa

    Pelabuhan Sunda Kelapa
  5. Meriam Museum Fatahillah

    Meriam Museum Fatahillah Jakarta
  6. Museum Fatahillah

    Koleksi Museum Fatahillah
  7. Museum Fatahillah/ Fatahillah Museum

  8. Onthel Bicycle at Old Batavia/ Sepeda Onthel Kota Tua Batavia

  9. Stasiun Jakarta at Old Batavia/ Stasiun Jakarta di Kota Tua

  10. Dharma Bhakti Vihara at Old Batavia/Vihara Dharma Bhakti di Kota Tua Jakarta

  11. Toko Merah at Old Batavia

  12. Mandiri Museum at Old Batavia/ Museum Mandiri di Kota Tua

  13. St. Maria De Fatima Church at Old Batavia/Gereja St. Maria De Fatima di Kota Tua Jakarta

  14. Textile Museum at Old Batavia/ Museum Tekstil di Kota Tua Jakarta

 

Tinjauan

Kota Tua Jakarta yang dulunya bernama Batavia Lama (Oud Batavia) adalah sebuah wilayah kecil di tepi timur Sungai Ciliwung. Abad ke-16 para pelayar dan pedagang Eropa menjuluki tempat ini sebagai "Mutiara dari Timur" dan "Ratu dari Timur" dimana dikaitkan keindahan kota ini yang mirip seperti Amsterdam dan juga sebagai pusat perdagangan di Benua Asia. Dari sini pula VOC dan Pemerintah Hindi

Kota Tua Jakarta yang dulunya bernama Batavia Lama (Oud Batavia) adalah sebuah wilayah kecil di tepi timur Sungai Ciliwung. Abad ke-16 para pelayar dan pedagang Eropa menjuluki tempat ini sebagai "Mutiara dari Timur" dan "Ratu dari Timur" dimana dikaitkan keindahan kota ini yang mirip seperti Amsterdam dan juga sebagai pusat perdagangan di Benua Asia. Dari sini pula VOC dan Pemerintah Hindia Belanda mengendalikan kekuasaan administratif mereka atas Nusantara.

 

Kota Tua Batavia dengan Pelabuhan Sunda Kelapa adalah cikal bakal dari kota Jakarta saat ini. Melintasi wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat, kawasan ini memiliki luas sekira 139 hektar yang didominasi bangunan arsitektur Eropa dan China dari abad ke-17 hingga awal abad ke-20.

 

Ketika penjelajah legendaris asal Inggris yaitu James Cook menyambangi kota ini tahun 1770 maka ia pun sontak terpesona lalu menjulukinya sebagai "The Pearl of Orient" atau "Mutiara dari Timur". Cook terpukau dengan keindahan bangunan dan struktur tata ruang kota ini yang dianggap mirip Kota Amsterdam di negeri Belanda. Kota ini memang dipersiapkan untuk menjadi salinan ibu kota negeri kincir angin tersebut sehingga dilabeli sebagai "Koningen van Oosten" atau "Ratu dari Timur". 

 

Kota Batavia didirikan di sebuah wilayah dulunya bernama Jayakarta (1527-1619). Daerah ini berdekatan dengan pelabuhan Kesultanan Banten yang bernama Sunda Kalapa. Jauh sebelumnya, pelabuhan tersebut sudah dirintis oleh Kerajaan Sunda sebagai sarana perdagangan antarpulau di Nusantara.

 

Pelabuhan Sunda Kelapa dan Jayakarta diserang tahun 1610 oleh perusahaan dagang Belanda VOC (Verenigde Oostindische Compagnie) pimpinan Jan Pieterzoon Coen. Berikutnya tahun 1620, VOC membangun kota yang baru tepat di atas reruntuhan Kota Jayakarta tersebut hingga selesai dibangun tahun 1650.

 

VOC menamai kota baru itu sebagai Batavia dengan pusat kotanya tepat berada di sekitar Taman Fatahillah sekarang. Dari sinilah VOC mengendalikan semua kegiatan perdagangan, militer, dan politiknya selama menguasai Nusantara hingga dilanjutkan berikutnya oleh Pemerintahan Hindia Belanda. Nama Batavia digunakan sejak 1621 hingga tahun 1942 saat Jepang menaklukkannya. Jepang berikutnya mengganti nama Batavia menjadi Jakarta dan tidak berubah hingga saat ini. 

