Beranda Kembali ke Indonesia.travel

Indonesia.travel Highlight: ITB Berlin

Sekilas ITB Berlin 2013 dan Indonesia sebagai Mitra Resmi

posted_on 7 Feb 2013 09:47

Go Back

Internationale Tourismus B'rse (ITB) 2013 atau disingkat ITB Berlin 2013 adalah salah satu event bursa pariwisata terbesar di dunia. Bertempat di MESSE Berlin, Jerman, ITB Berlin 2013 akan berlangsung pada 6-10 Maret 2013. ITB Berlin adalah bursa industri pariwisata global dan juga sekaligus travel show untuk pengunjung umum terbesar di dunia. ITB Berlin dikunjungi ratusan ribu pengunjung dari berbagai pelosok dunia dan karenanya menjadi wadah pertemuan internasional, khususnya di bidang bisnis pariwisata. Dalam waktu 5 hari saja, sekira 5 milyar Euro transaksi berlangsung di sana.


Saat pertama kali digagas, yakni pada 1965, banyak pihak yang skeptis akan kesuksesan ITB Berlin. Akan tetapi, hal tersebut tak menghalangi Prof. Dr. Manfred Busche untuk menyelenggarakan event yang kini menjadi event pariwisata paling bergengsi di mata internasional.


Tahun 1966 adalah kali pertama bursa pariwisata ini digelar dengan hanya memiliki 9 exhibitor, yaitu dari Brasil, Mesir, Jerman, Papua Nugini dan Irak. Lahan pameran saat itu hanya seluas 580 meter² yang dikunjungi hanya sekira 250 pengunjung. Bandingkan dengan sekarang, ITB Berlin kini menempati lahan 150.000 meter². Peningkatan signifikan juga dapat dilihat dari jumlah pengunjung dan exhibitor.


Pada ITB Berlin 2013 nanti, diperkirakan akan hadir sekira 10.644 exhibitors dari 180 negara dan 172.132 pengunjung dari seluruh penjuru dunia. Beragam penawaran pariwisata dan banyak pelaku industri pariwisata akan hadir ITB Berlin, mulai dari destinasi, tur operator, hotel, agen tur, airline, dan lainnya.


Di event besar ini, terbuka kesempatan yang besar untuk bertemu rekan bisnis baru dan melakukan bisnis pariwisata. Pembagian atau pengaturan area pameran didasarkan pada aspek geografi dan juga segmen pasar sesuai minat dan kebutuhan. Pembagian segmen ini memudahkan pengunjung dan exhibitors untuk menemukan kemudahan dalam mencari informasi atau jasa yang mereka butuhkan. Beberapa segmen pasar yang dimaksud adalah Trends & Events, Youth Travel, Eco-tourism, Adventure Tourism, Economy Accommodation, eTravel World dan Travel for disabled people.


Selain itu ada pula segmen sebagai berikut: Training and Employment in Tourism, Travel Technology, Wellness, Culture Tourism, cruises dan Book World.


Di tahun ini, Indonesia mendapat kehormatan menjadi official partner country ITB Berlin 2013. Indonesia adalah negara pertama di Asia Tenggara yang menjadi official partner country di ITB Berlin. Dengan begitu, Indonesia yang telah berpartisipasi pada event ini sejak 1967 (45 kali), akan memperoleh lebih banyak keuntungan. Beberapa diantaranya adalah bahwa Indonesia mendapatkan prioritas penempatan iklan pada spot-spot strategis di tempat pameran dan hampir di seluruh Kota Berlin, sebelum, selama dan setelah pameran berlangsung. Indonesia juga masuk ke dalam program PR-ing dari Management ITB Berlin sejak tahun 2012 hingga berakhirnya ITB Berlin 2013.


Indonesia juga akan menjadi host saat Opening Ceremony ITB Berlin pada 5 Maret 2013. Acara ini diperkirakan akan dihadiri 4.500 undangan VVIP dan VIP. Dan pada saat bersamaan, Indonesia diperkenankan mempromosikan kesenian dan kuliner Indonesia dan saat Dinner Reception. Indonesia juga menjadi “icon” Press Conference Management ITB Berlin, khususnya pada 20 Februari, 5 dan 7 Maret 2013.


Untuk itu, Indonesia tengah menyiapkan diri untuk memaksimalkan upaya promosi dengan menerapkan strategi 16-16-7. Strategi ini adalah konsep dimana Indonesia akan memfokuskan upaya promosi pada 16 pasar regional untuk 16 destinasi dan 7 minat khusus. Ada sebanyak 16 destinasi wisata potensial selain Bali, yang tersebar dari Sumatera hingga Papua dan 7 minat khusus yang terus dikembangkan dan akan dipromosikan. Ketujuh minat khusus yang dimaksud meliputi budaya dan sejarah, alam dan ekowisata, rekreasi ( diving, yacht, trekking, golf, sepeda, maraton, hash), kapal pesiar, kuliner dan belanja, kesehatan dan kebugaran (spa, yoga, pengobatan tradisional), MICE (meetings, incentives, conferences, and exhibitions ).


Pada tahun 2011, Indonesia meraup transaksi fantastis sekira Rp2,8 triliun atas partisipasinya dalam ITB Berlin 2011. Selain itu, berkat partisipasi di ITB Berlin, lebih banyak wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia dan mendorong pencapaian target kunjungan wisman ke Indonesia tahun 2011, yaitu total 7,6 juta wisman.


Angka ini juga menempatkan sektor pariwisata sebagai lima besar penyumbang devisa negara, dengan total sebanyak 8,5 milyar dollar AS. ITB Berlin dianggap sebagai platform yang tepat untuk melakukan promosi pariwisata Indonesia yang berkelanjutan guna mengoptimalkan potensi tujuan dan atraksi wisatanya. Untuk itu, sebagai official partner country, Indonesia memiliki kesempatan lebih besar dalam upaya untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara terutama Eropa ke Indonesia.


Website resmi ITB Berlin 2013 dapat dikunjungi di laman berikut: www.itb-berlin-news.com.