 

Awalnya areal kota Batavia seluas 139 hektar tetapi kemudian diperluas menjadi 846 hektar dimana termasuk di dalamnya Pelabuhan Sunda Kelapa, Pasar Ikan, hingga ke arah selatan yaitu Pecinan Glodok.  Akan tetapi, wilayah  inti kawasan kota tua sendiri meliputi Bangunan Balaikota atau Museum Fatahillah serta sekitarnya.

 

Nama Batavia diambil VOC sebagai nama kota ini untuk menghormati leluhur bangsa Belanda, yaitu ‘Batavieren’. Penduduk pribumi multietnis di kawasan ini disebut sebagai Betawi, yaitu dari kata "Batavianen". 

Tampilkan Lebih

Lihat dalam Peta

Acara Terkait

25

Mar 2015

  • 27 Sep 2014 - 2 Nov 2014

    Pasaraya Tribute to Batik Indonesia
  • 1 Nov 2014 - 7 Nov 2014

    Jakarta Fashion Week 2015
  • Lihat Acara Lainnya

    Akomodasi

    Berikut ini beberapa akomodasi yang dapat menjadi pilihan di seputaran Kota Tua.

    De Rivier Hotel (dulu bernama Hotel Batavia) 
    Jalan Kali Besar Timur 22, Jakarta Kota, Jakarta Barat 
     
    Phone: +6221 6907926 
     
    Hotel De'Qur
    (Letaknya dekat Toko Merah, Taman Fatahillah)
    Jalan Kali Besar Barat 
    Phone.: +62

    Berikut ini beberapa akomodasi yang dapat menjadi pilihan di seputaran Kota Tua.

    De Rivier Hotel (dulu bernama Hotel Batavia) 
    Jalan Kali Besar Timur 22, Jakarta Kota, Jakarta Barat 
     
    Phone: +6221 6907926 
     
    Hotel De'Qur
    (Letaknya dekat Toko Merah, Taman Fatahillah)
    Jalan Kali Besar Barat 
    Fax : : +6221 6915427 

     

    Alma Hotel

    Jl. KS Tubun 10A, Jakarta

    Telp :021 9777 4848; 021 9777 4949

    Email: info@hargahotel.com

    Website: http://alma.hargahotel.com/

     

    Apabila Anda mencari akomodasi di seputaran Jakarta Utara maka berikut referensinya.

     

    Hotel Fofic Suite

    Jl. Tongkol No. 23, Kawasan Kota Tua 

    Telp. 021-69837778

     

    Pondok Sunter Indah

    Jl. Gaya Motor III

    Telp (021) 651-0862

     

    Pondok Thirta Cottage

    Jl. Raya Pluit Samudra

    Telp. (021) 661-1291

     

    Wisma Podomoro

    Jl. Sunter Agung Utara Raya

    Telp (021) 686-899

     

    Pondok Impian

    Jl. RE Martadinata

    Telp. (021) 690-8924

     

    Griya Permai

    Jl. Jembatan Tiga

    Telp (021) 660-0215

     

     

    Apabila Anda mencari akomodasi di seputaran Jakarta Barat maka berikut referensinya.

     

    Pondok Mitra Kencana Lestari

    Jl. Prof. Dr. Latumeten

    Telp (021) 568-2581

     

    Transit Tomang

    Jl. Kedoya Raya

    Telp (021) 580-2127

     

    Gerbang Utama

    Jl. Terusan Arjuna

    Telp (021) 565-9431

     

    Grogol Hotel

    Jl. Daan Mogot 2

    Telp (021) 568-1434

     

    Grogol Inn

    Jl. Daan Mogot 79

    Telp (021) 567-3523

    Tampilkan Lebih

    Tips

    Apabila Anda menggunakan kendaraan pribadi menuju Kota Tua maka disarankan pada Sabtu atau Minggu, sebab pada hari kerja jalurnya cukup padat.

    Apabila Anda menggunakan kendaraan pribadi menuju Kota Tua maka disarankan pada Sabtu atau Minggu, sebab pada hari kerja jalurnya cukup padat.

    Berkeliling

    Berjalan kaki atau menyewa sepeda onthel adalah pilihan sempurna untuk berkeliling di kawasan Kota Tua. Jangan lupa genggam kamera kesayangan Anda. Berikut ini beberapa tempat menarik yang dapat Anda sambangi di seputar Kawasan Kota Tua.

    Berjalan kaki atau menyewa sepeda onthel adalah pilihan sempurna untuk berkeliling di kawasan Kota Tua. Jangan lupa genggam kamera kesayangan Anda. Berikut ini beberapa tempat menarik yang dapat Anda sambangi di seputar Kawasan Kota Tua.

    • Pelabuhan Sunda Kelapa
    • Taman Fatahillah
    • Museum Wayang (Gedung Gereja Batavia)
    • Museum Keramik (Gedung Pengadilan Batavia)
    • Museum Sejarah Jakarta (Gedung Stadhuis Batavia)
    • Stasiun Jakarta Kota (Stasiun Beos)
    • Museum Bahari
    • Museum Bank Mandiri
    • Glodok dan Pinangsia Area (Jakarta Chinatown)
    • Pasar Ikan
    • Menara Syahbandar
    • Masjid Luar Batang
    • Kota Intan
    • Kali Besar
    • Cafe Batavia
    • Toko Merah
    • Bank Chartered
    • Kuil Jin De Yuan (Vihara Dharma Bhakti)
    • Gedung Chandranaya
    • Gedung Arsip
    • Museum Bank Indonesia
    • Petak Sembilan
    Tampilkan Lebih

    Transportasi

    Kawasan Kota  Tua dan dapat diakses dengan kendaraan dari berbagai sudut Kota Jakarta. Anda dapat menggunakan bus Trans Jakarta dari blok-M (koridor 1), kemudian turun di akhir terminal kota. Dari terminal tersebut lanjutkan dengan berjalan kaki menuju kawasan Kota Tua.

    Pilihan lain Anda dapat menggunakan kendaraan umum bus patas 79 (Rambutan-Kota). Dapat pula menggunakan mikrolet, yaitu: Mi

    Kawasan Kota  Tua dan dapat diakses dengan kendaraan dari berbagai sudut Kota Jakarta. Anda dapat menggunakan bus Trans Jakarta dari blok-M (koridor 1), kemudian turun di akhir terminal kota. Dari terminal tersebut lanjutkan dengan berjalan kaki menuju kawasan Kota Tua.

    Pilihan lain Anda dapat menggunakan kendaraan umum bus patas 79 (Rambutan-Kota). Dapat pula menggunakan mikrolet, yaitu: Mikrolet M-12 (Pasar Senen-Kota), Mikrolet M-08 (Tanah Abang-Kota), atau Kopaja 86 (Grogol-Kota).

    Tampilkan Lebih

    Kuliner

    Di Kota Kua Batavia Anda dapat mengunjungi cafe yang menawarkan aneka menu masakan bernuansa klasik.  Di antaranya yang paling terkenal adalah cafe Batavia dan Cafe Gazebo.

     

    Cafe Batavia terletak di Taman Fatahillah menyuguhkan nuansa klasik dan iringan musik tempo dulu. Makanan yang tersedia bercita rasa Barat, Asia ,ataupun Indonesia dengan menu andalan adalah Batavia'

    Di Kota Kua Batavia Anda dapat mengunjungi cafe yang menawarkan aneka menu masakan bernuansa klasik.  Di antaranya yang paling terkenal adalah cafe Batavia dan Cafe Gazebo.

     

    Cafe Batavia terletak di Taman Fatahillah menyuguhkan nuansa klasik dan iringan musik tempo dulu. Makanan yang tersedia bercita rasa Barat, Asia ,ataupun Indonesia dengan menu andalan adalah Batavia's MeatSeafood Grill, dan Lobster Thermidor

     

    Kafe Gazebo menjajakan makanan tradisional ala kaki lima, seperti sate, es buah, gado-gado, soto, dan makanan tradisional lainnya.  Aneka hidangan tersebut harganya berkisar antara Rp50.000,- hingga Rp150.00,-.

     

    Cafe VOC Galangan berlokasi di seberang Museum Bahari dengan interior asli yang tidak banyak berubah sejak dahulu. Dibangun tahun 1628, awalnya bangunan tersebut digunakan sebagai bengkel kapal berukuran kecil. Pada 5 Desember 1999, cafe ini dibuka yang menyediakan berbagai macam menu makanan Indonesia seperti sop buntut, ayam syahbandar dan nasi goreng galangan.

    Handel's Food Palace

    Jalan Kopi no. 18 A
    Roa Malaka, 
    Tambora, Jakarta Barat 
    Phone. no. : +6221 690080i8, +6221 6900909
     
    Kedai Seni Djakarta
    Jalan Pintu Besar Utara 17 
    Kelurahan Pinangsia, Jakarta Barat
    Mobile phone no.: +62  813 2377 2128
     
    Rumah Makan Batavia Minang
    Jalan Kali Besar Barat 36 
    (on the corner of Jalan Kopi)
    Phone No. : +6221 6929017

    Restoran Raja Kuring berlokasi di Jalan Kakap, Jakarta Utara. Arsitekturnya didominasi kayu sehingga menhadirkan suasana tempo dulu yang terasa kental. Di sini tersaji beragam menu makanan China dan Indonesia, yaitu: bebek peking panggang, ayam kung pauw, cap cai, kailan, karedok, sop buntut.

     

    Tampilkan Lebih

    Kegiatan

    Kota Tua Batavia merupakan tempat favorit para pecinta sejarah dan budaya. Kawasan ini juga sangat digemari fotografer yang ingin melatari fotonya dengan arsitektur bangunan tempo dulu. Langkahkan kaki Anda berkeliling Kota Tua atau menyewa sepeda tua ala meneer dan mevrouw Belanda.

     

    Di Kota Tua Bataviaada 6 lokasi bersejarah yang dapat Anda telusuri. Mulailah dari Pelabuhan Sunda Kelapa,

    Kota Tua Batavia merupakan tempat favorit para pecinta sejarah dan budaya. Kawasan ini juga sangat digemari fotografer yang ingin melatari fotonya dengan arsitektur bangunan tempo dulu. Langkahkan kaki Anda berkeliling Kota Tua atau menyewa sepeda tua ala meneer dan mevrouw Belanda.

     

    Di Kota Tua Bataviaada 6 lokasi bersejarah yang dapat Anda telusuri. Mulailah dari Pelabuhan Sunda Kelapa, kemudian lanjutkan menuju tiga bangunan utama di jantung Kota Tua yang sekarang menjadi beberapa museum, yaitu: Museum FatahillahMuseum Wayang, dan Museum Seni Rupa.  Tiga sisanya adalah Museum Mandiri, dan Stasiun Kereta Api Kota.  

     

    Apabila Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang Kota Tua maka jangan ragu langkahkan kaki mengunjungi Museum Fatahillah. Di sini Anda dapat menelusuri jejak sejarah Jakarta dari masa prasejarah hingga berdirinya kota Jayakarta. Gedung ini selain berfungsi sebagai kantor juga memiliki ruang pengadilandan penjara bawah tanah yang dilengkapi rantai dengan bola pemberat untuk tahanan. 

     

    Sempatkan menyambangi Menara Syahbandar (Uitkijk Post). Dari sini Anda dapat menerawang Kota Tua melalui ketinggian. Dulunya, menara tersebut berfungsi untuk mengawasi dan memandu kapal yang masuk ke pelabuhan. Menara Syahbandar juga menjadi titik 0 atau kilometer 0 Kota Jakarta sebelum dipindahkan ke Monumen Nasional (Monas) tahun 1980-an. Perhatikan seksama, ada keunikan dari menara ini yang posisinya miring beberapa derajat dari garis vertikal. 

    Tampilkan Lebih

    Aktivitas Terkait

    Bangunan Bersejarah

    Bangunan Bersejarah Banyak keajaiban bangunan tua dunia dapat ditemukan di Indonesia. Mulai dari candi sampai puing-puing istana zaman dahulu kala, mulai dari sisa-sisa...

    selengkapnya

    Destinasi Terkait